
Pagi hari nya Azura kembali di sibuk kan di dapur memasak banyak makanan untuk warga desa dengan menu yang berbeda hari ini ia lebih banyak mengambil dari cincin nya karna semalam ia kurang tidur memikirkan Zora dan Zian sebelum para pelayan bangun ia telah mengeluarkan makanan dari cincin milik nya dengan jumlah banyak.
Hanya sayuran saja yang mereka masak karna makan tanpa sayur menurut nya akan ada yang kurang karna ia memang suka sayuran juga.
"Nona apa nona bangun pagi sekali memasak ini semua"tanya bibi Maria.
"Hehe iya bi Zura tidak bisa tidur lagi saat terbangun maka nya mulai memasak sendirian"ujar Azura dengan senyum terpaksa karna merasa bersalah juga telah berbohong.
"Lain kali nona bangunkan kami di belakang kami akan membantu nona"ucap bibi Maria.
"Ahh iya bi"ucap Azura.
"Kita akan berangkat pagi ini bi agar cepat tiba di sana"ujar Azura lagi.
"Baik nona"ucap bibi Maria segera menyuruh pelayan yang ikut segera bersiap.
"Mom mom"ucap baby Zora berjalan menghampiri Azura.
"Kenapa baby"tanya Azura menghampiri Azora segera menggendong nya.
"Mamm"ucap Azora.
"Kau sudah lapar ternyata kita makan sebentar lagi ok sekarang kita bersiap untuk pergi"ucap Azura membawa Zora ke kamar dan memandikan nya sedangkan Zian entah kemana bersama sang ayah.
Selesai mereka bersiap ayah Aron dan Zian baru kembali dengan keringat di tubuh mereka.
"Kalian dari mana keringatan begitu"tanya Azura heran.
"Belajar berkuda kak"ujar Zian.
"Mandi lah kita akan berangkat sebentar lagi"ujar Azura.
"Iya kak"ucap Zian segera ke kamar untuk mandi.
"Kita pergi pagi ini Zora"tanya ayah Aron.
"Iya yah lebih cepat lebih baik agar kita cepat juga membantu mereka"ucap Azura.
"Baiklah ayah ke kamar dulu"ujar ayah Aron di angguki Zora.
"Go baby kita ke dapur"ajak Azura menggandeng tangan baby Zora ke dapur.
__ADS_1
"Nona kecil begitu cantik nona"ucap bibi Maria merasa gemas melihat baby Zora yang berjalan dengan hanfu kecil sedana dengan Azura juga memakai sepatu kecil.
"Haha ibu cantik bibi anak juga akan cantik"ucap Azura dengan percaya diri membuat mereka tertawa mendengar nya.
"Bibi dan yang lain nya juga sebaik nya makan agar kita tinggal berangkat"suruh Azura di angguki bibi Maria.
Kini mereka sedang sarapan bersama setelah selesai Azura menatap barang yang akan ia bagikan pada warga.
"Kenapa Zura"tanya ayah Aron.
"Bukan nya di sana banyak anak-anak juga yah bagaimana kalau kita berikan juga susu untuk mereka"ujar Azura.
"Tidak masalah sih tapi kau harus memberikan jawaban yang pas saat mereka bertanya"jelas ayah Aron.
"Zura mengerti ayah"ucap Azura segera mengeluarkan susu dari cincin dengan banyak. Di dalam kereta sudah ada banyak beras yang ia siapkan juga ada daging ayam mentah dan daging sapi serta bumbu yang ia siapkan di sana juga.
"Ayo berangkat ayah"ajak Azura di angguki ayah Aron.
Mereka pun berangkat dengan perasaan senang di hati mereka masing-masing.
"Ayah bangga pada mu"ujar ayah Aron.
"Terimakasih ayah"ucap Azura dengan senyum lebar.
"Seperti nya mereka telah menunggu kita"ucap ayah Aron.
"Iya ayah"ucap Azura keluar dari dalam kereta kuda.
