
"Bos, Bagaimana kalau kita menjemput nyonya ke sini? Kita mengunakan alasan ini agar nyonya kembali ke rumah ini. Kebetulan tuan muda kecil sedang bersama kita," kata Jacky.
"Caranya yang bagus, bawa Grace ke sini sekarang juga," jawab Vic.
"Baik, Bos," jawab Jacky yang kemudian melangkah pergi.
"Grace, Aku merindukanmu, Tidak kusangka kita sudah bertemu dari awal. Selama ini hanya masalah waktu saja. Kini aku sudah sembuh. Aku tidak ingin kita berpisah lagi. Di sini adalah rumah kita berdua. sudah saatnya kamu kembali padaku. Aku bersalah karena telah melupakanmu selama ini," gumam Vic sambil melihat cincin itu.
"Paman! Paman!" seru Vicnez yang berlari ke arah Vic yang duduk di sana.
Mata mafia itu berkaca-kaca saat melihat putranya yang menuju ke arahnya.
"Vicnez, apakah menyukai tempat ini?" tanyanya yang menjongkok di depan putranya itu.
"Vicnez sangat menyukai tempat ini, Di belakang ada halaman yang luas, Vicnez bisa bermain dengan sepuasnya," jawabnya dengan girang.
"Di sini adalah rumahmu, kamu bisa bermain apa saja yang kamu suka dan di mana saja," kata Vic yang mengendong putranya itu.
__ADS_1
"Tapi Vicnez tidak bisa tinggal di sini, Paman!"
"Kenapa tidak bisa? di sini adalah rumahmu," kata Vic yang mencium pipi anak itu.
"Mama tidak akan izinkan Vicnez tinggal di sini, Karena rumah mewah ini bukan milik kami," jawab Vicnez.
"Vicnez, dengar baik-baik apa yang paman katakan! di sini dan semua yang ada di sini adalah milik Vicnez dan mama. Karena paman adalah papamu dan dirimu adalah putra papa," jelas Vic.
"Paman, Apa yang kamu katakan? Bahkan mama saja tidak ingat siapa papa Vicnez, Jadi, mana mungkin paman bisa tahu?" tanya Vicnez dengan heran.
"Apakah papa sudah tidak mencintai mama? Oleh sebab itu papa melupakan mama dan tidak mencari kami selama ini?"
"Papa sangat mencintai mamamu, saat itu papa yang tidak bisa ingat kembali bahwa papa mencintai seseorang dan telah menikahinya," jawab Vic.
"Jadi, apakah benar kalau paman adalah papa Vicnez?"
"Tentu saja benar! Papa tidak berbohong padamu," jawab Vic.
__ADS_1
"Kalau begitu jangan meninggalkan kami lagi! Mama selama ini sangat menderita, Dia selalu sakit kepala saat berusaha ingin mengingat masa lalu. dan mama juga berusaha melindungi Vicnez selama ini. Untung saja ada papa Chris yang membantu kami selama ini," kata Vicnez dengan mata berkaca-kaca.
"Vicnez, Apakah papa Chris selama ini telah melindungi mama dan Vicnez?"
"Iya, papa Chris sangat baik pada kami, tanpa papa Chris mama pasti sudah meninggal," jawabnya.
"Kita akan membalas budi setelah papa Chris kembali," ucap Vic.
"Apakah benar?"
"Iya, Vicnez, kamu sudi tinggal bersama papa di sini? kita bertiga akan tinggal di sini untuk selama-lamanya," tanya Vic.
"Tentu saja Vicnez sudi! Karena bertemu kembali dengan papa adalah harapan Vicnez selama ini," jawabnya dengan semangat.
Vic memeluk putranya dengan erat dan mencium pipi putranya itu.
"Maaf! karena papa terlambat datang menemuimu," ucap Vic.
__ADS_1