Balasan Untuk Orang Ketiga

Balasan Untuk Orang Ketiga
Mencari tau


__ADS_3

Celine menghubungi Anton untuk ke ruangannya.


"Anton tolong datang ke ruangan saya"


"baik bu"


tok


tok


tok


"masuk"


"ada yang bisa saya bantu bu?"


"Anton saya mau minta tolong sama kamu"


"minta tolong apa bu"


"apa kamu punya seseorang yang bisa di percaya"


"ada apa ya bu"


"saya ingin menyelidiki kembali kasus sahabat saya yang sudah meninggal, sepertinya ada sesuatu yang mencurigakan"


"baik bu, silahkan kirimkan berkasnya kepada saya"


"oke nanti akan saya kirim lewat email"


"baik bu"


"tapi tolong jangan sampai ada yang tau soal ini"


"baik bu"


Anton meninggalkan ruangan Celine


flashback#


pagi hari Roy mengirimkan pesan kepada Celine


"kak ini Roy adiknya kak Siska kalau kakak gak sibuk tolong hubungi Roy"

__ADS_1


setelah membaca pesan itu Celine langsung menghubungi Roy


"halo Roy ada apa?"


"kak ada yang mencurigakan dengan kasus kak Siska"


"apaaa?"


"mereka bilang kalau dia mengalami kecelakaan tunggal karena mengantuk lalu mobilnya kehilangan kendali dan akhirnya menabrak"


"emangnya sebenarnya ada apa Roy ?"


"kak aku menyuruh anak buah kepercayaan kak Siska untuk memeriksa keadaan mobil kak Siska dan mereka menemukan bahwa rem mobil kak Siska itu blong dan juga di belakang mobil seperti ada bekas di tabrak"


"kirimkan bukti itu pada ku, biar aku yang menyelidiki kembali kasus ini"


"iya kak"


"sepertinya ada yang sengaja melakukan hal itu karena aku tau kak Siska sangat teliti sebelum mengendarai mobil, dia pasti akan mengecek semuanya dulu apa mobil itu layak dia pakai atau tidak"


"iya Roy kakak juga sangat tau hal itu, pasti ada seseorang dibalik semua ini"


"iya kak"


"yasudah nanti kakak hubungi kamu lagi"


flashback off#


waktu menunjukkan pukul 17.00 dan Celine pun segera bersiap-siap untuk pulang ke villa.


Saat sampai di villa dia keluar dari mobil dan melemparkan barang-barangnya kepada Jenny


"bawa itu dan siapkan air mandi ku"


"baik kak"


Celine naik ke kamarnya lebih dulu dia menyalakan TV lalu menonton, sementara Jenny menyiapkan air mandinya.


"airnya sudah siap kak"


"oke"


Jenny meninggalkan kamar Celine dan kembali ke kamarnya untuk mandi. Setelah selesai mandi Celine turun dan menemui Nina.

__ADS_1


"mba..." teriak Celine dari kejauhan.


"bagaimana dengan hari pertama mu menjadi bos ?"


"sangat tidak menyenangkan"


"oh ya ?! bukannya itu sangat menyenangkan ?"


"itu hanya ada di dalam angan-angan mba"


Celine merebahkan tubuhnya di atas sofa, dia teringat dengan Dinda dan akhirnya menyuruh Nina untuk memanggil Johan.


"mba tolong panggilkan Johan"


"iya sebentar ya"


tidak lama kemudian Johan datang.


"iya ada apa non ?"


"bolehkah aku meminjam Dinda malam ini"


"boleh non, asalkan itu tidak merepotkan non Celine"


"haha justru Dinda adalah penghilang rasa capek di badan ku"


"kalau begitu saya akan pulang menjemput Dinda non"


"baiklah hati-hati dan bawa supir saja"


"baik lah non"


Johan pun langsung menuju ke rumahnya. sesampainya di rumah dia langsung memberitahukan istrinya


"ma Dinda mana ?"


"ada apa mas tumben jam segini sudah balik"


"ini non Celine suruh jemput Dinda boleh nggak"


"boleh mas lagian kasian non Celine pasti dia sangat kesepian setelah kepergian pak Reyhan"


"iya ma dia bahkan tidak seceria dulu lagi semenjak kepergian tuan Reyhan"

__ADS_1


"yasudah berangkatlah nanti kena macet"


Johan pun segera kembali ke villa bersama Dinda dan pak sopir


__ADS_2