Balasan Untuk Orang Ketiga

Balasan Untuk Orang Ketiga
Lembaran baru


__ADS_3

Celine bangun dari tidurnya, dia mandi lalu turun ke bawah. Di meja makan semua makanan sudah siap, dan itu semua adalah masakan Jenny.


saat Celine mencicipi makanan itu dia tersenyum, Jenny yang melihat senyuman Celine itu menjadi sangat ketakutan. Dia sadar bahwa dia tidak bisa apa-apa, dan tentunya dia sadar bahwa makanan yang ia buat tidak akan sebanding dengan buatan Celine.


Celine memanggil Jenny


"sini" panggil Celine


saat Jenny menghampirinya, Celine kembali menyuapkan satu sendok makanan ke dalam mulutnya. Dan saat Jenny sampai di depan Celine, Celine berdiri lalu menyemburkan makanan tadi tepat di wajah Jenny.


Celine meninggalkan Jenny, dia naik ke atas untuk bersiap-siap karena hari ini dia akan pergi ke perusahaan cabang. Celine memanggil Nina untuk memberitahu Jenny agar segera bersiap-siap.


"apa dia sudah pergi membersihkan wajahnya"


"iya non"


"baguslah suruh dia segera mendatangi ku"


"iya non"


Celine menunggu Jenny di dalam mobil, saat Jenny datang mereka segera ke perusahaan. Sesampainya di perusahaan terlihat Anton sudah menunggunya dan ada juga beberapa karyawan yang lain.


Anton membawa Celine untuk berkeliling perusahaan sambil memperkenalkan Celine kepada semua karyawan.

__ADS_1



"selamat pagi semuanya, hari ini saya akan memperkenalkan pemimpin baru kita, ini Bu Celine istri dari almarhum pak Reyhan. mulai hari ini dia akan menggantikan posisi pak Reyhan, dan juga ini adalah Jenny dia asisten pribadi Bu Celine"


"selamat pagi Bu, dan selamat datang di perusahaan"


"semoga kita bisa bekerja sama dan juga bisa bekerja keras untuk membangun perusahaan ini"


"iya Bu" jawab karyawan hampir serempak


Celine meninggalkan mereka dan menuju ke ruangannya. Anton mengantar Jenny ke mejanya yang tepat berada di samping meja kerja Anton.


***


Folder itu berisi foto-foto Reyhan dan Jenny ketika jalan-jalan, makan bareng, dan bahkan ada foto dimana mereka berselfi tanpa mengenakan busana dan hanya di tutupi selimut.


hal itu sangat membuat Celine emosi, namun dia mencoba untuk menahannya. Saat asyik melihat foto-foto itu tiba-tiba Jenny masuk.


"berani sekali kau masuk tanpa mengetuk pintu dulu"


"saya sudah mengetuk tapi kakak tidak mendengarnya makanya saya langsung masuk"


"nggak usah banyak alasan, sana belikan aku makanan, jangan berani-berani memakai kendaraan jalan kaki saja di sebrang jalan sana"

__ADS_1


"baik kak"


baiklah Cel jangan pedulikan hal itu cukup buka lembaran baru dan terus berdoa untuk Reyhan. Gumam Celine.


tidak lama kemudian Jenny datang dia membawa beberapa bungkus makanan dan memberikannya kepada Celine, namun bukannya memakannya Celine malah membuangnya.



raut wajah Jenny berubah bagaimana tidak, dia bersusah payah untuk membelikan makanan itu kepada Celine, namun Celine malah membuangnya.


Jenny kembali ke ruangannya dia duduk dan menyelesaikan tugasnya. Jenny termenung


apa sebesar itu kesalahan ku sampai Celine sangat susah untuk membuka pintu maafnya pada ku. Dan di tambah lagi dia menjadi seseorang yang sangat berbeda, kuatkan aku tuhan mungkin Celine memang sengaja menyiksa ku sebagai balasan dari kelakuan ku.


Jenny bergumam dalam hatinya, tanpa dia sadari air matanya menetes. Dan Anton yang melihat itu pun langsung bertanya


"ada apa Jen ?"


"ah nggak papa kak ini cuma kemasukan debu matanya"


"oh yasudah kalau begitu aku tinggal dulu ya"


"iya kak"

__ADS_1


__ADS_2