Balasan Untuk Orang Ketiga

Balasan Untuk Orang Ketiga
AWAL KESALAHAN (2)


__ADS_3

Jenny akhirnya membawa Reyhan ke apartemen miliknya.


Dia tidak tega jika harus membiarkan Reyhan sendiri di diskotik, dan dia juga akan merasa tidak enak jika harus mengantarnya ke rumah Celine.


Setelah membaringkan Reyhan ke atas ranjang. Jenny pun segera keluar dia berniat untuk tidur di ruang tamu. Namun, Reyhan menarik tangannya dia ******* bibir Jenny. Jenny mendorong tubuh Reyhan


"sayang kenapa kau begini, kau tidak pernah berani menolak ku saat aku menginginkannya"


"aku bukan Celine, kak"


Reyhan masih tidak sadar, dia berdiri dari kasur dan kembali menarik Jenny, Jenny bahkan berusaha melepaskan cengkraman tangan Reyhan namun tenaganya tetap saja tidak cukup.


"apa kau sengaja memberontak agar aku bermain kasar"Reyhan tersenyum sinis


"kak sadarlah aku bukan Celine" Jenny masih berusaha untuk melepaskan dirinya


"baiklah sayang aku akan membuatmu tersiksa malam ini, bersiaplah untuk menerima hukuman mu karena telah berusaha menolak ku"


Reyhan merobek baju Jenny dan mengikatkannya ke tangan jenny, dia lalu melepaskan semua pakaian Jenny


"kau akan merasakan kenikmatan yang agak sakit malam ini sayang ku"


"kak sadar atau aku akan membuatmu menyesali perbuatan mu ini"


"kau milikku malam ini Celine"


Reyhan bahkan menyebut nama Celine yang ternyata adalah Jenny, dan dia tetap tidak peduli dia malah mengikatkan kain kemulut Jenny, sehingga jenny tidak bisa bersuara lagi, dan akhirnya terjadilah kesalahan yang seharusnya tidak terjadi.


***


Pagi hari Reyhan bangun, kepalanya terasa begitu berat. Dia melihat ke sekeliling kamar, saat dia menoleh ke samping.


betapa terkejutnya dia ketika melihat Jenny tanpa sehelai benang pun, dia membuka selimut yang dipakainya dan ternyata dia juga tidak memakai sehelai benang pun.

__ADS_1


Reyhan membangunkan Jenny


"apa yang terjadi Jen, apa ini kenapa bisa begini'


Jenny menatap Reyhan, hingga akhirnya Reyhan sadar dan melepaskan kain di tubuh Jenny.


"pikirkan sendiri apa yang terjadi tadi malam, aku bahkan tidak menyangka kau akan seagresif itu"


Jenny mengambil baju di lemari lalu meninggalkan Reyhan. Jenny terlihat begitu tenang seolah tidak terjadi apa-apa pada mereka.


Reyhan segera memakai semua pakaiannya dan segera pulang. Saat ingin membuka pintu, Jenny menghalanginya



"kau harus mengganti pakaian ku yang telah kau rusak dan juga bertanggung jawab dengan memar disini kak"


Jenny memperlihatkan tangannya yang memar akibat ikatan Reyhan yang sangat kuat semalam.


"hubungi aku atau aku akan menceritakan semua perbuatan mu kepada Celine"


***


"kenapa pulang pagi yank ?" tanya Celine tenang


"tadi malam Wisnu mabuk berat dan aku mengantar dia ke apartemennya, tapi karna aku juga terlalu pusing aku berbaring di atas sofa dan tidak sadar sampai ketiduran, maaf ya yank kamu pasti cemas"


"oh baik lah kalau begitu istirahat lah"


Celine sama sekali tidak curiga karena dia percaya sepenuhnya kepada Reyhan.


***


Jenny datang ke rumah Celine dan saat itu Reyhan pun ada disana

__ADS_1


"halo kak Cel"


"hey Jenny, apa kabar sayang" memeluk Jenny


"baik kak, kakak apa kabar"


"baik sayang, masuk lah kakak liat masakan kakak dulu ya di dalam"


"iya kak"


"sayang kamu temani Jenny dulu ya"


Reyhan mengangguk dan Celine pun meninggalkan mereka berdua.


"mau apa kamu kesini ? biarkan aku yang menghubungi mu nanti, akan ku ganti uang baju dan biaya pengobatan mu"



"santai lah atau kau akan ketahuan, bagaimana mungkin kau akan menghubungi ku jika handphone mu saja ketinggalan di apartemen ku"


Jenny memberikan handphone miliknya dan saat itu Celine pun keluar.


"kak Jenny pamit dulu ya"


"loh baru juga datang Jen"


"taulah kak, Jenny ada job tambahan"


"oh yaudah salam sama Rosa ya"


"iya kak byee"


"bye sayang"

__ADS_1


Jenny masuk kedalam mobil dan melaju pergi.


__ADS_2