![ANTOLOGI CERPEN [HORROR] !](https://asset.asean.biz.id/antologi-cerpen--horror---.webp)
Hai namaku saaih, aku punya indra ke enam yaitu bisa melihat apa yang tidak bisa kalian lihat, di sekitarku banyak sekali yang mendatangiku, mulai dari yang sekedar berkenalan sampai ada yang mengganggu.
Aku biasa saja dengan semua itu, tapi ada satu makhluk yang membuatku tersenyum sendiri melihatnya, yaitu perempuan cantik yang selalu mengikuti abangku, yaitu bang thoriq.
Perempuan itu sepertinya seumuran denganku, setiap aku melihatnya dia seperti menyuruhku diam, dan aku punya firasat buruk tentangnya. Aku takut akan terjadi apa apa.
Suatu hari aku ingin mengatakan semuanya kepada bang thor, semuanya bermula ketika keluarga kami (13 orang) sedang makan siang di rumah, aku pun menceritakannya, aku tau dia ada di dekat sini, tapi setidaknya jika terjadi apa apa semuanya bisa membantu.
Aku pun mulai bercerita “Bang thor sepertinya ada perempuan yang mengikutimu, dia terlihat seperti hantu yang jahat…” ketika aku lagi bercerita tiba tiba bang thor berteriak.
“Cukup saaih yang kau ceritakan itu bohong semua itu kebohongan!!!” dengan nada tinggi.
Aku menjawab “Tidak bang aku tidak bohong, aku melihatnya sendiri!!.” seketika seluruh anggota keluargaku seperti tertidur tiba-tiba, tapi tidak itu bukan tidur… Pingsan?. Sepertinya juga bukan, hanya aku dan bang thoriq yang sadarkan diri, kita duduk berhadapan.
Ketika aku melihat sekeliling… Tapi aku tidak menemukan perempuan itu..
Tanpa kusadari tiba-tiba bang thoriq sudah duduk di sebelahku, aku terkejut sampai hampir terjatuh dari kursiku, tetapi seperti ada yang menahan kursiku agar tidak terjatuh, ketika kulihat ternyata itu perempuan tadi… Aku hanya bisa melamun melihatnya dari dekat, dia tampak cantik sekali, tiba tiba bang thoriq menatap mataku dan berkata “Sudah tau kan sekarang dia bukan makhluk yang jahat, kau bisa mulai menyapanya.”
__ADS_1
Aku pun memberanikan diri untuk menyapanya .
“Ehm… Hai boleh kita kenalan” sambil memberanikan diri untuk bersalaman. Dia menjawab .
“Ehm… Boleh namaku zahra…” dia tersenyum tersipu malu kemudian tiba-tiba dia menghilang… Aku terus membayangkan perempuan itu…
Tiba tiba bang thoriq menepuk pundakku dan berkata “Dia suka kamu…” seketika pipiku memerah..
Aku pun berusaha memangilnya… Dia pun keluar dengan wajah tersipu malu, sekarang dia tepat di sebelahku…
Aku pun berusaha memegang tangannya… Dan aku memberanikan diri untuk memegang tangannya… Tangannya halus dan lembut sekali… Tapi tangannya terasa dingin…
Aku berusaha mencari perempuan itu tapi dia tak terlihat… Ternyata perempuan tadi memasuki tubuh manusia untuk bisa disentuh dan itu badan bang thoriq….
Tapi saat seluruh keluargaku membuka mata yang mereka lihat adalah, aku dan bang thoriq sedang pegangan tangan dan dengan pipiku yang memerah..
Keluarga ku bingung melihat apa yang kami lakukan.
__ADS_1
"Ma, Pa, Dia Zahra," ucapku mengenalkan nya kepada orang tua ku.
"Siapa?" tanya mama bingung.
"Ini Zahra, dia sedang memasuki tubuh Abang untuk berkomunikasi dengan kita," ucap ku menatap Zahra.
Zahra tersipu di dalam tubuh abang ku.
" Kami bisa mengenal lebih jauh ma?" tanya ku kepada Mama.
Mama tersentak kaget,dia menatap ku tida percaya.
"Kalian tidak bisa bersama, kalian berbeda. Cukup berteman saja," ucap Mama melarang.
Zahra tertunduk sedih, dan Tanpa aba-aba dia keluar dari tubuh Abang ku dan pergi.
Mulai saat itu aku tak pernah lagi bertemu dengan Zahra, si hantu cantik cinta pertama ku.
__ADS_1
****
END