
Rosa membawa Jenny ke rumahnya, sesampainya di rumah Rosa menyuruh pembantunya untuk menyiapkan kamar Jenny. Rosa memanggil Cici kepala pelayan di rumahnya.
“Ci... Cici...”
“Iya miss”
“Ci kenalkan ini Jenny, mulai hari ini dia adalah adik angkat ku. Dan mulai malam ini dia akan tinggal disini”
“halo non perkenalkan saya Cici kepala pelayan di rumah ini”
“Untuk malam ini kamu tidur di kamar tamu dulu ya, karena kamar mu baru dibersihkan dan akan kakak renovasi sedikit. Ci tolong antarkan Jenny ya”
“Siap Miss”
Jenny mengikuti Cici menuju sebuah kamar, sementara Rosa naik ke kamarnya mengambil pakaian untuk Jenny.
“Jenny, malam ini pakai piyama kakak dulu ya, ini juga ada dalam yang belum pernah kakak pake. Kamu mandi dulu abis itu keluar kita makan malam”
“Iya kakak”
Rosa memang seorang waria, namun jika di lihat dari luar Rosa Sangat cantik bahkan lekuk tubuh dan wajahnya mampu menyaingi wanita sungguhan. Dia bahkan melakukan operasi transgender agar dirinya benar-benar menjadi wanita seutuhnya meski itu hanya baginya sendiri.
__ADS_1
***
Rosa menunggu Jenny di ruang keluarga sambil menonton TV, tidak lama kemudian Jenny keluar dari kamarnya dan menghampiri Rosa.
“kak Jenny sudah selesai”
“yaudah yuk makan dulu”
Mereka makan malam bersama setelah itu mereka nonton bersama di ruang keluarga.
“jenny kamu masih sekolah nggak sih ?”
“Nggak kak, seharusnya Jenny sudah kelas 11 tapi Jenny berhenti karena ayah tiri Jenny gak mau biayain Jenny”
“mau kak, mau banget Jenny janji akan melakukan yang terbaik biar kakak bangga”
Baru pertama kalinya Rosa melihat Jenny tersenyum begitu riang, diapun berjanji akan menyekolahkan Jenny kembali. Malam sudah sangat larut Rosa pun menyuruh Jenny masuk untuk tidur
“Jenny sudah larut malam kamu istirahat lah dulu, besok kakak akan bawa kamu belanja. Sekalian daftar sekolah”
Saat menuju kamarnya, Jenny berbalik dan mengejar Rosa.
__ADS_1
“ada apa Jen ?”
“bolehkah Jenny tidur dengan kakak malam ini saja”
Jenny menunduk, Rosa yang melihat tingkah Jenny pun tersenyum lalu mengiyakan keinginannya. Jenny mengikuti Rosa ke kamarnya, dia berbaring di ranjang yang sama begitu empuk dengan selimut tebal yang memberikan kehangatan. Jenny memandang Rosa yang masih membaca majalah, lalu dia memberanikan diri
“Kak boleh kah Jenny memeluk kakak ?”
“Boleh sayang sini”
Rosa memeluk Jenny, pelukan Rosa membuat Jenny merasakan kembali kehadiran seorang ibu yang sudah lama dia rindukan. Meski dia tau jika Rosa adalah seorang waria, namun saat ini Rosa mampu mengobati rasa rindunya di pelukan ibu.
Jenny tertidur pulas di pelukan Rosa, dan Rosa pun akhirnya menurunkan kepala Jenny ke bantal lalu ikut tidur bersamanya.
***
Keesokan paginya Rosa membawa Jenny untuk mendaftar di sekolah baru yang merupakan salah satu sekolah elit di Jakarta. Setelah mendaftarkan Jenny, Rosa lalu membawanya berbelanja baju, skincare harian, hingga perabot untuk kamarnya.
“Oke semuanya sudah beres, tinggal nanti kamu kreasikan sendiri dekorasi kamarmu or”
“kak boleh aku merubah warna kamarnya menjadi kuning”
__ADS_1
“sayang lihatlah.. hampir semua pernak pernik yang kamu beli itu berwarna kuning, apa secinta itu kamu dengan kuning”
Jenny mengangguk dengan raut wajah senang. Sudah lama dia mendambakan kamar pribadinya yang serba kuning, dan hari ini Rosa mewujudkan impiannya. Hingga toilet kamarnya pun semuanya berwarna kuning.