
"Adik kecil, kenapa kamu berada di rumah sakit?" tanya Vic yang menjongkok di depan Vicnez dan sambil menyentuh kepala anak itu.
"Mama Vicnez masuk rumah sakit, sekarang dirawat di sana," jawab Vicnez yang menujukkan ke arah pojokan sana.
"Masuk rumah sakit? mamamu sakit apa?"
"Tidak tahu! kata papa...mama sakit kepala dan sudah sering terjadi,' jawab Vicnez.
"Mana papamu?"
"Papa sedang temani mama, Vicnez bosan di dalam dan ingin jalan-jalan. apakah paman bisa temani Vicnez sebentar?"
"Anak kecil jangan keluar sendirian, sangat bahaya. seharusnya kamu masuk ke kamar agar orang tuamu tidak mencarimu," ujar Vic.
"Vicnez sudah kenal dengan semua paman dan bibi di sini, semuanya sudah kenal dengan Vicnez. dan Vicnez dilahirkan di sini," jawabnya.
"Apakah Los Angeles adalah tempat kelahiranmu?"
"Iya," jawab Vicnez dengan senyum.
"Namamu Vicnez, bukan?"
"Iya!"
"Kenapa namamu Vicnez, siapa yang memberi namamu?" tanya Vic.
"Mama yang memberikan namaku, kata papa mama melahirkanku melalui operasi caesar dan di saat itu kondisi mama sangat buruk," jawab Vicnez.
"Mengenai nama, tidak tahu apa alasannya, memang agak aneh dinamakan Vicnez, tapi mama menyukai nama ini tanpa sebab. sama denganku aku juga suka dengan nama Vicnez," jelasnya.
"Kenapa kondisi mamamu buruk?"
"Karena mama sedang terluka parah, seluruh tubuhnya terbakar. mama tetap mempertahankan aku. walau kondisinya sangat lemah. semua ini papa yang memberitahu Vicnez," jawabnya.
"Terluka bakar?" gumam Vic.
"Paman, jangan beritahu papa dan mama ya, kalau Vicnez memberitahu masalah ini pada paman!" bisik Vicnez.
"Tentu saja tidak! cepat masuk ke kamar!" jawab Vic.
"Iya, sampai jumpa, Paman!" ucap Vicnez yang berjalan menuju ke kamar Rancy.
Vic mengikuti langkah Vicnez menuju ke kamar itu, ia hanya berdiri dan melihat dari luar.
Terlihat Rancy sedang berbaring di atas ranjang. Chris sedang duduk di sampingnya sambil memegang tangan wanita itu.
__ADS_1
"Kelihatannya suaminya sangat mencintainya, kenapa aku malah merasa gelisah saat melihat wanita itu sedang berbaring di sana," batin Vic.
Vic berdiri di sana selama beberapa menit. ia memandang Rancy dengan tatapan dalam.
Hotel tempat tinggal Vic.
Vic kembali ke hotelnya dan menemui Will.
Brugh...
Pukulan yang dilakukan Vic mengenai wajah Will sehingga menyebabkan pengawalnya tersungkur.
"Kenapa kau berbohong padaku? kau tahu kalau aku melupakan sesuatu, tapi malah menyembunyikannya," bentak Vic dengan nada tinggi.
"Maaf, Bos!" ucap Will.
"Apakah benar yang dikatakan Dokter Jimz? aku amnesia karena ledakan itu di hari pernikahanku?" tanya Vic dengan sedikit emosi.
"Iya!" jawab Will yang berubah posisi berlutut di hadapan bosnya.
"Dan di mana dia? siapa namanya?" tanya Vic.
Will mengeluarkan cincin emas yang dia bungkus dalam plastik kecil dan menyerahkan kepada bosnya yang sedang emosi.
Vic menerima cincin itu dan mengeluarkannya dari plastik.
"Cincin pernikahan," gumam Vic.
Saat Vic melihat cincin itu, tiba-tiba ia mengeluarkan air mata dan mengingat ucapan yang di hari pernikahannya.
"Apakah kamu merasa bahagia?"
"Terima kasih, karena telah memberi kenangan yang begitu indah dan tidak akan ku lupakan seumur hidupku."
"Grace," ucap Vic yang melihat ukiran nama di dalam cincin itu.
"Apakah namanya adalah Grace?" tanya Vic
"Benar! Bos!" jawab Will.
"Apa yang terjadi padanya di saat itu?"
"Di malam pernikahan, kapal pesiar dipasang bom oleh musuh kita. dan kemudian meledak. saat itu nyonya baru keluar dan melihat lautan. tidak lama kemudian terjadi ledakan dan mengenai nyonya. nyonya terbakar dan kemudian jatuh ke laut," ungkap Will.
"Aku hanya ingat terjadi ledakan, tapi aku lupa kalau aku menikah di kapal itu," kata Vic.
__ADS_1
"Lalu, apakah kalian tidak mencarinya?"
"Saat itu kondisi kapal sedang ricuh, kami semua berusaha menyelamatkan tamu dan bos. kami semua...yakin kalau nyonya tidak akan selamat lagi," jawab Will.
"Alasan bodoh, dan kenapa kau menyembunyikan semua ini?"
"Bos sangat terpukul saat mengetahui kejadian nyonya, setelah itu bos koma selama dua bulan."
"Setelah itu kenapa aku bisa amnesia?"
"Setelah bos sadar kembali dan sudah melupakan semuanya, kami hanya bisa menutupi masalah ini. karena tidak ingin Anda ingat masa lalu," jelas Will.
"Dokter Jimz menjelaskan penyebab bos amnesia adalah karena tidak bisa menerima kehilangan nyonya, kondisi bos sangat tertekan sehingga tidak ingat lagi apa yang terjadi," jelas Will.
"Aku melupakan istriku selama ini, aku tidak tahu sama sekali bahwa aku telah menikah dan di malam pertama istriku meninggal karena ledakan itu. Will, aku kecewa denganmu. dan aku ingin ingatanku kembali. katakan semua tentang dia dan apakah kau memiliki fotonya?" tanya Vic.
"Tidak, Bos! foto pernikahan kalian hangus terbakar di malam itu juga," jawab Will.
"Bagaimana dengan keluarganya?"
"Harry Shorters masih hidup tapi istrinya meninggal karena ledakan itu," jawab Will.
"Harry Shorters adalah mertuaku?" tanya Vic.
"Iya, beliau adalah ayah kandung nyonya, mereka baru saling mengakui. sementara Angelina adalah ibu tirinya," jawab Will.
"Bagaimana kabarnya selama ini?"
"Beliau baik-baik saja, karena permintaanku makanya beliau juga tidak menjumpai Anda selama ini," jawab Will.
"Aku seperti menantu yang tidak bertanggung jawab, dan pergi begitu saja setelah putrinya meninggal. tidak ada bedanya aku menjadi seorang brengsek," ucap Vic dengan mata berkaca-kaca.
Sementara Vicnez dan Chris masih menemani Rancy yang belum bangun.
Putra mereka memegang cincin yang gantung di kalung yang dipakai oleh Rancy.
"Papa, kenapa mama selalu mengenakan cincin ini?" tanya Vicnez yang memegang cincin emas itu.
"Mungkin cincin ini sangat penting bagi mama," jawab Chris.
"Cincin ini unik sekali, pasti mahal, kan?"
"Iya, pasti mahal," jawab Chris.
"Mungkin saja itu adalah cincin tunangan, ataupun cincin pasangan suami istri. bagian dalam cincin ada nama pria. pria itu mungkin saja adalah ayah kandung Vicnez. tapi, dia ada di mana?" batin Chris.
__ADS_1