
Azura pun kembali fokus pada Azora yang sekarang sedang memakan cemilan yang ia bawa bersama Zian tanpa peduli orang-orang yang sedari tadi memperhatikan nya.
"Kak kenapa mereka melihat kita seperti itu"tanya Zian yang ternyata merasa risih di perhatikan oleh banyak pasang mata.
"Tidak perlu pedulikan mereka selagi mereka tidak mengganggu kit"ujar Azura di angguki Zian.
"Kak bagaimana kalau kita jalan-jalan"ajak Zian.
"Boleh juga"ujar Azura tersenyum tipis berdiri dari duduk nya menggendong Azora.
"Ayo kak"ajak Zian menggandeng tangan Azura untuk keluar dari dalam aula itu.
"Hmm pangeran Zian mau kemana"tanya kaisar Victor yang sedari tadi memperhatikan mereka.
"Kami mau keluar yang mulia"ujar Zian sedikit meninggikan suara nya agar terdengar.
"Acara belum selesai"ujar kaisar Victor datar.
"Maaf yang mulia putri saya mereka kurang nyaman di sini jadi kami akan di luar saja"ujar Azura.
__ADS_1
Tanpa menunggu jawaban kaisar Victor ia menarik tangan Zian keluar dari sana karna memang ia tidak mau berurusan dengan kaisar Victor atau pun istana itu.
"Putri anda telah berubah panglima"ujar salah satu menteri yang dekat dengan ayah Aron.
"Benar putri ku sekarang telah berubah ia menajadi lebih dewasa dan berani setelah putri nya lahir mungkin ia tahu jika hanya diri nya sendiri yang menjaga dan mendidik putri nya"ujar ayah Aron di angguki menteri tersebut.
Ayah Aron tersenyum tipis melihat kepergian Azura yang membawa Azora keluar,cucu nya akan menjadi gadis tangguh di bawah didikan Azura juga kasih sayang yang Azura berikan.
"Kita mau kemana sekarang"tanya Azura setelah mereka ada di luar.
"Ke taman saja kak di sana lebih nyaman"ujar Zian.
"Kalau begitu kita ke kediaman ku saja kak"ucap Zian.
"Kakak rasa kita pulang saja duluan tidak mungkin kita akan berada di sini sampai acara selesai kasihan Zora nanti ia kelelahan"ucap Azura.
"Baiklah kak"ucap Zian mengangguk.
"Kamu masuk ke dalan lagi katakan pada paman jika kita pulang lebih dulu"suruh Azura.
__ADS_1
"Iya kak"ucap Zian segera masuk kembali ke dalam meninggalkan Azura yang menggendong baby Azora yang mulai mengantuk.
"Zura kau kenapa di sini"tanya Dave baru kembali bersama Stev entah dari mana.
"Putri ku tidak nyaman di dalam"ujar Azura di angguki mengerti oleh Dave.
"Seperti nya dia mulai mengantuk"ucap Dave memperhatikan baby Zora.
"Benar memang sudah seharus nya dia tidur sekarang"ucap Azura.
"Kau ingin aku antar ke tempat istirahat di sini agar Zora lebih nyaman dan kau juga tidak akan lelah menggendong nya"tawar Dave.
"Terimakasih tapi kami pulang saja Zian sedang ke dalam meminta izin pada ayah ku"jelas Azura.
"Baiklah aku akan mengantar kalian pulang ini sudah malam tidak baik kalian pergi tanpa ada yang menemani"ucap Dave.
"Hmm biar saya dan pengawal istana yang akan mengantar nona Azura pangeran"ujar Stav bisa-bisa ia akan di hukum gantung oleh kaisar Victor jika membiarkan nya.
"Tidak masalah tuan Stav sekalian saya juga akan kembali ke penginapan"ujar Dave.
__ADS_1
"Terimakasih"ujar Azura mengangguk setuju untuk di temani saja ia membawa Azura dan Zian jika ada hal yang tak di inginkan takut nya ia tidak akan bebas nanti nya.