AMNESIA ( Jadilah Wanitaku Season 2 )

AMNESIA ( Jadilah Wanitaku Season 2 )
Grace Menemui Ayahnya


__ADS_3

"Bibi Angelina sangat baik, Tidak kusangka dia meninggal begitu cepat," ucap Grace sedih.


"Semua karena aku, Kamu terluka parah, papa kehilangan istri dan putrinya. Kalau bukan karena aku semua ini tidak akan terjadi. Selama tiga tahun papa hidup dalam kesedihan karena harus kehilangan dua orang yang paling dia cintai. Sementara aku masih tidak tahu apa-apa. Aku berjanji pada diriku untuk menebusnya. Aku ingin mencarimu karena aku yakin kamu masih hidup!" kata Vic.


"Bagaimana kamu bisa yakin kalau aku masih hidup?" tanya Grace.


"Karena tidak ada yang menemukan jasadmu, Makanya aku yakin kamu masih hidup," jawab Vic yang menyentuh wajah istrinya.


"Vic, terima kasih karena mencariku dan tidak putus asa!"


"Kamu adalah istriku, Mana mungkin aku putus asa!" jawab Vic dengan senyum.


Klek..


"Papa, Mama!" seru Vicnez yang sedang berdiri di pintu.


"Vicnez!" balas Grace yang melihat putra kecilnya sedang mengucek mata.


"Kapan Mama datang ke sini? Kenapa tidak membangunkan Vicnez?" tanyanya yang naik ke atas kasur dan menghampiri ibunya.


"Mama baru tiba tidak lama!" jawab Grace.


"Apakah Mama pingsan lagi?" tanya Vicnez.

__ADS_1


"Iya, Sayang! Tapi, Mama sekarang sudah tidak apa-apa! Mama sudah ingat semuanya," jawab Grace.


"Benarkah? Mama sudah sembuh dan sudah mengenal papa?" tanya Vicnez.


"Benar, Sayang!" jawab Grace yang memeluk putra kesayangannya.


"Vicnez, Mulai hari ini kita tidak akan berpisah lagi, Kita akan selalu bersama!" ucap Vic yang menyentuh kepala putranya.


"Hore...akhirnya bisa bertemu dengan papa," teriak Vicnez dengan girang.


Vic dan Grace tertawa gembira sambil memeluk buah hati mereka. Vic mencium istrinya dan juga putra semata wayangnya.


Dua jam kemudian.


Pasangan suami istri itu dan putra mereka menuju ke mansion Harry.


"Benar! Vicnez, kamu memiliki seorang kakek yang baik dan sangat sayang pada mama, Kamu harus berbakti pada kakek!" jawab Vic.


"Baik, Pa!" jawab Vicnez yang digendong Vic.


Mereka kemudian melangkah masuk ke dalam rumah Harry yang memiliki ruangan yang luas dan mewah. Saat Grace menuju ke ruang pribadi ayahnya. ia melihat pria itu sedang duduk bersandar dan memejamkan mata.


Grace mengeluarkan air mata saat melihat ayahnya. Harry yang tertidur ia memegang foto dan diletakan di bagian dadanya.

__ADS_1


"Papa, kakek ini Vicnez pernah bertemu kemarin," bisiknya pada Vic.


"Benarkah?" tanya Vic.


"Iya, Pa!" jawab Vicnez.


Grace mengambil foto dari tangan ayahnya, Ia melihat foto itu yang adalah foto dirinya bersama Ayahnya dan Angelina.


"Papa sangat merindukanku dan bibi, papa sangat menderita selama ini," batin Grace.


"Papa, turunkan Vicnez!" pinta Vicnez yang kemudian diturunkan oleh Vic. putra Vic dan Grace menghampiri Harry yang tidur dengan begitu lelap.


"Kakek! Kakek!" seru Vicnez yang memegang tangan Harry.


Harry yang merasakan sentuhan, ia membuka matanya dan melihat seorang wanita yang berdiri di hadapannya.


Rasa tidak percaya bagaikan sedang bermimpi di siang hari.


"Putriku!" ucap Harry yang bangkit dari tempat duduknya.


"Pa, aku adalah putrimu, Grace," ujarnya yang mengeluarkan air mata.


"Ka-kamu masih hidup?" tanya Harry serasa tidak percaya.

__ADS_1


"Pa, Grace masih hidup. Hanya saja selama ini dia hilang ingatan sepertiku," kata Vic.


"Ternyata begitu! Kamu pasti sudah menderita," ucap Harry dengan mata berkaca-kaca.


__ADS_2