Balasan Untuk Orang Ketiga

Balasan Untuk Orang Ketiga
Kembali Beraktivitas


__ADS_3

Celine dan Reyhan sudah sampai di Jakarta kemacetan membuat mereka lama di perjalanan, sehingga mereka sampai di rumah larut malam. Waktu sudah menunjukkan pukul 22.13 dan mereka baru sampai di rumah.


“Tuan non mau saya masakan makanan ?” Tanya bi Mei pembantu mereka


“Boleh bi kami juga kelaparan gara-gara di perjalanan macet” jawab Celine


“Kalau begitu tunggu sebentar ya non”


“Iya saya juga mau naik dulu bi bersihin badan”


“Baik non”


Celine dan Reyhan naik ke kamar. Mereka segera mandi dan turun untuk makan.


“bibi sudah makan ? Ayok makan bareng bi”


“nggak usah non saya sudah makan tadi bareng anak-anak”


“yasudah bibi istirahat saja nanti ini biar saya yang beresin”


“Jangan non biar bibi saja”


Bibi tidak meninggalkan mereka, bibi memang sangat bertanggung jawab dengan pekerjaannya. Celine dan Reyhan naik ke kamar, sesampainya di kamar


"yank nonton yuk" ajak Celine


"mau nonton apa yank"


"horor aja deh"


"oke"


Reyhan menuruti keinginan Celine.


"sayang aku pengen ngemil" Celine merengek kepada Reyhan


"waduh tadi aku buka kulkas stok Snack kita kosong yank"


"ih nggak mau tau harus ada pokoknya"

__ADS_1


"yaudah Bentar aku suruh Tono aja yang beliin"


Reyhan segera menelpon Tono


"halo tuan, ada apa"


"di pos ada siapa aja Ton ?"


"berdua pak sama Didi"


"oh kalau gitu kamu tolong saya, kemini market sebentar ya tolong beliin snack"


"siap tuan"


Tono segera melaksanakan perintah Reyhan. Seling beberapa saat, Tono pun datang membawa kantongan besar berisi macam-macam Snack


tok..tok..tok..


Reyhan membuka pintu kamarnya.


"makasih ya Tono"


"iya tuan kalau begitu saya kembali ke pos tuan"


"oke"


"nah tuan putri"


"hehe makasih suamiku"


Celine mencium pipi Reyhan, kemudian mereka kembali melanjutkan film mereka yang sempat tertunda.


Belum beberapa lama menonton Celine terlelap lebih dulu.


"dasar dia memperingatkan ku agar tidak tidur tapi malah dia yang tidur senyenyak ini" gumam reyhan


***


Celine bangun dari tidurnya, saat membuka mata dia terpesona melihat ketampanan Reyhan. Tanpa sadar tangannya meraba wajah Reyhan dan kemudian dia mencium bibir Reyhan. Reyhan terbangun dari tidurnya

__ADS_1


“Apa tidur mu nyenyak setelah meninggalkan aku menyelesaikan film sendiri ”ucap Reyhan sambil tersenyum


“hehe maafkan istri mu ini sayang, mandi bareng yuk”


“cium dulu”


Celine mengecup kening Reyhan kemudian menuju ke kamar mandi dan langkahnya diikuti oleh Reyhan. Celine selesai lebih dulu, dia pun duduk di depan meja riasnya dia memakai riasan setipis mungkin. Setelah dia selesai, dia pun memasangkan dasi di leher Reyhan.


Mereka turun kebawah untuk sarapan.


“selamat pagi bi”


“selamat pagi juga non dan tuan, silahkan sarapan non, tuan”


“Bibi sudah sarapan”


“sudah tuan”


“Bi hari ini saya ada jadwal mengajar, nanti bisa tolong salah satu pelayan membereskan koper saya dan tolong bibi ikut pantau mereka ya”


“Baik non”


“sayang mau berangkat bareng ?” tanya Reyhan


“Nggak usah yank, nanti kamu keburu kena macet kalau nganterin aku dulu”


“Yasudah kamu berangkat bareng sopir aja yah, hari ini kamu ngajarin berapa orang”


“Cuma 3 orang yank, kan kamu yang batasin jadwal aku”


“Itu supaya kamu nggak kecapean malah maunya aku, kalau perlu kamu nggak usah ngajar lagi. Kan ada aku juga yang kerja”


“sayang bagiku itu bukan pekerjaan tapi itu hobby”


“baiklah berarti kamu pulangnya sore kan”


“Iya yank”


“nanti kabarin aja kalau kita pulangnya barengan, nanti biar aku jemput”

__ADS_1


“Oke hati-hati di jalan yank” Celine mencium pipi Reyhan


Mereka pun berangkat untuk bekerja.


__ADS_2