
Jenny wanita berusia 23 tahun, dia adalah wanita pekerja malam. Sejak masih duduk di bangku sekolah menengah atas Jenny sudah menggeluti dunia itu, bahkan dia adalah mawar di butterfly diskotik. Bukan tanpa sebab hingga dia nekat terjun ke dunia malam. Itu semua karena ulah ayah tirinya.
Flashback (6 tahun yang lalu)#
Sejak ibunya meninggal dunia Jenny pun terpaksa harus tetap tinggal bersama ayahnya. Hingga pada suatu saat ayah tirinya pulang dalam keadaan mabuk, kemudian ayah tirinya itu membuka pintu kamar Jenny.
Awalnya dia memang hanya ingin memastikan bahwa Jenny ada di rumah, namun saat dia membuka pintu dan melihat Jenny berpakaian terbuka. Nafsunya pun tidak dapat ia tahankan, sehingga akhirnya dia memperkosa anak sambungnya itu.
Sejak kejadian itu menimpanya, Jenny pun memilih meninggalkan rumah tersebut. Dia berjalan tak tentu arah, hingga akhirnya dia singgah di taman bermain dan karena merasa lelah dia pun tertidur di bangku taman.
Hingga akhirnya ada seseorang yang menghampirinya
“de ngapain di sini tengah malam begini”
Jenny terbangun dari tidurnya, dia menatap orang itu sangat lama hingga akhirnya di berani menjawab pertanyaannya.
“Aku pergi dari rumah kak” air mata jatuh di pipi Jenny
“loh kok begitu, ada apa orang tuanya gak nyariin”
“ibu udah meninggal kak, aku tinggal bersama ayah tiri ku, tapi tadi...” Jenny menggantung bicaranya dan menangis
__ADS_1
“Husss diamlah.. cerita perlahan kepada kakak”
Jenny tidak menjawab. Sejujurnya dia ingin bercerita namun ia malu dengan keadaannya.
“jangan takut, ceritakan lah kenalkan namaku Rosa”
Jenny pun menceritakan semuanya, dia merasa Rosa bisa dipercaya. Dia mencoba untuk mempercayai Rosa meskipun Rosa adalah seorang waria. Entah mengapa dia begitu yakin dengan Rosa.
Rosa pun mendengarkan semua cerita Jenny, dia merasa iba dengan anak yang ditemuinya itu. Terlebih lagi Jenny mengeluh kesakitan diarea kewanitaannya. Setelah menerima perlakuan bejjad ayahnya dia memang langsung lari sembari menahan rasa sakitnya.
Rosa pun memutuskan untuk mengadopsi jenny.
“Apa kamu mau tinggal bareng kakak”
“nggak sayang kakak yang mengajak mu untuk tinggal bersama, jadi itu tidak akan merepotkan buat kakak”
Jenny terdiam cukup lama, Rosa paham keadaan Jenny dia tau Jenny pasti susah untuk membuka kepercayaannya lagi kepada orang lain. Rosa membuyarkan lamunan Jenny dia berusaha lagi untuk meyakinkan Jenny hingga akhirnya Jenny mengiyakan ajakan Rosa
“baiklah kak, Jenny akan ikut dengan kakak”
“oke pertama kita akan pergi ke dokter terlebih dahulu untuk memeriksa keadaan mu”
__ADS_1
“tapi kak..”
“tenang sayang kakak ada dokter pribadi, kamu nggak usah takut dan malu dia orangnya baik kok”
Jenny naik ke mobil Rosa dan mereka pun melaju menuju rumah dokter Cyntia. Saat sampai di sana
“tumben kamu datang malam hari begini”
“maafkan aku ya, gangguin waktu istirahat kamu”
“Santai aja kali, ada apa emangnya”
“Ini aku mau memeriksakan keadaan anak ini, dia habis di perkekes sama bapaknya”
Rosa sengaja membisik Cyntia dan menggunakan bahasa banci agar tidak melukai perasaan Jenny. Cyntia pun membawa Jenny keruangan kerjanya.
“ayo sayang ikut kakak”
Jenny menatap Rosa..
“nggakpapa percaya sama kak Cyntia oke”
__ADS_1
Setelah Rosa membujuknya Jenny pun akhirnya mau di periksa. Dan setelah itu ternyata memang benar dugaan Rosa ada luka di **** ********** Jenny dan untungnya tidak begitu parah. Cyntia pun hanya memberikan beberapa obat kepada Jenny.