AMNESIA ( Jadilah Wanitaku Season 2 )

AMNESIA ( Jadilah Wanitaku Season 2 )
End


__ADS_3

"Pa, aku beruntung karena masih hidup, dan hari ini ingatanku baru pulih. Aku baru tahu kalau Vic adalah suamiku dan papaku ada di sini. Aku kehilangan sebagian kenangan. Pa, maafkan aku selama ini tidak berbakti padamu. Aku berjanji tidak akan lagi meninggalkan papa dan akan selalu berbakti," ucap Grace yang memeluk Harry.


Isak tangis terjadi pada Harry dan Grace. Harry yang mengira putrinya telah meninggal membuatnya selama ini sangat kehilangan. Kini, pria tua itu menangis haru dan bahagia.


"Kakek! Kakek! Kenapa tidak memeluk Vicnez? Vicnez adalah anak dari mama," tanyanya dengan polos sambil memegang tangan kakeknya.


Harry melepaskan pelukannya dan melihat anak kecil yang tidak asing baginya.


"Adik kecil, bukankah kita baru ketemu di suatu tempat?" tanya Harry.


"Ternyata kakek masih belum melupakan Vicnez," ucapnya senyum.


"Rupanya anak yang pintar ini adalah cucu kakek," ujar Harry dengan senyum.


"Vic, terima kasih karena sudah membawa pulang putriku, dan sekarang kalian sudah memberiku seorang cucu yang tampan dan pintar," ucap Harry yang mengendong Vicnez dan mencium pipinya.


"Pa, semua ini terjadi karena aku, Selama ini aku sebagai seorang suami gagal melindungi istriku. Sehingga membuat Grace dan anak kami harus menderita di luar. Sudah lima tahun aku sama sekali tidak pernah merawat dan melindungi mereka. Kini, aku berjanji di depan papa. Aku akan melindungi dan mencintai mereka seumur hidupku dan berbakti padamu!" ucap Vic.


"Vic, Papa percaya padamu!" kata Harry.


"Kakek, bagaimana kalau Kakek tinggal bersama kami?" tanya Vicnez dengan berharap.


"Tinggal bersama kalian?" tanya Harry.


"Ini adalah usul yang bagus, kita bisa tinggal bersama dan Grace juga tidak khawatir ketika papa hanya tinggal seorang diri di sini," ujar Vic.


"Kalau papa tinggal bersama kalian, Hanya akan menganggu kehidupan kalian," kata Harry.


"Pa, kita adalah satu keluarga, Papa adalah mertuaku dan sudah kuanggap sebagai papa kandungku sendiri. Grace dan Vicnez sangat berharap Papa bisa tinggal bersama kami," ujar Vic yang menghampiri mertuanya itu.


"Pa, betul apa yang dikatakan Vic. Aku tidak ingin Papa tinggal sendiri di sini, Kita sering berpisah dari dulu. sehingga waktu bersama kita sangat sedikit. Mulai saat ini aku ingin selalu menemani Papa!" ucap Grace.

__ADS_1


"Papa beruntung dan sangat bahagia memilik anak dan menantu yang berbakti. serta cucu yang pintar," kata Harry dengan senyum.


"Kalau begitu mari kita pulang sekarang! Mulai saat ini kita tidak akan berpisah lagi!" ajak Vic.


"Hore....akhirnya Vicnez bertemu dengan papa dan kakek," teriak Vicnez dengan girang.


Saat mereka sedang tertawa gembira, Handphone milik Grace bergetar.


"Chris?" ucap Grace yang membaca nama panggilan.


"Cepat suruh papa Chris pulang, Ma!" pinta Vicnez.


"Hallo, Chris. Kamu ada di mana?" sahut Grace yang menjawab panggilan tersebut.


"Maaf, Grace! karena tidak bisa membalas panggilanmu. Di sini sangat sibuk. Korban semakin banyak dan mungkin aku tidak bisa pulang begitu cepat," ucap Chris yang di seberang sana.


"Apa kamu baik-baik saja?" tanya Grace


"Kami berharap kamu cepat pulang dan kita akan berkumpul bersama, Aku juga sudah bertemu dengan papaku," ujar Grace.


"Aku akan berusaha secepatnya, Aku merindukan kalian. dan selamat juga untuk kamu dan papamu yang sudah berkumpul kembali," ucap Chris.


"Papa Chris, cepat pulang! Vicnez sedang menunggumu!" teriak Vicnez.


"Grace, bantu aku rawat pahlawan kecilku, aku sangat merindukannya. Sampaikan ke dia aku akan segera pulang!" kata Chris.


"Akan kusampaikan, Kami menunggumu!" jawab Grace.


"Aku harus periksa pasien lagi, saat aku ada waktu aku akan menghubungi kalian. Aku merindukan putraku!"


"Vicnez juga merindukanmu, dia dari kemarin ingin bicara denganmu," jawab Grace.

__ADS_1


"Mama, Vicnez ingin bicara dengan papa Chris!" pintanya.


Grace memberikan handphone pada putranya itu.


"Hallo Papa, kapan papa pulang?" sapa Vicnez.


"Putraku, papa berusaha agar bisa cepat pulang dan berkumpul dengan kalian, Vicnez berjanji tidak akan melawan mama dan lindungi mama dengan baik!"


"Papa, mama baik-baik saja jangan khawatir! kami sudah berkumpul dengan papa dan kakek. sangat menyenangkan sekali. sayangnya papa Chris tidak berada di sini!" ujar Vicnez.


"Vicnez, papa berjanji akan segera pulang! dan kamu harus berjanji jangan nakal!"


"Tidak, Pa. Vicnez akan selalu patuh pada mama!" jawab Vicnez.


"Baiklah, sayang. Kalau begitu papa harus mengakhiri panggilan ini. karena ada pasien yang harus papa periksa," ucap Chris.


"Iya, Pa. sampai jumpa dan hati-hati. cepat pulang!" jawab Vicnez.


Tidak lama kemudian mereka memutuskan panggilannya.


"Kelihatannya orang yang bernama Chris ini sangat berjasa dan menyayangi Vicnez," ujar Harry.


"Pa, dia adalah seorang dokter yang hebat, dia juga yang telah menyelamatkan Grace di saat itu. serta menjadi ayah dari Vicnez selama ini. Tanpa dia mungkin aku tidak bisa lagi bertemu dengan Grace dan Vicnez," kata Vic.


"Baiklah, Papa juga ingin berterima kasih padanya, kita akan menunggunya pulang. setelah itu kita akan berkumpul dan makan bersamanya. Karena dia adalah penyelamat. Jadi, dia juga sudah menjadu bagian dari keluarga kita," ujar Harry.


"Pa, mari kita pulang sekarang!" aja Vic dengan senyum.


Tidak lama kemudian mereka meninggalkan mansion milik Harry. Di siang itu mereka sangat bahagia karena telah bersatu kembali setelah berpisah selama lima tahun.


Tamat.

__ADS_1


Terima kasih teman-teman. kisah Vic dan Grace sudah tamat karena sudah bahagia. selanjutnya Author ingin fokus pada karya on going lainnyaπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2