Aku Menjadi Permaisuri

Aku Menjadi Permaisuri
Bab 16


__ADS_3

"Azura apa yang kau lakukan"tanya ayah Aron melihat Azura yang kini duduk dengan nampan di tangan nya.


"Sudah lewat jam makan malam yah,kalau Zora belum makan dia bisa masuk angin Zian juga sudah lapar kata nya jadi lebih baik mereka makan duluan"ujar Azura santai.


"Ada yang Mulia kaisar di sini Zura tidak sopan begitu"ujar ayah Aron.


"Mereka kan tamu ayah bukan tamu kami jadi ayah saja yang urus"ujar Azura tanpa memperdulikan mereka ia menyuapi Zora.


"Kak tolong lepaskan dulu duri ikan nya"ujar Zian memberikan piring nya pada Azura.


"Kakak suapi saja biar cepat ya"ujar Azura langsung di angguki Zian.


Azura mencuci tangan nya mulai menyuapi Zian dengan tangan nya sendiri dan juga menyuapi baby Zora bergantian. Kedua anak itu makan dengan lahap. Kaisar Victor sedari tadi tak melepaskan tatapan nya dari bayi mungil yang begitu mirip dengan nya tersebut ada rasa hangat di hati nya melihat kedua nya baik-baik saja.


"Jika kalian juga sudah lapar makan saja semua sudah aku siapkan di sana"ujar Azura tanpa menatap mereka namun ia yang peka mereka menatap Zian makan lahap.


"Kakak benar yang mulia makanan yang di masak kakak begitu enak kalian pasti akan terus memakan nya"ujar Zian dengan mulut punuh.


"Jangan bicara saat makan Zian"ujar Azura di jawab anggukan oleh Zian.


Selesai menyuapi kedua nya Azura membawa mereka ke kamar untuk mengganti baju dengan baju tidur,Zian sendiri yang sudah mengantuk merebahkan tubuh nya di atas ranjang berbeda dengan Zora yang masih harus di gendong agar mau tidur.


Azura pun keluar kamar menggendong Zora dan melirik mereka bertiga masih duduk diam di sana.


"Ayah Zura makan duluan seperti nya kalian masih lama bertapa di sana Zura sudah lapar"ujar Azura berteriak menuju meja makan ia duduk di kursi mengambil nasi dan lauk di piring nya sebelah tangan nya lagi mengelus kepala Zora.


"Azuraaa"panggil ayah Aron yang baru datang bersama kaisar Victor juga Stev.


"Ada apa ayah"tanya Azura yang akan menyuapkan makanan di tangan nya ke mulut nya.


"Huhh kau ini"ucap ayah Aron menghela nafas kasar.

__ADS_1


"Mari duduk yang mulia,tuan Stev kita makan bersama kebetulan kami juga belum makan malam"ujar ayah Aron di angguki kaisar Victor segera duduk di ikuti ayah Aron dan Stev juga duduk.


"Kalian ambil sendiri tidak ada pelayan di sini mereka juga sedang makan"ujar Azura yang lagi-lagi membuat ayah Aron menghela nafas kasar mendengar nya.


Astaga anak ini apa dia tidak tahu siapa yang ada bersama nya sekarang jika orang lain tidak masalah namun ini kaisar Victor haiss,batin ayah Aron.


"Azura layani yang mulia kaisar nak"ujar ayah Aron.


"Tangan nya ada ayah kenapa harus di layani lagi pula aku juga sedang makan"ujar Azura membuat ayah Aron dan Stev meringis mendengar nya.


"Aku bisa sendiri"ujar kaisar Victor dingin mengambil nasi dan lauk nya walaupun ia heran dengan makanan itu tetap ia ambil.


"Astaga"gumam ayah Aron pelan geleng kepala.


Mereka berempat makan dengan lahap bahkan ketiga lelaki di depan nya menambah membuat Azura geleng kepala melihat nya.


"Saya harap setelah ini yang mulia kaisar tidak akan pernah lagi datang ke sini atau menemui saya dan putri saya lagi,kita bukan lagi suami istri jadi saya tidak mau menjadi bahan pembicaraan orang-orang di luaran sana,mari kita hidup seperti tidak mengenal satu sama lain"ucap Azura datar.


"Maaf ayah jika Zura lancang tapi Zura hanya ingin hidup damai di sini jika kalian keberadaan dengan permintaan ku besok aku akan meninggalkan kekaisaran ini lebih baik aku pergi mencari dimana hidup ku akan lebih nyaman"ujar Azura berdiri dari duduk nya segera melangkah kan kaki nya untuk kembali ke kamar karna baby Zora juga sudah tidur di gendongan nya.


Kaisar Victor yang mendengar ucapan Azura segera beranjak dari duduk nya tanpa berkata apapun keluar dari sana di ikuti Stev dari belakang nya meninggalkan ayah Aron yang diam.


"Kita kemana yang mulia"tanya Stev.


"Kembali"ujar kaisar Victor dingin di angguki Stve.


Mereka kembali ke istana dari jalan rahasia yang hanya orang tertentu yang tahu.


.......


Ke esokan hari nya Azura bangun pagi pergi ke dapur untuk memasak ia akan menyiapkan sarapan bubur ayam untuk mereka. Setelah hampir masak para pelayan baru masuk ke dalam membuat mereka terkejut melihat Azura di sana.

__ADS_1


"Nona"ucap mereka membuat Azura menoleh.


"Kalian pergi saja bersihkan rumah atau mengerjakan pekerjaan lain aku sudah hampir selesai"ujar Azura.


"Baik nona"ucap mereka cepat pergi dari sana meninggalkan Azura yang kembali melanjutkan masak nya. Ia memang sengaja bangun pagi tadi karna rencana nya ia akan ke hutan menjemput harimau milik nya semalam ia lupa karna kedatangan tamu tak di undang itu.


Selesai memasak ia menyajikan nya di atas meja dan kembali ke kamar.


"Kalian sudah bangun rupa nya"ujar Azura menatap Zian yang sudah bangun begitu juga baby Zora.


"Cepat bersiap kita akan pergi hutan menjemput si Belang tadi malam kita lupa menjemput nya"ujar Azura segera ka kamar mandi membawa kedua nya. Ia memandikan mereka berdua di sana lalu memakai baju untuk baby Zora untuk Zian ia memakai nya sendiri.


"Kakak mandi sebentar jaga Zora Ok"ujar Azura.


"Ok kak"ucap Zian mengangguk.


Azura pun segera mandi dan langsung memakai baju nya di sana setelah selesia ia keluar kamar merapikan rambut nya dan memoles sedikit bedak di wajah nya.


"Ayo sarapan"ajak Azura membawa kedua nya keluar kamar menuju meja makan.


"Kalian sudah rapi mau kemana"tanya ayah Aron menatap ketiga nya.


"Ke hutan yah semalam lupa menjemput si Belang"ujar Azura.


"Baiklah setelah sarapan kita akan pergi ke sana"ujar ayah Aron.


"Ayah juga ikut"tanya Azura di angguki ayah Aron.


Mereka sarapan dengan nikmat masakan Azura memang membuat ayah Aron dan Zian makan banyak di buat nya.


"Zura lebih baik ganti baju mu dengan hanfu agar warga di sini tidak menatap mu aneh jika memakai baju itu di rumah saja hanya orang-orang kediaman yang melihat nya"ujar ayah Aron.

__ADS_1


"Iya yah"ujar Azura kembali ke kamar nya ia mengeluarkan hanfu simpel dari cincin nya seperti baju siapa namun dari luar terlihat seperti hanfu.


__ADS_2