Assalamualaikum Ya Fatimah

Assalamualaikum Ya Fatimah
Pesan orang tua


__ADS_3

ketika Hasan melihat sang Putri terlihat tersipu malu membuat Hasan seperti ingin menelisik sesuatu dari wajah sang putri karena ketika dirinya membahas masalah pernikahan wajib Fatimah nampak semua merah bersemu merah Hal itu membuat Hasan sedikit memperhatikan perubahan wajah sang putri.


Fatimah boleh Ayah menanyakan sesuatu sama kamu tanya Hasan saat itu.


ketika Hasan bertanya seperti itu Fatimah pun langsung mengadakan wajah untuk menatap sang ayah.


Ada apa Ayah katakan Saja


ini hanya feeling ayah dan ayahnya bertanya daripada Ayah nanti salah sangka Ayah hanya ingin bertanya belakangan ini ayah perhatikan kamu selalu tersenyum Apa itu tandanya kamu sudah mulai ada rasa tertarik dengan lawan jenis


saja pertanyaan hasad pun langsung membuat Fatimah terkesiap. karena Fatimah merasa kaget jika ayahnya tahu tentang apa yang ada di dalam hatinya muslim saat itu Fatimah kurang yakin dengan perasaan yang terjadi pada dirinya.

__ADS_1


ayah apaan sih kok petanya seperti itu Fatimah baru 20 tahun Ayah masih sangat muda untuk membicarakan itu ujar Fatimah mau coba menyangkal.


mendengar itu Zaenab yang duduk di sebelah asap pun kemudian tersenyum.


tidak apa-apa sayang kita kan keluarga Ayah sama bunda ini adalah orang tuamu kami hanya memiliki anak satu yaitu kamu Kamu tahu kan kami sangat menyayangimu ini adalah pembicaraan yang sangat penting bagi kami ingat ya fatimahku suatu saat Bunda ingin jika kamu menikah kamu benar-benar dinikahi oleh orang yang tepat tidak perlu dari orang yang seperti apa yang penting bagi kami adalah pria itu bisa memperlakukanmu dengan baik membimbingmu dengan baik dan menjijikan kamu seorang wanita yang solehah sebagai istri.


tapi kan Bunda Fatimah tidak ada seseorang yang Bunda yang Fatimah inginkan.


soal itu jangan tanyakan kepada Fatimah Ayah Bunda karena jika ada seseorang mungkin kelak yang akan melamar Fatimah Fatimah justru akan menanyakan itu kepada kalian karena Fatimah percaya penilaian kalian adalah yang terbaik bagi Fatimah.


mana bisa begitu emang kamu tidak mau memilih jika misal kami menyukai sikap seseorang perilaku seseorang tapi orang itu jelek bagaimana kelakar Hasan kepada sang putri..

__ADS_1


laki-laki candaan kedua orang tuanya pun hanya membuat Fatimah malu dan mendudukkan wajahnya


intinya jika ada seseorang yang melamar Fatimah Fatimah pasti akan meminta bantuan sama ayah dan juga bunda untuk membantu Fatimah untuk menilai Apakah pria itu baik atau tidak untuk Fatimah jadi Fatimah tidak mau egois dalam menentukan calon suami untuk Fatimah nanti karena Fatimah percaya jika penilaian Ayah sama bunda pasti juga baik dan tidak akan pernah meleset.


sudahlah Ayah Bunda jangan membicarakan masalah ini terus aku sudah malam aku belum salat isya aku aku permisi dulu ya Bunda Ayah Fatimah yang kemudian ia segera berdiri dari meja makan dan terlalu ke kamarnya.


saat putrinya berlalu Hasan dan zaina pun hanya bisa saling tersenyum karena melihat putrinya kini sudah beranjak dewasa tapi putrinya itu memiliki sifat yang sangat pemalu sehingga membuat Fatimah memang menjadi seorang wanita yang sangat tertutup dan bahkan saking tertutupnya Fatimah tidak pernah memiliki teman seorang lelaki manapun.


Ayah ini membuat anak kita malu saja


tapi pembicaraan sepertinya juga penting Bunda agar Fatimah tahu kriteria seperti apa yang kita inginkan dan cara menikah seperti apa yang kita izinkan kepada dia.

__ADS_1


__ADS_2