AMNESIA ( Jadilah Wanitaku Season 2 )

AMNESIA ( Jadilah Wanitaku Season 2 )
Berusaha Mengingat Masa Lalu


__ADS_3

Jims adalah dokter yang merawat Vic sedang melihat hasil laporan salah satu pasiennya.


"Rancy seorang gadis muda tapi begitu naas nasibnya, hampir saja meninggal karena luka di tubuhnya yang begitu parah," ucap dokter Jimz.


"Dokter Jimz," sapa seorang suster yang baru melangkah masuk ke ruangan Jimz.


"Ada apa, Suster Winz?"


"Ini adalah data pasien yang baru datang tadi," jawab suster itu yang meletakan laporan ke atas meja.


"Baik, terima kasih!" ucap Jimz.


"Apakah Dokter Jimz sedang membaca laporan pasien bernama Rancy?"


"Iya, dokter Caine keluar negeri dan dia memintaku untuk mengobati pasien ini kalau ada apa-apa!"


"Dia adalah istri dokter Chris," ujar Suster Winz.


"Iya, saya tahu mengenai hal ini, Dokter spesialis ahli bedah plastik yang terkenal sangat murah hati. pasien ini beruntung karena dokter itu menjadikan dia sebagai istri!"


"Tipe pria seperti Dokter Chris adalah idaman para wanita, kami sangat patah hati saat mendengar dia menikah. kami tidak menyangka Dokter Chris yang begitu tampan tapi bisa tertarik pada seorang wanita cacat yang di saat itu belum di operasi," ucap Suster Winz dengan senyum.


"Dokter muda pintar dalam segala hal, wanita cacat tidak membuatnya muak, lihatlah foto wanita ini cukup kasihan. tapi Dokter Chris mampu menyembuhkannya sehingga tidak memiliki kecacatan sedikit pun," kata Dokter Jimz.


"Walaupun begitu, sangat disayangkan wanita itu hilang ingatan. dokter Caine belum bisa membantunya untuk sembuh."


"Hilang ingatan harus bergantung pada diri sendiri, dia butuh keluarga yang membantunya untuk pulih. tanpa bantuan orang yang dia kenal akan kesulitan untuk mengingat masa lalu," jawab Dokter Jimz.


"Apakah kamu tidak tahu, apakah sebabnya dia mengalami insiden ini?" tanya Dokter Jimz.


"Dokter Chris menemukan wanita itu di tepi pantai, dia sudah hilang ingatan. oleh sebab itu tidak ada yang tahu apa yang telah terjadi," jawab Suster Winz.


"Yang satu akibat kehilangan, dan satu lagi tidak tahu sebabnya," gumam Dokter Jimz.


"Kasus seperti Vic Andrianez satu-satu caranya adalah dia harus menerima kenyataan kematian istrinya," batin Dokter Jimz.


Sementara Vic yang masih sedang mencari keberadaan istrinya ia mengutuskan anggotanya mencari ke seluruh pulau yang di seberang sana.


Siang itu Vic berdiri di tepi pantai sambil memandang ke arah seberang pulau yang terlihat sangat kecil dari posisi tempat dia berdiri. harapannya adalah bahwa bisa menemukan istrinya di salah satu pulau itu.


"Grace, aku berharap kamu masih hidup, dan aku bisa merasakannya bahwa kamu tidak meninggal," gumam Vic.


Los Angeles.


Vicnez di antar oleh Rancy ke sekolah anak-anak. walau usia Vicnez baru empat tahun akan tetapi ia telah di ajarkan membaca, mengambar, menyanyi dan bergaul dengan teman-teman lainnya. di saat dirinya sedang belajar Rancy bekerja sebagai karyawan di salah satu super market terbesar di kota itu sebagai sampingan.


"Rancy, hari ini kamu datang sendirian, mana suamimu?" tanya Rekan kerjanya.

__ADS_1


"Chris keluar negeri, karena ada urusan kerja!" jawab Rancy.


"Apakah dokter Chris di kirim ke Turki?"


"Iya, dia dan rekannya!"


"Di sana sangat bahaya, mudah-mudahan mereka selamat dan cepat pulang!"


"Aku berharap begitu juga,"kata Rancy.


"Siapa rekannya?"


"Dokter Caine!" jawab Rancy sambil menyusun barang.


"Dia adalah seorang wanita, kenapa pergi bersama suamimu?"


"Mereka sudah saling kenal dan berteman selama ini!"


"Seorang pria dan wanita pergi ke sana, apakah kamu tidak khawatir?"


"Kenapa harus khawatir? bukankah lebih baik kalau mereka pergi bersama. karena ada yang temankan," kata Rancy.


"Suamimu begitu tampan, bagaimana kalau dia goda oleh wanita itu?"


"Jangan bicara sembarangan! lanjutkan kerjamu!" ujar Rancy yang melanjutkan kerjanya.


