AMNESIA ( Jadilah Wanitaku Season 2 )

AMNESIA ( Jadilah Wanitaku Season 2 )
Vicnez Kecewa


__ADS_3

"Sayang, tapi kamu harus ingat satu hal! paman bukan papamu, sayang. dia adalah orang luar dan kita juga tidak mengenalnya dengan baik. walau paman itu adalah orang baik. tapi, dia tetap bukan papa kandungmu dan kita jangan terlalu dekat dengannya!"


"Mama, kapan Vicnez bisa bertemu dengan papa kandung?"


"Maafkan mama karena tidak bisa mengingatnya, semua ini salah mama," ucap Rancy dengan sedih dan memeluk putranya.


"Vicnez hanya ingin papa, dari dulu Vicnez belum pernah bertemu dengan papa," kata Vicnez yang hampir menangis.


"Bagaimana kalau kita coba menghubungi papa Chris?" tanya Rancy.


"Apakah papa Chris ada waktu bicara dengan Vicnez?"


"Kita bisa mencobanya," jawab Rancy.


Rancy mengeluarkan handphonenya dan menekan nomor tujuan.


Setelah beberapa saat kemudian suara seorang wanita yang menjawab panggilan tersebut.


"Hallo, Rancy. Chris sedang sibuk mengobati pasiennya," ucap wanita itu yang tidak lain adalah dokter Caine.

__ADS_1


"Dokter Caine, maaf menganggu!" ucap Rancy.


"Tidak apa-apa, apakah terjadi sesuatu?" tanya dokter Caine yang di seberang sana.


"Tidak ada! hanya Vicnez yang merindukan papanya," jawab Rancy.


"Tapi sekarang Chris sedang sibuk, sejak datang ke sini dia masih belum ada waktu untuk istirahat. di sini terlalu banyak korban gempa. setelah dia memiliki waktu luang aku akan menyuruhnya menghubungimu," ujar dokter Caine.


"Baiklah, terima kasih!" ucap Rancy yang tidak lama kemudian memutuskan panggilannya.


"Mama, apakah papa sedang sibuk?" tanya Vicnez.


"Iya, Sayang. papa sedang membantu para korban yang terluka. kata dokter Caine setelah papa ada waktu luang dia akan menghubungi kita," jawab Rancy.


"Vicnez, jangan sedih! papa pasti akan menghubungi kita dalam waktu dekat!" kata Rancy yang berusaha membujuk putranya itu.


"Mama, Vicnez akan menunggu panggilan papa Chris," ujarnya.


"Baiklah, kita sama-sama menunggu panggilan papa!" ucap Rancy yang mencium pipi putranya.

__ADS_1


"Putraku yang kasihan, hingga saat ini dia selalu merindukan papanya, di mana Vic berada? harus dengan cara apa aku bisa mengingat semua masa lalu. selain bagian punggungnya aku tidak ada bayangan dia sama sekali. bagaimana bisa mengetahui di mana Vic berada. apakah aku memiliki keluarga atau tidak," batin Rancy.


Malam itu setelah Vicnez ketiduran, Rancy masih sedang mengetik komputernya. ia mencari kejadian ledakan yang terjadi pada kapal lima tahun silam.


"Kalau saja salah satu kapal itu yang ada hubungan denganku, aku pasti bisa ingat semula kejadiannya," gumam Rancy.


Rancy mengutak-atik tombol keybord dan kemudian jarinya berhenti mengetik.


Gadis itu memaksakan diri untuk berpikir sehingga ia merasa derita sakit kepala.


"Aarrgh... "


"Kenapa masih gagal? lima tahun...sudah lima tahun lamanya. apakah masih tidak cukup lama aku melupakan semua itu. bagaimana dengan Vicnez kalau aku masih saja gagal. anak ini selalu merindukan papanya," ucap Rancy yang sambil menahan sakit.


"Mungkin satu-satu caranya adalah kembali ke negara itu, Chris mengatakan pulau itu di seberang kota paris. dan aku yakin aku berasal dari sana. iya...ini satu-satu caranya untuk mengingat masa lalu," gumam Rancy.


Di sisi lain Vic yang sedang tidur tiba-tiba saja berteriak," Grace...."


Pria itu langsung terbangun dan berkeringat yang membasahi wajah hingga seluruh tubuhnya.

__ADS_1


Ia mengusap wajahnya dan menarik nafas panjang. Kecewa yang dia rasakan akibat masih gagal menemukan istrinya.


"Grace, aku memiliki banyak anggota, tapi tidak ada yang bisa menemukanmu," gumam Vic.


__ADS_2