
Azura dan pangeran Dave menunggu Zian dari dalam setelah kepergian Stev yang masuk ke dalam aula kembali.
"Seperti nya dia sudah mengantuk"ujar Dave.
"Iya aku akan menidurkan nya sebelum dia menangis"ucap Azura menimang baby Zora yang mulai memejamkan mata nya.
"Aku dengar dulu kalau kau terbunuh"tanya Dave di angguki Azura.
"Berita itu memang menyebar aku juga tau"ucap Azura.
"Lalu kenapa baru sekarang kau kembali"tanya Dave.
"Aku hanya ingin sendiri dan merawat putri ku tanpa gangguan siapa pun"jelas Azura singkat.
"Kakak ayo kembali aku sudah meminta izin pada paman"ujar Zian menghampiri Azura.
"Ah iya ayo"ajak Azura mulai berjalan.
__ADS_1
"Kalian pakai kereta aku akan mengawal dari depan dan pengawal ku dari belakang"jelas Dave.
"Aku merasa terharu pangeran Dave kini berubah menjadi seorang pengawal"ujar Azura di balas kekehan oleh Dave.
"Tunggu"ujar suara dingin dari belakang mereka membuat langkah mereka terhenti dan menoleh ke belakang.
"Hormat kami yang mulai kaisar"ujar pangeran Dave membungkuk kan tubuh nya.
"Hmm"dehem kaisar Victor.
"Ada perlu apa yang mulia"tanya pangeran Dave.
"Aku akan mengantar kalian"ujar kaisar Victor membuat mata Azura terbelalak mendengar nya.
"Tidak perlu yang mulia kami bisa pulang sendiri lagi pula Dave akan mengantar kan kami"ujar Azura tenang.
"Lagi pula acara nya belum selesai tidak baik yang mulai meninggalkan nya"sambung Azura yang di balas tatapan tajam dan dingin oleh kaisar Victor.
__ADS_1
"Azura benar yang mulia biar hamba yang mengantar kan mereka"ucap Dave.
"Kakak"panggil Zian memegang erat tangan Azura karna ia takut melihat tatapan tajam kaisar Victor.
"Ayo Dave"ajak Azura di angguki Dave.
"Permaisuri Azura"ujar kaisar Victor yang kini mulai meninggikan suara nya.
"Ck aku bukan permaisuri mu lagi jadi berhenti memanggil ku dengan sebutan itu,bukan nya aku sudah mengatakan jika kita bertemu anggap saja kita tidak mengenal satu sama lain"ucap Azura kesal.
"Azura"bentak kaisar Victor keras membuat baby Zora yang tidur kini menangis.
"Kau..."ucap Azura menajam kan mata nya menatap kaisar Victor seakan ingin menerkam nya.
"Diam baby mommy di sini ok"ucap Azura memeluk baby Zora menenangkan nya kembali agar berhenti menangis namun mata nya tak lepas dari kaisar Victor.
"Jangan pernah membentak ku lagi apa kau pikir aku akan takut dengan mu karna kau seorang kaisar anda salah yang mulia kaisar terhormat aku sama sekali tidak akan takut dengan mu"ujar Azura dengan raut wajah datar.
__ADS_1
"Aku beritahu pada mu aku Azura bukan Azura yang dulu yang hanya menunduk di depan mu dan diam saja,Azura yang dulu sudah mati dan kini di hadapan mu Azura yang baru jadi aku saran kan untuk jangan memprovokasi ku karna aku memiliki kesaran yang tipis jika itu terjadi maka rasakan akibat nya"sambung Azura menatap tajam kaisar Victor.
Terlihat jelas di raut wajah kaisar Victor yang terkejut mendengar ucapan Azura namun Azura sama sekali tidak peduli yang jelas ia sudah mengatakan nya jika ada yang menggannggu nya rasakan saja akibat nya nanti,pikir nya.