AMNESIA ( Jadilah Wanitaku Season 2 )

AMNESIA ( Jadilah Wanitaku Season 2 )
Harry Bertemu Dengan Vicnez


__ADS_3

Apartemen Rancy


"Mama, apakah setelah kita pulang ke tempat lama, kita akan bertemu dengan papa?" tanya Vicnez yang sedang berpakaian.


"Iya, Sayang. papa Chris mengatakan kalau mama berasal dari negera itu, oleh sebab itu kita pulang ke sana dan tinggal di rumah lama papa Chris," jawab Rancy.


"Baik, Ma. Vicnez juga tidak sabar lagi ingin bertemu dengan papa kandung," jawab Vicnez dengan girang.


"Hanya dengan cara ini aku bisa mengingat masa lalu," batin Rancy


Seminggu kemudian.


Rancy dan putranya tinggal di rumah milik Chris yang selama ini dikosongkan. Chris yang sebagai dokter dikirim ke Los Angeles dan menetap di sana. setelah pindah kerja dokter itu tidak pernah kembali ke rumah lamanya.


Rancy yang berniat ingin mendapatkan ingatannya kembali.ia harus berusaha mengujungi beberapa tempat bersama putranya kesayangannya.


"Mama, apakah tempat-tempat yang kita kunjungi mampu membuat mama ingat semula?" tanya Vicnez.


"Belum sayang! maaf, mama masih belum bisa ingat kejadian masa lalu," ucap Rancy.


"Mama, jangan dipaksakan kalau sakit kepala, Vicnez tidak mau melihat mama sakit. apa lagi papa Chris tidak ada di sini," ujar Vicnez.


"Sayang! kita istirahat sebentar! mari kita pergi ke mall seberang sana untuk makan sesuatu!" ajak Rancy.


"Iya, Ma!" jawab Vicnez.

__ADS_1


"Ma, Vicnez ingin ke kamar kecil!"


"Mama, akan temani kamu ya!" kata Rancy yang bangkit dari tempat duduknya.


"Ma, tidak perlu Vicnez bisa pergi sendiri!"


"Jangan sayang! kamu akan sesat, di sini banyak orang!"


"Mama, Vicnez akan pergi toilet pria, mama tidak bisa ikut Vicnez!" jawabnya.


"Baiklah, mama akan menemani mu ke sana dan setelah itu Vicnez masuk sendiri ya!" ujar Rancy.


"Jangan, Ma! biar Vicnez sendirian saja, Vicnez tidak ingin ditertawai sebagai anak laki-laki ditemani mama ke toilet!"


"Vicnez adalah anak laki-laki, tidak takut walaupun sendirian ke kamar kecil, dan tidak ingin ditertawai oleh orang lain saja, Ma!"


"Baiklah, sayang. kamu bisa pergi sendiri. tapi hati-hati ya!" kata Rancy.


"Iya, Ma!" jawab Vicnez yang kemudian melangkah pergi.


Vicnez kemudian berjalan dan mendekati seorang pria paruh baya yang sedang bicara dengan dua orang pria lainnya.


"Kakek! Kakek!" seru Vicnez yang memegang tangan pria itu.


Pria paruh baya yang berambut putih itu melihat seorang anak kecil yang sedang menyapa dan menyentuh tangannya, ia langsung tersenyum dan bertanya," adik kecil, ada apa?"

__ADS_1


"Kakek! Vicnez mau ke kamar kecil, tapi tidak tahu di mana arahnya, apakah Kakek bisa tolong beritahu Vicnez?"


Kakek yang melihat mata anak itu, ia terdiam sejenak dan mengelus kepalanya anak kecil yang di hadapannya.


"Adik kecil, siapa namamu?"


"Nama saya adalah Vicnez."


"Nama yang aneh, apakah ada arti tertentu?"


"Tidak tahu, hanya mama yang tahu!" jawab Vicnez.


"Baiklah, kamu pergi ke arah kanan dan di ujung sana adalah kamar kecil," kata kakek itu sambil menunjukan arahnya.


"Terima kasih, Kakek. siapa nama Kakek? nanti kalau ada waktu Vicnez pasti akan mentraktir kakek makan ice cream," tanya Vicnez .


"Ha ha ha...anak pintar, kalau begitu ingat nama kakek ya, nama kakek adalah Harry Shorters," jawabnya dengan senyum.


"Kakek, baiklah, kalau kita bertemu lagi Vicnez akan mengajak kakek menemui mama dan kita akan makan ice bersama! sampai jumpa, Kakek. terima kasih!" ucap Vicnez yang kemudian berlari menuju ke kamar kecil.


"Anak siapa ini? kenapa pintar sekali?" tanya salah satu teman Harry.


"Tidak tahu juga, tapi dia sangat mirip dengan...," jawab Harry yang terhenti.


"Mungkin aku yang banyak berpikir," batin Harry

__ADS_1


__ADS_2