AMNESIA ( Jadilah Wanitaku Season 2 )

AMNESIA ( Jadilah Wanitaku Season 2 )
Kekesalan Vic


__ADS_3

"Harry, kenapa kamu termenung?"


"Tidak ada! aku hanya merasa anak itu tidak asing," jawab Harry.


"Mungkin sebelumnya kalian pernah bertemu di suatu tempat," kata temannya Harry.


"Mungkin juga!" ucap Harry.


Harry dan temannya kemudian berjalan sambil berbincang-bincang. dan di saat yang sama Rancy berjalan dari lawan arah dan melewati Harry yang sedang fokus pada temannya.


Sesaat kemudian Harry menghentikan langkahnya dan menoleh ke belakang. pria itu terdiam saat melihat punggung gadis itu. tentu saja ia tidak tahu bahwa gadis itu adalah putri kandungnya sendiri.


"Kenapa gadis itu mirip dengannya? tidak mungkin , semua orang melihatnya terbakar dan jatuh ke laut. mungkin karena selama ini aku merindukannya?" batin Harry.


Rancy mencari keberadaan putranya yang masih belum keluar dari toilet.


"Mama!" suara panggilan Vicnez yang melangkah keluar dan menghampiri ibunya.


"Sudah selesai?" tanya Rancy.


"Sudah, Ma!"


"Ayo, kita pulang!" ajak Rancy yang memegang tangan mungil putranya.


"Baik, Ma!" jawab Vicnez.


Mansion Andrianez.


Vic yang berada di halaman belakang sedang melepaskan tembakan ke arah papan sasarannya.


Dor...dor...dor...


Tembakan demi tembakan yang dilakukan oleh Vic dengan penuh emosi.

__ADS_1


Pria itu melepaskan tembakan untuk melampiaskan kekesalannya.


Dor...dor...


"Bos sudah berlatih selama dua jam, hari ini suasana hatinya sepertinya sedang buruk," ujar Jacky.


"Nyonya hingga saat ini masih belum ditemukan. oleh sebab itu bos masih marah," kata Will.


"Ini adalah kesalahanmu, kalau tidak, mereka pasti sudah bersama," ujar Jacky.


"Aku tidak menyangka bisa seperti itu, lagi pula kita juga tidak tahu apakah nyonya masih hidup atau tidak," ucap Will.


"Kamu sudah lama ikut dengan bos, seharusnya kamu lebih paham hubungan mereka sebaik apa," ucap Jacky.


"Aku tidak tahu bagaimana caranya menemukan nyonya, aku tidak yakin dia bisa menemukannya," ujar Will


"Jangan bicara seperti itu! kalau didengar oleh bos dia akan menembakmu. hingga saat ini yang bisa membuat bos ceria kembali hanyalah anak kecil yang bernama Vicnez," kata Jacky.


"Vicnez? siapa dia?"


"Apa? bos bisa baik terhadap wanita lain itu bukan sifatnya, kenapa aku tidak tahu?"


"Kamu belum pernah bertemu dengannya, oleh sebab itu kau tidak tahu," jawab Jacky.


"Apakah bos mencintai wanita itu?"


"Sepertinya iya, aku bisa melihat tatapannya," jawab Jacky.


"Apakah bos begitu cepat melupakan nyonya? padahal dia sering mencari istrinya yang hilang dan kenapa masih bisa mencintai wanita lain?" tanya Will.


"Kalau kamu ingin tahu, lebih baik tanya bos saja," jawab Jacky.


"Bos bukan tipe pria yang mudah tertarik pada wanita lain, sebenarnya apa yang terjadi? siapa wanita itu?" batin Will.

__ADS_1


"Jacky, apa kamu yakin, wanita itu bukan penjahat?"


"Mana mungkin dia adalah penjahat, dia adalah istri dari seorang dokter," jawab Jacky.


"Tidak mungkin bos tertarik pada istri orang, itu bukan sikapnya,' batin Will.


Setelah beberapa menit kemudian Vic berhenti menembak dan melangkah masuk ke dalam rumahnya.


Raut wajah pria itu terlihat kesal dan menuangkan minuman ke gelas miliknya.


"Bos," seru Will yang melangkah masuk bersama Jacky.


"Kalian tidak ada satu pun yang mampu menemukan dia, hari demi hari aku menunggu. tapi apa yang aku dapat? selalu saja tidak ada hasil," bentak Vic.


"Maaf, Bos! ini salahku!"ucap Will yang menunduk.


"Kau masih ku biarkan hidup karena sudah lama ikut denganku. kalau tidak, apakah kamu mengira kau bisa hidup hingga saat ini," bentak Vic.


"Iya, Bos," jawab Will.


Vic meletakan gelasnya ke atas meja dan melangkah keluar menuju ke mobilnya.


"Bos, biar kami ikut denganmu!" seru Jacky.


"Tidak perlu! aku ingin sendirian," jawab Vic yang masuk ke dalam mobilnya.


Setelah menghidupkan mesin mobil, Vic menginjak gas dengan kecepatan tinggi.


"Bukankah sangat bahaya biarkan bos keluar sendiri?" tanya Will.


"Kita ikut dari belakang saja," jawab Jacky.


Vic melajukan mobilnya menuju ke jalan besar yang terdapat banyak kendaraan di sana.

__ADS_1


Sementara Rancy dan Vicnez sedang berjalan menuju ke tempat tinggalnya. dan di saat yang sama Vic yang melewati jalan besar itu ia melihat Rancy dan Vicnez menuju ke salah satu gedung apartemen.


__ADS_2