
Berita kehamilan Fatimah kini sudah diketahui keluarga besar dari Ali dan juga Fatimah. Dan kabar itu pun menjadi kabar yang begitu membahagiakan bagi kedua belah pihak keluarga.
Dan disaat Fatimah kini tengah mengandung. Fatimah kini menjadi rebutan bagi Zaenab ibu kandung Fatimah dan juga Hanin sang mertua.
Mereka sama sama ingin mendampingi Fatimah selama Fatimah mengandung.
Hanin menginginkan Fatimah untuk tinggal di rumahnya. Agar dia bisa memperhatikan Fatimah dan menjaganya. Sedangkan Zaenab pun sama. Dia juga ingin mendampingi sang Putri menjalani masa masa kehamilan.
Dan hal itu pun sempat menjadi perdebatan yang cukup membahagiakan bagi Ali dan juga Fatimah. Karena kedua orang tuanya benar-benar sangat antusias dan bahagia dengan calon penerus keluarga.
Agar tidak terjadi kecemburuan antara sang Ibu dan juga mertua. Akhirnya Fatimah memutuskan untuk tetap berada di rumahnya sendiri bersama Ali.
Ali kini menjadi sangat protektif terhadap Fatimah. Fatimah tidak dibiarkan berada sendirian. Ali kini memperkerjakan dua asisten rumah tangga di rumahnya.
Ali juga mengurangi berlama-lama berada di kantor. Secepat mungkin ia mengusahakan menyelesaikan pekerjaannya dan bisa pulang tepat waktu. Dan jika memungkinkan terkadang ahli bahkan tidak pergi ke kantor. Dan menemani Fatimah dalam masa-masa di kehamilan pertamanya. Yang sepertinya cukup membuat Fatimah kewalahan menghadap muntah muntah dan mual di fase-fase pertama kehamilan mudanya.
__ADS_1
Tidak hanya Ali yang memberikan perhatian lebih. Tetapi orang tua Fatimah dan juga sang mertua juga memberikan perhatian secara bergilir.
Hanin dan juga Zaenab menyambangi rumah Fatimah dan mereka benar-benar sangat protektif terhadap kehamilan Fatimah. Karena bagi Zainab juga Hanin, bayi yang ada di kandungan Fatimah adalah cucu pertama mereka.
Dan sore itu, setelah 3 bulan lamanya Fatimah mengandung. Ali mengantarkan Fatimah untuk memeriksakan kandungannya ke dokter kandungan.
Dengan begitu penuh perhatian dan sayang. Ali selalu berada di sisi Fatimah. Dan selalu mendengarkan apapun yang disampaikan oleh sang dokter kepada Fatimah. Jika ada beberapa hal yang sang dokter sampaikan kepada Fatimah sebagai masukan dan saran.
"Kondisi Ibu dan bayinya semuanya sehat, semuanya baik. Tetap di jaga ya Bu Fatimah untuk makan teratur dan perbanyak makan buah. Karena itu bagus untuk kesehatan janin dan juga badan Ibu Fatimah sendiri ucap dokter memberikan pesannya.
"Insya Allah saya akan selalu amanah dengan anak yang masih ada di kandungan saya dokter." Dan jawaban Fatimah pun begitu sangat meneduhkan.
Setelah selesai memeriksakan kandungannya. pasangan yang sedang berbahagia itu kemudian keluar dari ruangan sang dokter untuk kembali ke rumah.
Sejak Fatimah mengandung, kini Ali mengendarai mobilnya dengan begitu hati-hati. Bahkan ia tidak ingin ada guncangan yang ia tabrak begitu saja di jalan.
__ADS_1
Perusahaan yang didirikan Ali bener-bener berkembang sangat pesat. Setelah bisa membeli rumah dengan uangnya sendiri. Kini Ali juga sudah mampu untuk membeli sebuah kendaraan.
Banyak perubahan yang dialami oleh Ali semenjak Ia menikah dengan Fatimah.
Sejak ia menikah. Ali merasa menikah mendatangkan banyak rezeki untuknya. Tidak hanya secara finansial tetapi juga rezeki dalam hal keturunan.
Kala itu, Ali juga khawatir karena Fatimah saat itu tidak kunjung hamil. Kini kekhawatiran itu sudah dipatahkan saat sang istri tengah mengandung anaknya.
Semuanya sungguh membuat Ali begitu bersyukur atas kehidupan yang ia jalani.
Lulus kuliah, menikah muda, membangun perusahaan dan kini sang istri tengah hamil muda.
Sungguh kehidupan sempurna dan luar biasa yang ahli rasakan.
Tamat
__ADS_1