AMNESIA ( Jadilah Wanitaku Season 2 )

AMNESIA ( Jadilah Wanitaku Season 2 )
Grace Mendatangi Kediaman Vic


__ADS_3

Vicnez menangis terisak di pelukan ayahnya yang selama ini dia rindukan.


"Papa, jangan tinggalkan Vicnez dan mama, ya? Kami selama ini sangat merindukan papa. Vicnez, juga tidak tega melihat mama sering sakit kepala karena berusaha mengingat papa," tangisan Vicnez sambil memeluk ayahnya itu.


"Papa berjanji padamu, Tidak akan pernah meninggalkanmu sama sekali, Kita akan bersama selama-lamanya. Papa akan menebus kalian. Apapun yang mama dan Vicnez inginkan. Papa akan memberikan pada kalian," ucap Vic.


"Papa, tolong sembuhkan mama! Vicnez melihat mama sering menderita. Tapi, Mama tidak ingin mengakuinya dan sering berpura-pura tidak apa-apa," kata Vicnez yang melepaskan pelukannya.


"Papa sudah menyuruh paman Jacky pergi menjemput mama ke sini. Kita akan segera berkumpul," jawab Vic.


"Vicnez tidak sabar ingin papa dan mama menemani Vicnez menonton, membaca dan bermain. Vicnez juga ingin tidur dipelukan papa dan mama," kata Vicnez sedang menguap dan mengucek matanya.


"Apakah putra papa sedang mengantuk?"


"Iya, Biasa siang hari Vicnez pasti akan tidur."


"Mari tidur di kamar papa!" ajak Vic yang mengendong putranya menuju ke kamarnya.


"Vicnez ingin tidur di pelukan papa," ucapnya dengan girang.


"Papa akan menidurkanmu, Sayang!" ucap Vic.

__ADS_1


Vic menidurkan putra kesayangannya ke atas kasur, Sementara dirinya ikut berbaring sambil memeluk anak itu.


"Papa," seru Vicnez yang tidur dalam dekapan ayahnya.


"Iya," sahut Vic.


"Apakah papa adalah seorang bos mafia?"


"Benar! Papa adalah seorang mafia," jawab Vic dengan senyum


"Bagaimana dengan kehidupan mafia, Pa? Apakah harus bertarung terus?"


"Apakah papa bisa mengajarkan Vicnez bertarung? karena Vicnez ingin menjadi seperti papa."


"Kalau Vicnez ingin belajar, Papa bisa ajarkan kapanpun kamu mau, Apa yang kamu inginkan? katakan pada papa!"


"Vicnez hanya ingin menjadi mafia dan dokter!"


"Menjadi duanya?" tanya Vic dengan senyum.


"Iya, Dokter juga sangat hebat, Vicnez melihat papa Chris sedang mengobati pasiennya juga tidak mudah. Bagi yang luka ringan akan cepat selesai pengobatannya. Bagi yang terluka parah akan berjam-jam papa Chris melakukan operasinya," jawab Vicnez.

__ADS_1


"Baiklah, Anak papa kalau ingin menjadi dokter, papa akan memasukanmu ke Jurusan Pendidikan Dokter," kata Vic.


"Hore...kalau begitu sebagai dokter, Vicnez bisa membantu papa Chris. dan sebagai Mafia Vicnez akan membantu Papa," ujar Vicnez.


"Anak papa begitu pintar, Tentu saja akan berhasil setelah dewasa nanti," kata Vic yang mencium pipi putranya.


Tidak lama kemudian Vicnez tertidur dalam pelukan ayahnya itu. Vic tersenyum bahagia saat melihat putranya yang tidur dalam dekapannya. Ia tidak berhenti menatap anak kecil itu dengan perasaan bangga dan bahagia.


"Maafkan papa, Sayang. Karena telah membuatmu hidup menderita bersama mamamu, Papa akan menebus semuanya hutang papa selama ini. Papa tidak melakukan tanggung jawab sebagai orang tua selama lima tahun ini," batin Vic.


"Grace, kamu sudah banyak menderita selama ini, Semua karena salahku yang sudah melupakanmu sehingga kamu harus menanggung semua penderitaan ini," gumam Vic.


Sementara Grace yang sudah tiba di depan mansionnya terburu-buru melangkah masuk ke rumah mewah itu karena cemas dengan putranya.


"Kenapa kalian membawanya ke sini dengan sesuka hati," kata Grace dengan raut wajah tidak gembira. Ia pun melangkah masuk ke dalam sambil melihat sana sini.


"Vicnez, kamu ada di mana, Sayang?" seru Grace.


Sesaat kemudian Grace menghentikan langkahnya dan perhatikan seisi rumah itu yang tentunya tidak asing baginya.


"Kenapa aku merasa tidak asing dengan rumah ini?" gumam Grace.

__ADS_1


__ADS_2