AMNESIA ( Jadilah Wanitaku Season 2 )

AMNESIA ( Jadilah Wanitaku Season 2 )
Merindukan Papa


__ADS_3

"Mana ada orang yang menjadi mafia dokter," kata Rancy.


"Vicnez, kamu bisa memiliki cita-cita yang tinggi, tapi ingat jangan pernah menjadi mafia. menjadi dokter adalah pilihan terbaik. jadi, pertahankan cita-citamu ini!" ucap Vic.


"Iya, Paman. Vicnez ingin menjadi dokter yang hebat dan terkenal," jawabnya.


"Tuan, tolong turunkan kami di depan saja!" pinta Rancy.


"Bukankah Vicnez ingin makan ice cream, kita temani dia dulu. setelah itu aku akan mengantar kalian pulang," ujar Vic.


"Mama, kita pergi dengan paman ya, Vicnez suka ice cream yang kita makan bersama papa Chris kemarin itu," kata Vicnez.


"Baiklah," jawab Rancy dengan terpaksa. sebenarnya ia tidak suka berdekatan dengan Vic yang adalah mafia dan membahayakan dirinya dan juga putranya.


Setelah tidak lama kemudian mereka tiba di tempat tujuan. Vicnez yang paling suka dengan ice cream ia makan dengan begitu lahap. Vic tersenyum saat melihat anak itu yang fokus makanannya favoritnya.


"Kenapa bersama mereka, aku merasakan perasaan yang sangat dekat. padahal aku tidak mengenal mereka dengan baik. wanita ini membuatku nyaman dan anak ini membuatku ingin selalu memeluknya. bagaimanapun mereka bukan keluargaku. tapi, aku ingin selalu begini!" batin Vic.


"Setelah selesai makan kita pulang ke rumah ya," ujar Rancy.

__ADS_1


"Mama, Vicnez tidak ingin pulang, Vicnez mau ke tempat tinggal paman!" pinta Vicnez.


"Apa? untuk apa ke rumahnya?" tanya Rancy dengan nada sedikit kesal. ia tidak menyangka putranya meminta sesuatu yang tidak seharusnya.


"Tidak masalah! dia bisa datang kalau dia suka," jawab Vic dengan senyum.


"Tidak perlu! terima kasih!" ucap Rancy dengan tegas.


"Mama, Vicnez ingin pergi ke tempat paman!" pinta Vicnez.


"Vicnez, kita sudah seharian di luar, dan sudah waktunya kita pulang. sebentar lagi kamu harus tidur siang!" kata Rancy.


"Sebenarnya kalau Vicnez suka, dia bisa bermain ke tempatku," ujar Vic.


"Tidak perlu! aku rasa tidak baik. kita juga baru kenal dan aku tidak ingin diterpa gosip," jawab Rancy.


"Mama, Vicnez ingin pergi ke tempat paman, sekali saja!" pinta Vicnez yang berusaha ingin membuat ibunya setuju dengan permintaannya.


"Vicnez, tidak baik kita ke sana, bagaimana kalau ada orang kenalan papa yang melihat kita ke rumah orang lain? mereka akan mengosip sembarangan. apakah Vicnez ingin membuat papa malu," ujar Rancy.

__ADS_1


"Vicnez, dengar kata mama, jangan meminta lebih. sudah waktunya kita pulang dan kamu harus tidur siang!" bujuk Rancy yang mengelus kepala putranya.


"Iya, Ma!" jawab Vicnez dengan patuh.


"Aku akan mengantar kalian pulang," ucap Vic.


"Jangan! kami tinggal apartemen, aku tidak ingin mereka melihat kami di antar oleh seorang pria. mulut mereka tidak bisa dijaga. aku tidak ingin ada gosip. tolong jangan muncul di depan apartemen kami!" kata Rancy.


"Aku mengerti," jawab Vic yang hanya bisa menghela nafas.


Setelah satu jam kemudian Rancy dan putranya kembali ke tempat tinggal mereka. mereka pulang dengan taksi untuk menghindar percakapan para tetangga.


"Mama, kenapa mama marah paman itu?" tanya Vicnez yang duduk di lantai sambil melepaskan sepatunya.


"Vicnez, mama tidak marah, Sayang. kita harus menjauh darinya. dia adalah mafia dan akan membahayakan kita seperti tadi. mama hanya tidak ingin kamu terluka," jawab Rancy.


"Tapi, paman orangnya sangat baik. Vicnez sangat menyukainya, Mama, sebenarnya Vicnez merindukan papa Chris dan juga papa kandung Vicnez," ucapnya yang membuat Rancy lagi-lagi merasa sedih.


"Vicnez...."

__ADS_1


"Oleh sebab itu saat bersama paman, Vicnez merasakan seperti sedang bersama papa," kata Vicnez dengan matanya berkaca-kaca.


__ADS_2