"Selamat pagi semua"sapa Azura melambaikan tangan nya.
"Pagi nona"jawab mereka serentak.
"Padahal sudah mau siang yah"ujar Azura terkekeh pelan.
"Kalian sudah menyiapkan semua nya"tanya Azura.
"Sudah nona"jawab mereka.
"Kalian sudah pada makan"tanya Azura.
"Seperti nya belum ya kalian makan saja dulu baru kita bekerja keras jangan sampai nanti kalian pingsan bisa gawat itu"ujar Azura membuat mereka tersenyum malu mendengar nya.
__ADS_1
"Ayo-ayo berbaris semua makanan nya sudah di kotak bukan jadi tidak perlu makan bersama seperti kemaren lagi"ujar Azura lagi.
"Baik nona"ucap mereka berbaris mulai dari anak-anak sampai yang sudah tua.
Azura membagikan makanan untuk mereka di bantu pelayan agar lebih cepat sambil menunggu warga makan Azura dan lain nya makan puding buah yang di keluarkan Azura dari dalam cincin nya.
"Kakak kita akan bekerja di sini"tanya Zian.
"Hmm kita akan bekerja keras di sini"ujar Azura.
"Apa kami juga akan ikut kak"tanya Zian.
"Boleh jika ingin ikut tapi jangan mengganggu"ujar Azura di angguki Zian.
Setelah semua selesai makan Azura pun membuka sepatu nya dan langsung melangkah ke ladang membuat mereka terkejut.
"Jangan terkejut begitu kami kan sudah mengatakan akan membantu ayo cepat bergerak agar kita cepat selesai juga kalian semua juga harus ikut membantu"ucap Azura pada mereka termasuk pada pelayan dan pengawal yang ikut dengan mereka tadi.
"Baik nona"ucap mereka serentak juga membuka sepatu mereka begitu juga dengan warga yang mulai ikut bergabung dengan Azura.
"Kakak kami boleh ikut"tanya Zian di angguki Azura yang tidak melarang Zian kecuali Zora yang tidak boleh bersama sang ayah.
Azura pun membantu warga membuat perairan sawah lebih dulu beruntung mereka telah menggarap sawah tersebut jadi pekerjaan mereka tidak akan banyak.
"Ini bibit padi itu rendam dulu dua malam baru tiriskan dan biarkan dua malam lagi tapi di balut dengan kain agar lebih cepat tumbuh"jelas Azura.
"Baik nona"ucap mereka segera melakukan apa yang Azura perintahkan.
Azura pun ikut bekerja sama dengan mereka juga menjelaskan dengan detail pada mereka bagaimana menanam padi itu mulia dari cara mengolah tanah itu hingga sampai panen nanti nya. Tak terasa kini sudah hampir sore jadi Azura menghentikan pekerjaan mereka yang memang telah selesai karna mereka berkerja sama.
"Sekarang waktu nya kita memasak untuk makan bersama"ujar Azura.
"Kami sudah menyiapkan semua di sana nona"ucap salah itu itu.
"Baik bi kita ke sana saja"ujar Azura.
Mereka pun membawa bahan yang ada di dalam kereta kuda dengan jumlah yang banyak itu ke tempat yang di siapkan para warga untuk memasak banyak.
"Ini padi yang akan kita tanam kini menjadi beras setelah di masak baru jadi nasi bisa di makan,perhatikan baik-baik bagaimana memasak nya agar nanti masak nya pas karna jika kurang air ia akan keras atau setengah masak dan jika terlalu banyak air ia akan menjadi seperti bubur"jelas Azura pada mereka.
"Baik nona"jawab mereka serentak.
__ADS_1
Azura pun mulai mencuci beras itu di bantu para ibu-ibu sekalian menjelaskan pada mereka bagaimana memasak nya. kini mereka tinggal menunggu nasi itu masak di lanjutkan dengan Azura yang memasak rendang daging dan ayam bakar ia juga menjelaskan bagaimana memasak nya dan bumbu apa yang harus di buat agar rasa nya enak.