
Celine semakin penasaran dengan laporan yang dia terima.
"apa yang teman mu katakan ?"
"seperti dugaan kita mobil itu memang sengaja di letakkan disana mungkin supaya Siska memilih untuk menabrakkan mobilnya dari pada harus menjatuhkannya ke dalam jurang"
"astaghfirullah"
"dan juga di dalam mobil Siska tepat di belakang stir mobil ada pisau yang sepertinya sengaj di pasang, sehingga ketika mobil itu menabrak pisau itu tertekan dan akhirnya menusuk badan Siska"
"apa itu berarti Siska sebenarnya masih bisa selamat jika seandainya pisau itu tidak menusuk badannya??"
"iya Bu, dan ada satu hal lagi saat autopsi jenazah dilakukan, ada petugas bayaran yang dengan sengaja mengautopsi jenazahnya, tak hanya itu bahkan saat memandikan jenazah juga ada petugas bayaran yang memandikannya agar tidak ada yang mengetahui bekas tusukan itu"
"sialan cari tau lebih lanjut, temukan pelakunya akan ku buat dia lebih tersiksa dari sahabat ku"
***
Celine kembali ke villa.
"mba tolong buatkan sup ikan kesukaan aku ya"
"iya non"
"sambelnya pedesaan dikit ya"
Celine bergegas mandi setelah itu dia turun untuk makan malam.
Selesai makan malam dia menghubungi Roy dan memberitahukan semuanya kepada Roy.
__ADS_1
.
.
.
"ya Allah kak, ka Siska itu nggak pernah punya musuh tapi kenapa sampai ada orang yang mencelakainya seperti itu tega banget sih"
"Roy kakak akan berusaha mengungkap kebenarannya kamu tenang aja dan doakan kakak berhasil"
"iya kak"
Jenny ingin keluar dan dia harus ijin kepada Celine lebih dulu. Namun, saat sampai di depan pintu Celine. Jenny malah mendengar semua percakapan Celine.
***
keesokan harinya saat di perusahaan. Anton sudah menunggu Celine, Celine memang terlambat ke kantor hari ini karena ada satu alasan. saat sampai di kantor Anton langsung mendatangi Celine.
"Bu anda harus melihat ini"
Anton memperlihatkan rekaman cctv saat Siska berada di hotel. mulai dari saat ia pertama datang sampai akhirnya dia bertemu dengan Jenny.
bahkan ada rekaman yang memperlihatkan mereka sedang bertentangan. Selain itu Celine juga mendapatkan video saat dia bersama Reyhan.
Celine menjadi sangat emosi melihat Jenny merengek kepada Reyhan.
Celine tidak bisa lagi mengendalikan dirinya, dia mendatangi ruangan Jenny wajah Celine terlihat sangat emosi dan penuh dendam dia menatap tajam ke arah Jenny dan..
__ADS_1
plakkkkkk....
tamparan yang cukup keras melayang di pipi Jenny, bahkan sampai membuatnya terjatuh ke lantai. Anton yang melihat kejadian itu pun tidak bisa apa-apa.
"ada apa ini kak"
"aku bahkan jijik telah melayangkan tangan ku di tubuh kotor mu itu, wanita murahan apa yang begitu kau incar? harta Reyhan ? aku takkan membiarkan mu memilikinya sepeserpun"
"tidak kak aku benar-benar mencintai kak Rey dan.."
plakkk..
tamparan kedua kembali mengenai pipi Jenny.
"cinta ? mencintai ? apa kau sadar dia adalah suami ku, ipar dari kakak angkat mu dan kau dengan santainya bermain belakang dengan dia"
"kak semuanya berjalan begitu saja..."
"diam !!! aku muak mendengar alasan mu. Apa karena itu pekerjaan mu sampai kau juga akhirnya menggoda Reyhan, tanpa melihat siapa dia ?"
"kak maafkan aku"
"menyesal lah sampai ajal mu tiba karena aku akan semakin membuat mu tersiksa setelah ini"
banyak karyawan yang memperhatikan kejadian itu namun, untungnya ruangan mereka kedap suara sehingga karyawan yang berada di luar tidak bisa mendengar percakapan mereka dan hanya Anton yang mengetahui hal itu.
__ADS_1