
Sebulan setelah kedatangan Ali bertamu ke rumah Fatimah dan ia tidak mendapati seseorang yang ingin Ia temui kala itu ada di hadapannya kini Ali berniat untuk memberanikan diri ingin mengenal Fatimah secara dekat.
Karena sebelumnya, Ali sudah berpikir jika iya ingin melakukan ta'aruf pada Fatimah.
keinginan itu semakin kuat ingin Ia jalani saat beberapa bulan terakhir ini ia melakukan berbagai macam doa dan juga berpikir dengan begitu matang.
dan laki-laki keinginan untuk melakukan taaruf itu semakin kuat Ali rasakan.
saat ini Ali sudah lulus dari kuliahnya dan tengah manggang di perusahaan sang ayah.
karena ia berniatan untuk menikah maka Ali pun malam itu memberhentikan diri untuk mengutarakan keinginannya kepada Hanin dan juga Prasetya.
__ADS_1
Ali pun kemudian mengajak Hani dan Prasetya ke ruang tengah karena dipikir pembicaraan itu sangat serius.
dengan sedikit gugup Ali pun Kemudian menceritakan keinginannya dan juga mengutarakan apa yang ingin ia lakukan.
"Apa kamu yakin dengan keputusanmu.
Ali yakin ayah mereka adalah dari keluarga yang taat agama maka mereka pun tidak akan menghendaki Putri mereka untuk pacaran. lagi pulang dalam tradisi keluarga kita pun juga pasti menerapkan hal yang sama kan karena selama ini Ayah dan Bunda juga tidak memperbolehkan Ali untuk pacaran. oleh karena itu karena adik sudah memiliki seseorang yang ingin ahli jadikan pendamping hidup maka aku ingin Ayah sama Bunda mendukung Ali untuk meminang seseorang itu.
dia adalah seseorang yang pada beberapa bulan lalu Ali hampir tabrak dan membuat ahli terjatuh dari motor. dia adalah Putri satu-satunya Paman Hasan yang waktu itu mengantarkan alih ke rumah.
berarti kamu sudah mengenal Paman Hasan tanpa kami tanpa sepengetahuan kami.
__ADS_1
ya Ali memang beberapa kali menjalin komunikasi dengan paman Hasan tetapi keinginan kalian untuk serius dengan putrinya Paman Hasan belum mengetahui itu.
makanya Ali ingin mengajak Ayah untuk pergi ke rumah paman Hasan untuk membicarakan hal ini.
Prasetya dan hari ini kemudian saling bertatap muka. Karena itu adalah keputusan yang tidak boleh dilakukan dengan pemikiran biasa maka Prasetya berpikir untuk membicarakan hal itu terlebih dahulu dengan sang istri.
Ayah perlu bicara dulu dengan Bunda ini tentang urusan orang tua nanti jika ayah dan bunda sudah mendapatkan kesimpulannya saya akan memberitahumu. karena sebagai orang tua itu juga merupakan tanggung jawab kami untuk menikahkan kamu. tapi hak pernikahan bukanlah hal yang sederhana karena pernikahan itu menyatukan dua keluarga. tali sepatu Ayah minta kamu sedikit bersabar Bunda sama Ayah mau diskusi dulu baru nanti kita bicarakan lagi tentang niatan kita untuk pergi ke rumah seseorang yang ingin kamu jadikan ya pendamping hidup itu.
ya ya Ali paham Ali akan memberikan kesempatan kepada ayah dan bunda untuk berdiskusi karena itu juga penting bagi kalian untuk memahami situasi yang saat ini Ali sedang ingin jalani.
setelah mengutarakan isi hatinya kepada kedua orang tuanya Ali pun kemudian kembali ke kamar.
__ADS_1
muda-mudahan saja apa yang ingin aku ingin rencanakan ini semua berjalan lancar dan berhenti saja dia juga tidak menolak pindanganku karena aku sangat yakin jika niat tanpa ego ini akan membawa kebaikan sehingga bagi dirinya. Terlebih aku sangat tahu bagaimana sikap keluarga besar Fatimah.