"Rancy, bukannya aku mudah curiga ataupun membuatmu khawatir, walau teman tapi kalau sering bersama apapun bisa terjadi. apa lagi kalau seorang pria menjauh dari istrinya. hubungan teman biasa menjadi tidak biasa. aku sudah melihat banyak kejadian perselingkuhan dengan teman sendiri atau teman istrinya."


"Lanjutkan kerjamu! jangan bicara aneh-aneh!" kata Rancy yang berjalan ke arah lain karena tidak ingin mendengar ucapan rekannya itu.


Saat Rancy sedang mengerjakan tugasnya, tiba-tiba barang yang dia pegang terjatuh ke lantai. wanita itu mengjongkok dan memegang kepalanya karena kesakitan.


"Aargh...," rintihan Rancy yang menahan sakit di kepalanya.


"Sakit!" gumam Rancy.


Rancy yang mengalami kesakitan di kepalanya, lagi-lagi muncul suara pria yang di dalam kepalanya.


"Ini hadiah untukmu, uang bukan masalah. pernikahan ini adalah selamanya. aku ingin memberi kenangan terbaik untuk istri yang kucinta."


"Apakah kamu merasa bahagia?"


"Apakah dia adalah Vic? pernikahan ini adalah selamanya? apakah ini adalah ucapannya di hari pernikahan kami? apa yang terjadi pada kami sebenarnya? kenapa aku bisa terluka dan tidak sadar hingga terhanyut ke pulau," gumam Rancy.


Rancy yang tertekan ia langsung berlari menuju ke pintu utama dan meninggalkan tempat kerjanya. wanita itu langsung menahan taksi yang melewati tempat itu.


"Tolong mengantarku ke tepi pantai!"

__ADS_1


"Baik, Nona," jawab supir itu.


"Aku harus mencari ingatan ku yang hilang, siapa suamiku dan di mana dia, apakah dia masih hidup dan apa yang telah terjadi padaku," batin Rancy.


Setelah beberapa menit kemudian Rancy tiba di tepi pantai. wanita itu melihat laut dan juga terdapat beberapa kapal di tengah lautan itu.


"Pernikahan? apakah terjadi sebuah insiden di saat itu," gumam Rancy.


Wanita itu berusaha mengingat semula kejadian yang di alami oleh dirinya di saat itu. muncul bayangan ledakan dan api yang membara yang terjadi di sebuah kapal.


Suara keras dari ledakan itu membuat kepalanya semakin sakit dan menjerit.


"Aarggh...," jeritan Rancy yang sambil melihat kapal yang cukup jauh dari jaraknya. muncul bayangan sebuah kapal mewah yang terdapat ratusan orang yang tertawa dan saling bersulang. bayangan yang muncul adalah di hari pernikahannya yang dihadiri oleh ratusan orang.


"Aku menikah di hari itu, dan...siapa Vic? kenapa aku tidak bisa ingat dengan wajahnya?" gumam Rancy.


Tidak lama kemudian muncul sebuah bayangan dirinya yang sedang berciuman dengan suaminya itu. akan tetapi pria yang muncul dalam ingatannya hanya sekilas dan tidak jelas.


"Apa yang terjadi sebenarnya? bagaimana caranya agar ingatanku bisa pulih ? aku tidak ingin begini terus," ucap Rancy.


"Aarghh...," teriakan Rancy yang kesal karena masih gagal mengingat masa lalunya.


Rancy mengeluarkan kalung yang dia pakai, cincin pernikahan itu ia jadikan sebagai kalung dan dibawa ke mana-mana selama ini.


Setelah ia melihat nama itu, tangisannya pun pecah.


"Ledakan terjadi di kapal, apakah di saat kami menikah? dan bagaimana dengan kondisi Vic, kenapa aku tidak bisa ingat sama sekali siapa dia," batin Rancy.


"Vic, apakah kamu masih hidup? lima tahun sudah berlalu, aku melupakanmu begitu saja. bagaimana caranya aku mencari keberadaanmu. aku ingin menyelidiki kejadian ledakan kapal lima tahun yang lalu. tapi kejadian di mana dan di negara apa?"gumam Rancy.


Malam hari.


Rancy mencuci mukanya di wastafel yang terdapat cermin di sana. ia memandang dirinya melalui cermin itu dan terdiam sejenak.


Setelah beberapa menit kemudian Vicnez menuju ke kamar mandi. anak kecil itu kemudian menghentikan langkahnya dan melihat mamanya hanya diam menatap cermin.


"Apakah mama merindukan papa?wajah mama kelihatannya sedang sedih," gumam Vicnez.


"Aku harus menghubungi papa, agar mama bisa bicara dengannya, tapi...papa pasti sedang sibuk tidak baik menganggu papa di saat bekerja. bagaimana kalau aku yang menenangkan mama saja," gumam Vicnez.


"Mama! Mama!" panggil Vicnez yang menghampiri Rancy.


"Vicnez, ada apa?"


"Mama, Vicnez mau menonton kartun, apakah mama bisa menemani Vicnez?" tanyanya.


"Baiklah, Sayang!" jawab Vicnez.

__ADS_1


__ADS_2