
Celine turun dari kamarnya dia melihat Jenny yang sedang termenung di atas piano miliknya.
Celine menghampirinya dan..
"sepertinya kau habis keluar tanpa sepengetahuan ku"
"eh kak Celine, maaf kak tadi kak Rosa menghubungi ku untuk datang ke hotel"
"oh ya apa Rosa ada di Bali ?"
Celine memancing Jenny yang padahal Rosa memberitahu Celine bahwa dia akan datang besok pagi, namun ternyata dia sudah ada di hotel
"iya kak"
Celine meninggalkan Jenny, dan Jenny kembali ke kamarnya. Jenny mengganti bajunya dan ingin keluar sebentar untuk bersantai di kolam. Saat melewati lorong kamar dia melihat potret Reyhan dan Celine yang terpajang begitu besar
dia merasa bersalah kepada Reyhan, dalam benaknya dia sudah Ingin memberitahu semuanya kepada Celine namun disisi lain dia juga takut dengan hal itu.
Jenny menangis dia terkenang dengan Reyhan. Saat itu Celine kebetulan turun untuk mengambil air dan dia melihat Jenny.
"apa yang kau lakukan disini ?"
"kak Celine" Jenny menghapus air matanya
"kenapa kau menangis ?"
Jenny memberanikan diri untuk memberitahu kejadian yang sebenarnya kepada Celine.
__ADS_1
"kak ada yang ingin aku sampaikan kepada kakak dan ini adalah kebenaran tentang kematian kak Reyhan "
Celine mengangkat keningnya, dia seolah tidak tahu tentang hal itu dan memberikan kesempatan kepada Jenny untuk menceritakan semuanya.
"ayok kita ke kamar ku" ajak Celine dan Jenny mengikuti langkahnya
sesampainya di kamar Celine, Jenny menceritakan semuanya kepada Celine dan benar saja apa yang di katakan Jenny sama persis dengan yang di jelaskan oleh Anton.
"turunlah persiapkan diri mu untuk besok"
Jenny heran dan tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Celine.
"kau tidak perlu penasaran, tunggu saja apa yang akan terjadi besok malam"
***
suasana pesta terlihat sangat ramai bahkan tidak sedikit tamu yang di undang oleh Rosa, Celine yang melihat begitu banyak tamu menjadi lebih bersemangat untuk membuka kedok Rosa.
Roy menghampiri Celine
"oke kita tinggal menunggu acara berjalan"
kau akan menyesali perbuatanmu malam ini Rosa, berani sekali kau menyingkirkan semua orang yang sangat aku sayangi. kau pikir aku akan tinggal diam ? Gumam Celine sambil menatap dirinya di depan cermin.
acara dimulai
rosa naik ke atas panggung tepat di belakang kue ulang tahunnya.
__ADS_1
Jenny melihat ke arah Celine, saat Rosa mulai mengangkat wine tiba-tiba layar yang tadinya memperlihatkan foto-foto cantik Rosa.
berganti menjadi video bukti kejahatan Rosa semua tamu undangan menjadi terkejut melihat itu Rosa belum sadar sampai akhirnya dia memperhatikan raut wajah tamu undangannya dan melihat ke arah belakang.
Rosa terkejut dia menjadi sangat panik
"sialan siapa yang melakukan hal ini"
Celine berdiri dia mengambil mic dan..
"aku yang sudah menyiapkan semuanya Rosa"
"apa maksud mu"
"kau bertanya pada ku ? seharusnya aku yang bertanya apa seperti ini cara mu kepada kami, hanya demi harta kau bahkan menjebak Jenny agar bisa merusak rumah tangga ku dan melihat Jenny menjadi istri Reyhan lalu kemudian kau dengan leluasa menikmati harta Reyhan ?! tapi sayang semua itu hanya jadi mimpi untuk mu karena semuanya di kacau kan oleh Siska"
Rosa terdiam, dia sangat malu dan saat dia mencoba meninggalkan tempat acara namun pengawal Celine menahannya
Celine menghampiri Rosa dia menampar wajahnya dan menyiramkan satu botol wine ke wajahnya.
tidak lama kemudian polisi datang menjemputnya dengan Jenny.
Saat digiring oleh polisi Jenny menghampiri Celine dan berkata
"kak sekali lagi aku minta maaf dan terimakasih telah mengajarkan aku banyak hal dan juga terimakasih telah mengungkapkan kebenaran ini sehingga aku tidak di rundung oleh rasa bersalah ku lagi"
Celine memeluk Jenny.
"kau hanya korban yang diseret menjadi pelaku, aku sudah memaafkan mu bahkan jauh sebelum kau datang kepada ku, kau tau aku bukan tipe orang pendendam, aku hanya memberimu peringatan agar tidak menjadi seperti ini lagi"
__ADS_1
"kak aku janji setelah ini aku akan menjadi lebih baik dari ini dan aku janji tidak akan menjadi simpanan atau pun perusak rumah tangga orang lain lagi"
TAMAT !!!