
Azura mengeluarkan pedang nya segera mengibaskan nya,ia menatap tajam mereka yang mengganggu nya.
Kau pikir aku tidak bisa menghabisi mereka semua nanti aku akan menghabisi mu sekalian terlalu meresahkan membiarkan mu hidup terlalu lama di dunia ini karna akan banyak nyawa yang tidak bersalah melayang karna perbuatan mu,batin Azura
Lima menit kemudian mereka semua sudah tak bernyawa karna Azura tak main-main jika sudah menghabisi musuh nya.
Pangeran Dave dan yang lain menatap Azura terkejut tak menyangka jika wanita cantik itu begitu lihai memainkan pedang di tangan nya karna selama yang mereka tahu Azura adalah wanita yang tidak tahu apapun.
"Jangan menatap ku seperti itu lebih baik kalian segera mengobati luka yang ada di tubuh kalian dan untuk pangeran Dave terimakasih sudah mengawal kami aku rasa sampai si dini saja karna rumah kami tidak jauh lagi"ucap Azura.
Ia segera masuk ke dalam kereta kuda dan menyuruh kusir itu kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju rumah.
__ADS_1
"Dunia macam yang aku tinggali ini apa mereka tidak sayang dengan nyawa mereka sendiri dan yang berkuasa seenak jidat mereka melakukan apapun yang mereka inginkan"gumam Azura menggertak kan gigi nya menahan geram.
Tiba di rumah Azura mengangkat baby Zora membawa nya ke kamar begitu juga dengan Zian yang di angkat oleh pengawal.
"Terimakasih"ucap Azura.
"Sama-sama nona"ucap pengawal itu menunduk hormat sebelum meninggalkan kamar Azura.
"Aku akan menghabisi wanita berbisa itu malam ini sudah cukup aku membiarkan nya hidup tenang malah ia yang membuat hidup ku tidak tenang"gumam Azura menguap dan menutup mata nya untuk tidur.
Menjelang pagi mata Azura terbuka lebar ia mengganti baju nya dan segera keluar dari jendela kamar nya. Dengan cepat ia berlari menuju istana Ia melompat ke atap dan berjalan tanpa menimbulkan suara.
__ADS_1
"Cukup ketat"gumam Azura menatap paviliun milik selir Anna.
Azura perlahan melompat ke pohon yang ada di dekar paviliun itu ia pun perlahan turun dari sana berjalan santai ke arah jendela ia membuka nya pelan dan masuk ke dalam.
"Cukup mewah dia pasti memiliki banyak harta aku akan mengambil nya lebih dulu lumayan kan untuk di bagikan bagi orang yang membutuhkan"ucap Azura pelan sambil terkekeh pelan.
Ia berjalan pelan ke arah ranjang di mana selir Anna tidur pulas ia menaburkan sesuatu ke wajah selir Anna baru mencari semua harta selir Anna yang ada di sana. Azura membuka lemari dan membongkar nya.
"Ck ck ck kau tamak sekali wahai selir aku akan berbaik hati menyumbangkan nya untuk rakyat kita kau terlalu serakah mengumpulkan semua ini"ujar Azura memasuk kan koin emas yang ada di sana dan semua perhiasan ia mengosongkan semua harta benda milik selir Anna memasuk kan nya ke dalam cincin milik nya.
Setelah selesai Azura mengeluarkan pil yang merupakan racun mematikan milik nya dari dalam cincin lalu memasuk kan nya ke dalam mulut selir Anna dan memastikan ia menelan nya setelah selesai Azura keluar dari sana dengan senyum miring dan kembali ke kediaman ayah nya.
__ADS_1