Belenggu Sang Mantan

Belenggu Sang Mantan
BSM: Episode 31


__ADS_3

saat hendak masuk ke dalam ruang perawatan, Almira nyatanya sedang tertidur.


untuk pertama kalinya seorang Elang melihat si angkuh yang suka berbicara pedas itu lemah tak berdaya.


tanpa sadar, Elang menghampiri sang mantan istri yang masih terbaring pucat inikah yang dirasakan dahulu ketika Almira mengandung Gauri tanpa ia perduli? pantas saja banyak yang mengatakan derajat ibu lebih tinggi tiga kali lipat dibanding ayah.


Almira terusik dengan sentuhan wajah dari tangan Elang yang terus menatapnya dengan tatapan intens.


" kamu sejak kapan disini? siapa yang kasih tahu aku disini?" Almira ketus dan menjauhkan wajah Elang yang sangat dekat itu.


" maaf."


" maaf?? ih enggak nyambung deh." Almira berdecih, wajah damainya ketika tertidur diganti dengan wajah angkuh nya namun elang mesti sabar.


" muka kamu kenapa bonyok gitu? gelut sama siapa?"


cihh bisa bisanya dia julid sama wajah Elang yang jadi sasaran empuk Adiwilaga jika saja Elang beritahu jika ini akibat dirinya yang berkata ingin kembali, sudah tentu Almira akan berada diatas awan.


" jatuh dari kamar mandi."


" kalah sama Gauri."


" mir... bisa gak sih gausah nyinyir gitu entar anak kamu kaya aku loh tapi bagus deh bibit aku berkualitas berarti." Almira berdecih ia lupa jika sedang mengandung dan harus bersikap baik agar anaknya tidak nyinyir seperti dirinya.


" yang bawa aku kesini siapa? bukan kamu kan." tiba tiba rasa cemburu menghampiri Elang bisa bisanya ia bertanya soal itu, diri ya cemburu apalagi elang mengetahui fakta jika Adiwilaga benar benar berniat mengambil Almira dari hidupnya.


" aku yang antar."


" jangan bohong kamu."


" Adiwilaga."


" trus orangnya mana?"


" udah aku usir."


" what??? gila kamu, aku aja belom bilang makasih loh."


" entar aku yang bilang, emm jangan Deket Deket sama dia."


" kenapa? aku single dia single so what?"


" Almira, aku akan menikahimu dan aku sudah tahu jika kamu mau nikah sama aku dan seminggu lagi kita nikah tepatnya Jumat lusa dan Minggu ini, kita ada acara bukan?"


" acara?" Almira lupa jika Desi dan Keenan menikah ia harus datang karna Keenan sudah mengundangnya.


" Desi nikah, katanya mau datang."

__ADS_1


" astaga aku lupa. kamu ingat aja kesayangan mau nikah."


ckk Elang malas sebenarnya membahasnya namun ia sudah diamanati sang ayah agar datang supaya Desi tidak berharap lagi dan meminta datang dengan Almira supaya publik tahu jika Elang akan bersatu kembali dengan Almira.


" gausah lebay, kalo bukan ayah yang minta udah tentu enggak akan aku datang."


" kenapa?"


" cihh bisa bahas kita aja ga sih? jangan bahas mereka? malas aku."


" hahahha kamu lucu."


" ganteng pula."


" pede." keduanya nampak mencair dan malam ini Elang sudah meminta ayahnya menjemput Gauri agar ke pondok indah karna mamahnya drop dan masuk rumah sakit.


sedang tadi pagi saat Gauri sedang belajar dengan Miss Jenna, ia masih penasaran dengan surat dokter tadi.


" emm miss can i help you?"


" yes, what happened?"


" what is hamil?"


Miss Jenna kaget saat Gauri bertanya hal diluar nalar seusia Gauri, namun penasaran darimana kata kata itu didapat.


Jenna tahu jika anak didiknya ini pandai namun tentu saja usia menginjak sembilan tahun jika tidak aneh aneh, ia hanya anak kecil yang polos apalagi ia belum sempat bertanya dengan Mbah Google sudah tentu ia masih belum tahu apapun.


" mamah aku mual muntah tadi pagi dan pas aku lihat tasnya aku lihat ada surat dari rumah sakit dan mamah dinyatakan positif hamil, emm apa itu suatu penyakit yang mematikan hingga mamah mual muntah seperti itu?


