
📨Assalamualaikum, Fatimah, tulis Ali pada pesan singkat pertama yang ia kirimkan pada Fatimah.
📨Waalaikumsalam, siapa Fatimah singkat.
Ketika chatnya tidak perlu waktu yang lama dibalas oleh Fatimah. Ali pun merasa senang.
Ali kemudian sedikit berpikir. Dan kemudian ia melanjutkan untuk menuliskan chat yang akan ia kirimkan kepada Fatimah.
📨 Pertama-tama aku ingin mengucapkan terima kasih. Karena kamu sudah menerima lamaranku. Padahal kita tidaklah saling mengenal satu sama lain sebelumnya. Tulis Ali dalam chattingannya.
📨Mungkin apa yang kita sedang rasakan saat ini adalah sudah menjadi takdir dari Allah. Dan memang aku bukan orang yang suka menjalani pacaran atau pendekatan dengan pria. Jika aku akan menikah kelak. Aku bercita-cita ingin melakukan taaruf. Dan aku tidak menyangka. Jika ternyata kamu yang melakukan itu kepadaku. Balas Fatimah.
📨Jika boleh aku tahu, kenapa kamu begitu yakinnya kepadaku. Dan kamu langsung berkeinginan untuk menikah ku. Padahal kamu kan juga belum mengenal aku. Tulis Fatimah lagi.
__ADS_1
📨Aku hanya mengikuti kata hatiku Fatimah. Di saat aku berdoa di sepanjang malam, yang aku dapatkan jawabannya hanyalah kamu. Dan sejak saat itu aku yakin. Aku memberanikan diri untuk mengutarakan apa yang ingin aku ikat antara diriku dan dirimu. Kepada kedua orang tuamu aku minta izin. Dan alhamdulillah, ternyata semuanya disambut dengan sangat baik. Bahkan dirimu pun juga menerima aku kan.
📨Aku ingin kita sama-sama belajar Ali. Sama-sama belajar untuk saling mengenal satu sama lain. Dan hari pernikahan kita pun sudah ditentukan. Kita saat ini memang belum mendalami sifat perilaku dan segala macam kepribadian kita masing-masing. Tapi dengan berjalannya waktu. Di saat kita sudah menjadi pasangan yang sudah halal. Aku ingin kita pelajari di sana untuk bisa saling mencintai pada akhirnya.
📨Seperti itulah yang aku inginkan Fatimah. Di dalam keluargaku, ayah dan bundaku juga melarangku untuk menjalani hubungan dengan seseorang. Dulu ayah dan bunda juga melakukan taaruf. Jadi sudah menjadi tradisi di keluargaku dan semoga apa yang kita niatkan ini adalah baik untuk kita.
📨Aamin, semoga.
📨Sudah malam, beristirahatlah. Terima kasih sudah membalas chatku. Aku akan menyimpan nomor ponsel mu. Balas Ali.
📨Waalaikumsalam, balas Ali.
Kemudian mereka pun mengakhiri saling balas-balas chat pada malam itu.
__ADS_1
Kini Ali sedang giat-giatnya bekerja di perusahaan Prasetya ayahnya.
Selain bekerja di perusahaan sang ayah. Secara diam-diam Ali ternyata sudah memerintis sebuah perusahaan yang akan di dirikan olehnya secara pribadi.
Ali yang saat itu mengambil jurusan arsitek. Dengan skill yang sudah kuasai. Ali ingin mengembangkan pengalamannya. Dan belajar lebih dalam lagi tentang apa yang suka ia kerjakan.
Ali kini mendesain sebuah project gedung yang nantinya akan ia presentasikan pada beberapa perusahaan konstruksi yang yang akan melelang sebuah tender pembangunan proyek.
Ali mencoba keberuntungannya untuk mengikuti lelang desain bangunan tersebut.
Jika ia mendapatkan Jika ia memenangkan lelang tersebut maka Ali pun akan menjadi arsitek di pembangunan itu tidak hanya memboleh karir dalam bidang arsitektur tetapi Ali juga berniat untuk membangun sendiri perusahaannya yang dalam bidang penyedia jasa kontraktor.
Makin hari gini Ali makin mengasah dirinya untuk menjadi seseorang yang memiliki pemikiran yang dewasa.
__ADS_1
Seseorang yang akan menjadi tanggung jawabnya ini adalah seseorang yang sangat spesial bagi Ali meskipun Dirinya belum mengenal secara dalam kepribadian dari Fatimah.
Tapi Ali memiliki keyakinan jika Ali jika Fatimah adalah seorang perempuan yang sangat baik yang memang seorang wanita yang sudah lama ia idam-idamkan jika kelak Ia memiliki seorang istri.