Balasan Untuk Orang Ketiga

Balasan Untuk Orang Ketiga
Kemenangan Jenny


__ADS_3

Siska mengambil handphone di dalam tasnya dia ingin menghubungi Celine. Namun saat panggilan sudah mulai berbunyi. Jenny tiba-tiba berdiri dan merampas handphone miliknya lalu menghempasnya ke lantai.


“Eh Lo gila yah ?” Bentak Siska kepada Jenny


“Maaf sis handphone Lo bakal gue ganti, gue gak bisa membiarkan Lo merusak hubungan gue dengan Reyhan”


“heh ******* sialan , siapa yang merusak hubungan siapa ? Lo masih tebal muka ngelarang gue ngerusak hubungan Lo dengan Reyhan ? Emang dasar Lo ****** gak tau diri, Lo liat aja gue bakalan ngasih tau ini semua ke Celine”


Siska pergi meninggalkan mereka Reyhan mengejarnya, namun tidak sempat Karena Siska sudah masuk kedalam mobilnya.


“Gak usah dikerjar kak sebaiknya kita ke rumah mu saja”


“Mau ngapain ?”


“Udah ayok sebelum Siska sampai duluan”


Reyhan menuruti omongan Jenny lalu melaju menuju rumahnya.


“loh sayang” tegur Celine yang melihat Reyhan datang bersama Jenny

__ADS_1


“Ah ini kak tadi mobil aku mogok dan kak Rey nolongin aku”


“oh begitu”


‘oh iya tadi kak Siska melihat kami saat ingin singgah ke restoran, dan dia mengancam akan melaporkan kami pada kakak”


Celine mengernyitkan dahinya, dia masih kebingungan untuk mencerna omongan Jenny


“makanya aku langsung minta kak Rey antar aku kesini sebelum kak Siska bilang yang macam-macam dan membuat kakak salah paham”


Belum selesai berbicara Siska sudah sampai di rumah Celine


“Sis tenang dulu” Celine membujuk Siska”


“nggak bisa Cel, Lo tau nggak ******* murahan ini udah ngerebut Reyhan dari Lo, dia selingkuh sama suami Lo tau”


Celine tidak menanggapi hal itu, meskipun ia sempat curiga namun dia menepiskan pikirannya itu karena dia tidak ingin merusak rumah tangganya jika ternyata Siska benar-benar salah liat.


“Sis mungkin Lo salah liat”

__ADS_1


“nggak Cel gue gak pernah salah mengenali orang”


Seperti kata Siska, Celine tau bahwa sahabatnya itu memang tidak pernah salah mengenali orang. Siska memang sangat jeli dalam hal apapun, namun disisi lain Celine juga tidak mau menuduh suaminya


“Sis gue tau Lo sangat jeli dalam hal apapun, tapi apa Lo ada bukti ? Kalau mereka benar-benar punya hubungan khusus ?”


“cel tadi gue udah mau motoin mereka tapi keburu mereka masuk dan gue ngejar mereka dan Lo tau waktu gue nelpon Lo, si ******* ini tu sampai ngebanting hp gue”


Celine makin bingung harus mempercayai siapa, namun akhirnya dia tetap memilih mempercayai suaminya.


“Sis lebih baik Lo pulang dulu deh biar gue bicara dengan Reyhan dulu, dan Lo juga Jen”


“Cel percaya sama gue, ****** ini tu bermuka dua di hadapan Lo”


Siska keluar dari rumah Celine dan begitupun Jenny juga tepat di belakang Siska. Saat Siska ingin masuk kedalam mobilnya, Jenny menyunggingkan senyumnya yang penuh dengan rasa kemenangan.


“liat aja Lo ******* gue bakal bongkar sikap busuk Lo dihadapan Celine”


“Sayangnya Lo gak lebih pintar dari gue Sis”

__ADS_1


Siska masuk dan melakukan mobilnya meninggalkan Jenny, dia sangat kesal namun dia juga tidak bisa marah kepada Celine karena jika dia berada di posisi Celine dia juga akan meminta bukti terlebih dahulu sebelum mempercayai kata-kata orang lain, apa lagi kasus seperti ini yang bisa meretakkan rumah tangganya.


__ADS_2