
Johan sampai di villa dia mengantar Dinda kepada Celine, Celine terlihat sedang merapikan buku. dan Dinda menghampirinya
"aunty"
"eh Dinda Hay sayang"
"aunty Dinda rindu"
"sama sayang aunty juga rindu hehe"
"aunty uncle mana ?"
Deg...
pertanyaan Dinda membuat Celine meneteskan air mata, namun dia berusaha untuk tidak memperlihatkannya kepada Dinda. Alih-alih menjawab pertanyaan Dinda Celine malah mengalihkan pembicaraannya dengan mengajak Dinda ke kolam renang.
"Dinda kita ke kolam yuk"
"Ayuk aunty"
sebelum ke kolam Celine memberitahu Nina terlebih dahulu untuk membawakan beberapa cemilan untuk mereka.
"mbaa tolong bawakan cemilan dan minuman ke kolam ya untuk aku dan Dinda"
"suruh saja Jenny yang bawa"
"iya non"
Celine langsung menuju ke kolam dan bersantai di kursi lounge yang ada di pinggir kolam.
"Dinda duduk sini yuk"
"iya aunty"
__ADS_1
seling beberapa saat Jenny datang membawa beberapa cemilan untuk mereka, dan
"apa kamu gila memberikan cemilan pedas kepada anak kecil ?"
"maaf kak aku pikir itu untuk kak Celine"
"apa Nina tidak memberitahu mu?"
"maaf kak mungkin aku yang tidak memperhatikan omongan kak Nina"
"sudah pergi sana kau membuat mood ku kacau"
Jenny meninggalkan mereka dengan perasaan campur aduk.
"aunty jangan marah kepada kakak itu kasian"
"iya sayang maaf aunty tidak sadar"
"aunty kapan kita akan pergi ke pantai lagi bersama uncle"
"sayang uncle udah nggak ada"
"uncle kemana aunty" Dinda menatap Celine,
"uncle udah pergi sayang, uncle udah nggak bisa gabung sama kita lagi"
"uncle kembali ke Jakarta ya aunty"
"nggak sayang uncle sudah ada diantara mereka di atas sana" Celine menunjuk bintang di langit
"aunty suruh uncle pulang, Dinda sayang uncle. uncle tidak boleh pergi jauh-jauh" Dinda menangis
"sayang uncle sudah tidak bisa kembali, Sekarang uncle udah jadi bintang di atas sana, kalau Dinda rindu Dinda lihat saja bintang yang paling terang lalu bilang di dalam hati, uncle Dinda rindu"
__ADS_1
"aunty juga seperti itu ?"
Celine mengangguk
"baiklah Dinda akan cari bintang uncle"
malam semakin larut Celine membawa Dinda ke pos jaga dan menyuruh Johan untuk mengantarnya pulang.
saat di perjalanan Dinda mengadu kepada Johan
"ayah uncle kenapa pergi jauh"
Johan heran dan tidak menjawab pertanyaan Dinda
"ayah kata aunty uncle sekarang sudah ada di sana" Dinda menunjuk ke arah bintang di langit.
Johan tersenyum dan berkata
"Dinda uncle memang sudah ada disana, ayah ibu Dinda dan aunty juga sewaktu-waktu akan kesana"
"kapan itu ayah Dinda mau ketemu uncle segera"
"sayang itu ada waktunya menunggu lah dan jangan lupa berdoalah terus untuk uncle"
Dinda mengangkat tangannya dan berdoa
"ya Allah pertemukan Dinda dan uncle, jaga uncle untuk Dinda dan aunty sampai Dinda dan aunty kesana amin"
Johan tersenyum haru melihat kepolosan anaknya dia bahkan merekamnya dan mengirimkan itu kepada Celine.
***
Celine bersiap-siap untuk tidur, dia memakai skincare miliknya saat ingin mematikan lampu tidurnya, handphone miliknya berdering. Celine membukanya dan melihat ada pesan dari Johan.
Dan ternyata itu adalah video Dinda tadi.
__ADS_1
Celine menangis melihat tingkah Dinda.
"sayang datang lah di mimpi ku, aku merindukanmu. kau bersalah padaku tapi rasa sayang ku lebih besar daripada kekecewaan ku padamu"