Jenna bingung harus bagaimana menjelaskannya, anak ini terlalu cerdas ia tahu salah bicara maka semuanya runyam.


tapi yang Jenna tahu jika mamah dari Gauri adalah seorang single parents, mungkinkah dirinya sudah menikah?


" emm miss boleh tanya dahulu sebelumnya, apa mamah Almira sudah menikah lagi?"


" emang apa hubungannya Miss?" tuh kan benar ucapannya dibalik.


" emm nanti Miss akan kasih tahu kalo kamu sudah jawab itu."


" mamah belum menikah lagi tapi katanya mau kembali sama pak Elang Daniswara?"


" siapa dia?"


" ayah biologis aku Miss." pelik betul kisah hidup Gauri, ia tidak menyangka seorang Gauri yang notabennya introver malah memiliki kisah pelik, pantas saja jika Gauri seperti itu.


" mamah Gauri hamil berarti Gauri mau punya adik." Miss Jenna sebisa mungkin memberikan penjelasan yang mudah ditangkap agar tidak salah sangka, masalah hadirnya anak itu ia memilih tidak perduli itu urusan orang lain.

__ADS_1


" Gauri punya bayi?? maksudnya dedek owek owek gitu yah Miss?"


" emm bisa gitu."


" lalu kok bisa hadir itu bayi? sebelumnya enggak ada." tuh kan anak itu terlalu kritis Jenna saja jadi pusing.


" untuk lebih jelasnya, Gauri bisa tanya mamah nanti malam." menyerah sajalah pada Bu Almira ia limpahkan semoga ia tidak marah atas ucapan yang diberikan sebagai jawaban untuk Gauri.


setelah selesai home schooling, Gauri memulai aktivitasnya mengerjakan tugas dari Miss Jenna dan istirahat, namun saat hendak ke kamar, asisten rumah tangganya memberitahu jika omah dan opah ya datang menjemput lantaran mamahnya masuk rumah sakit.


Gauri menjadi tidak tenang, apakah hamil itu benar benar akan mengambil nyawa sang mamah?


" Gauri mau ke rumah sakit omah."


" besok sudah pulang nanti nginep dirumah saja mamah jangan di apartement."


" omah, apa mamah sakit parah?" kedua orang sepuh itu menatap heran bingung menjelaskannya.


" enggak sakit parah, lebih tepatnya Gauri mau punya adik dari papah."


" kenapa baru sekarang punya adiknya? kemarin kemarin tidak ada tuh." masa ia omah dan opahnya harus menjelaskan proses Dede bayi itu jadi, bisa tercemar otaknya.


" nanti mamah Almira yang jelaskan ya." maafkan kedua orang tua sepuh ini yang menyerah daripada memberi kontaminasi yang tidak baik pada Gauri.


" huh, enggak Miss Jenna enggak omah opah semua nyuruh aku nanya mamah." keduanya batuk, jadi Gauri sudah bertanya hal ini dengan gurunya itu? ah sudah lah pura pura tidak mengerti saja akan jauh lebih baik.


Almira sudah diperbolehkan pulang, Elang mengurusnya dengan baik meski mendapat komentar pedas dari Almira, anggap aja ini proses nasab atas masa lalunya dahulu yang begitu berdosa meninggalkan anak istrinya.


Almira pasrah saja ketika Elang membawanya ke pondok indah, Elang sudah jelaskan jika Gauri sudah ada disana sejak kemarin.


sesampainya, Almira diberi waktu untuk istirahat, tidak lama Gauri menyusul ke arah kamar dimana Almira berada.


" honey,," Gauri memeluk Almira seolah takut kehilangan panutannya, Almira bingung kenapa Gauri seperti ini.


" hei honey, im fine and you why the crying?"


Gauri masih sesegukan enggan melepaskan pelukan mamahnya.


" sayang, mamah hanya kecapean enggak sakit parah." Gauri melepas pelukan sang mamah dan menatap sendu sang mamah, " mamah apa sakit hamil bikin mamah meninggal?"


what .. pertanyaan macam apa ini?


tobe continue.


heyy seyeng aku kasih Doble up hari ini yakk.


eyke mau tanya nih bener ga sih usia memasuki sembilan tahun itu tidak tahu hamil itu apa? komen dong komen.

__ADS_1


like dan vote enggak lupa yahh gratis kok enggak bayar hihihi.


dari pecinta Kim Taehyung aka V BTS 💜💜💜


__ADS_2