Aku Menjadi Permaisuri

Aku Menjadi Permaisuri
Bab 32


__ADS_3

"Aku dengar jika selir Anna kerampokan di kediaman nya"tanya pangeran Dave.


"Kau benar berita itu sudah menyebar di kerajaan ini"jawab Azura.


"Kelihatan nya dia begitu membenci mu".


"Dari mana kau tahu".


"Semalam saat acara itu aku melihat nya".


"Aku tidak tahu namun biar kan saja jika ia membenci ku terserah diri nya asal kan dia tidak mengusik ku".


"Rumor yang beredar tentang nona ternyata tidak benar sama sekali jika di lihat dari cara nona bicara juga semalam saat nona melawan pembunuh bayaran itu".


"Semua orang pasti bisa berubah bukan itu lah yang terjadi dengan ku" .

__ADS_1


"Kau tahu hidup di kerajaan ini begitu sulit jika kau tidak bisa menjaga diri mu bisa saja orang akan membunuh mu aku heran kenapa mereka begitu mudah mempermainkan nyawa"ujar Azura.


"Apa yang kau katakan benar namun itu tergantung yang memimpin kerajaan aku rasa jika ia bisa mengendalikan kerajaan itu dengan baik juga rakyat nya pasti akan hidup damai tanpa ada nya nyawa melayang"ucap pangeran Dave menatap lurus kedepan.


"Kerajaan mu juga begitu"tanya Azura.


"Hmm bahkan lebih parah mereka sama-sama memperebutkan tahta tanpa peduli dengan rakyat bahkan mereka tidak segan ingin saling membunuh namun itu tidak di lakukan secara terbuka melainkan dengan halus".


"Berarti kau salah satu nya juga".


"Kau benar".


"Jadi kau juga tidak tinggal di istana"tanya Azura penasaran.


"Aku tinggal di istana tapi aku memilih kediaman yang paling belakang"ujar pangeran Dave santai.

__ADS_1


Saat kedua nya bicara tentang istana dan kerajaan lain hal nya di paviliun milik selir Anna yang tadi nya ia mengamuk kini diam tak bergerak membuat mereka panik dengan apa yang terjadi karna selir Anna tiba-tiba terjatuh di lantai.


"Cepat panggil tabib"salah satu pelayan di angguki yang lain.


"Bantu aku mengangkat selir Anna ke ranjang"ujar nya mendekati selir Anna begitu juga dua pelayan lain membantu.


Mereka membaringkan selir Anna di atas ranjang setelah itu mereka langsung membersihkan kamar selir Anna yang sudah seperti kapal pecah.


Tak lama menunggu tabib istana datang memeriksa kondisi selir Anna. Setelah selesai memeriksa nya ia menghela nafas kasar.


"Selir Anna telah meninggal mungkin karna ia syok dan tidak terima jika ia kerampokan membuat jantung nya berhenti mendadak"ucap tabib tersebut membuat mereka yang lain terdiam.


Berita tentang kematian selir Anna terdengar oleh kaisar Victor yang tidak peduli sama sekali namun sebagai bentuk penghormatan ia meminta pada Stav untuk menyiapkan nya.


Setelah Stav keluar dari dalam ruangan nya kaisar Victor berdiri dari duduk nya berjalan ke arah jendela yang memperlihatkan taman dan danau buatan yang ada di belakang ia memandang lurus kedepan dengan sesekali menghela nafas.

__ADS_1


Kini tak hanya di istana di luar istana juga kini berita kematian selir Anna membuat heboh padahal tadi pagi berita selir Anna yang kerampokan sudah heboh kini lebih di heboh kan lagi dengan kematian selir Anna yang mendadak banyak yang prasangka jika selir Anna tidak terima jika harta nya hilang membuat nya meninggal ada juga yang mengatakan kalau selir Anna meminum racun dan sebagai nya.


__ADS_2