ALKENA(ALZENA&KEENAN)

ALKENA(ALZENA&KEENAN)
30.


__ADS_3

Keenan langsung menyembunyikan buku dan bunga mawar tersebut di belakang tubuhnya.


"Keenan?"panggil Alzena lagi.


Keenan berbalik lalu tersenyum tipis membuat Alzena memandangnya dengan diam.


"Kamu ngapain disini?"tanya Alzena.


Keenan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal"ehm,cuman lewat aja. Tadi ada yang mau gua bicarain sama lo tapi kayaknya lo sibuk"ucapnya.


"Mau ngomong apa?"tanya Alzena.


Keenan terdiam,haruskah ia katakan sejujurnya pada Alzena? Atau dia harus diam saja?.


"Gua---itu lo udah jadi pacar Leo ya?"tanya Keenan dengan salah tingkah.


"Eh? Kamu liat ya?"ucap Alzena sambil tersenyum.


Senyuman Keenan langsung surut,sepertinya memang Alzena menerima perasaan Leo.


"Cuman liat aja"ucap Keenan sambil membuang muka.


"Kamu mau ngomongin apa?"tanya Alzena.


Keenan menatap wajah Alzena kembali"gua--"


Keenan memeluk tubuh Alzena dengan erat,peduli setan jika nanti ia dan Leo bertengkar dengan hebat karena memeluk kekasihnya.


Tubuh Alzena menegang di dalam pelukan Keenan namun tak urung dia membalas pelukan Keenan.


"Maaf"ucap Keenan dengan lirih.


"Maaf,gua banyak salah sama lo"ucap Keenan,ia mengeratkan pelukannya.


"Maaf kenapa?"tanya Alzena.


Keenan melepaskan pelukannya"gua,gua udah terlalu banyak nyakitin lo"ucap nya.


Alzena tersenyum"dari dulu aku udah maafin kamu"ucap nya.


Keenan kembali memeluk tubuh Alzena"gua juga tau kalau lo yang donorin ginjal buat gua"ucapnya.


Tubuh Alzena menegang"ka-kamu tau dari mana?"tanya nya.


Keenan melepaskan pelukan nya"gua tau dari Azriel,jangan marah sama dia. Mungkin kalau dia gak ngomong sama gua mungkin gua masih ngira lo yang buat Intan pergi"ucapnya.


"Ini"ucap Keenan sambil memberikan buku catatan milik Alzena.

__ADS_1


"Buku catatan aku"ucap Alzena"kamu---baca semuanya?"


Keenan mengangguk lalu tersenyum"makasih,buat semuanya yang lo lakuin buat gua"ucapnya.


Alzena terdiam lalu menatap wajah Keenan"jadi kamu tau kalau aku---"


"Temen masa kecil gua dulu"ucap Keenan.


"Kenapa lo gak mau jujur sama gua?"tanya Keenan.


Alzena tersenyum"aku gak mau liat Intan sedih"ucapnya.


"Jadi lo lebih milih di sakitin sama gua kayak gini?"ucap Keenan tidak percaya.


Alzena tersenyum tipis"setidaknya Intan bahagian kan"ucap nya.


Keenan menghela nafas pelan"gua mau kasih sesuatu sama lo,tapi gua gak yakin lo bakal terima ini"ucapnya.


"Apa?"tanya Alzena penasaran.


Keenan mengeluarkan buku catatan yang ia beli dan bunga mawar untuk Alzena.


"Ini,buat lo"ucap Keenan"sebagai permintaan maaf gua buat lo"ucapnya.


"Mungkin habis ini gua bakal berantem sama Leo karena meluk lo yang udah jadi pacar dia."


∆∆∆


Keenan langsung menegakkan kepalanya"maksudnya? Lo gak pacaran sama dia?"ucapnya tidak percaya.


Alzena mengangguk"tadi emang kak Leo nembak aku,tapi aku gak bisa nerima dia"ucapnya.


"Kenapa?"tanya Keenan.


"Karena aku gak bisa berpaling dari orang yang aku suka,itu kamu Ken"ucap Alzena sambil tersenyum.


Keenan langsung memeluk tubuh Alzena kembali,ia mencium puncak kepala Alzena.


"Makasih,makasih banyak. Gua gak tau lagi mau ngomong apa sama lo selain makasih dan maaf"ucap Keenan.


"Jadi? Lo---emm maksudnya kamu,kamu mau jadi pacar aku?"tanya Keenan yang sudah mengganti kosa-kata dengan aku kamu.


Keenan menggeleng"bukan pacar,maksud aku kamu mau jadi tunangan aku lagi? Jangan batalin pertunangan kita"ucap nya.


Alzena tersenyum lebar,setidaknya kebahagiaan datang padanya satu persatu setelah berulang kali mengalami pahit nya hidup kini ia mendapat sebuah kebahagiaan yang ia butuhkan.


"Nggk"ucap Alzena sambil menggeleng membuat Keenan terkejut.

__ADS_1


"Nggk nolak maksudnya"ucap Alzena sambil tertawa kecil.


Keenan bernafas lega,ia kira Alzena akan menolaknya lalu ia kembali memeluk tubuh Alzena.


"Aku sayang kamu"bisik Keenan.


"Aku juga"balas Alzena.


Flashback...


"Eh? Maksudnya?"tanya Alzena terkejut.


"Gua suka sama lo dari dulu,maaf gua baru ngomong kayak gini karena gua cuman pengecut"ucap Leo.


"Jadi lo mau gak jadi pacar gua?"sambung Leo sambil berjongkok memberikan sebucket bunga.


Alzena terdiam"maaf kak,aku gak bisa nerima kakak. Aku sayang sama kakak karena aku udah anggap kakak itu kakak kandung aku"ucapnya.


Senyum Leo menyurut lalu ia tersenyum tipis,ia berdiri kembali"gak apa-apa,dari pada lo Nerima gua karena kasihan lebih baik lo nolak gua"ucapnya.


"Maaf kak,mungkin ada perempuan yang lebih baik dari aku buat kakak"ucap Alzena.


Leo menggeleng"kenapa minta maaf? Aturannya gua yang bilang gitu,gua tau lo masih suka sama Keenan"ucapnya.


"Tapi kita masih bisa jadi temen kan?"sambung Leo dengan ragu.


Alzena tersenyum"kakak tetep jadi temen terbaik aku"ucap nya.


Leo tersenyum lalu memeluk tubuh Alzena"terima kasih."


Flashback off...


Keenan memandang wajah Alzena"kamu di sukain banyak orang ya,saingan aku banyak"ucapnya.


Alzena terkekeh"tapi aku tetep milih kamu kan"ucapnya.


Keenan mengangguk lalu tersenyum"setidaknya aku beruntung punya kamu"ucap nya.


Keenan memeluk tubuh Alzena"makasih buat semua yang pernah kamu kasih buat aku, bagi aku kamu hadiah terbaik yang tuhan kasih"ucapnya.


"Makasih karena udah buat aku sadar kalau kamu adalah pilihan terbaik buat aku."Keenan mencium kening Alzena.


"Makasih Alzena,sekarang gantian aku yang bakal jaga kamu."


"Aku sayang kamu,love you Alzena."


∆∆∆

__ADS_1


TBC


__ADS_2