
" ini dia kita sambut, Gauri Sharman Daniswara," riuh tepuk tangan dari banyaknya para hadirin yang menyaksikan seorang wanita cantik yang elegan dan berkelas namun sorot mata tajam membuat kedatangannya langsung diperbincangkan.
setelah menempuh pendidikan di Harvard selama lima tahun dengan menyandang gelar cumlaude MBa, Gauri kembali ke Indonesia demi sebuah ambisi.
agar ia dapat memimpin perusahaan raksasa milik kedua orang tuanya yang sudah dimerger menjadi satu.
penghargaan diberikan oleh Almira Sharman selaku pimpinan teratas Ciputri grup.
Almira jadi mengingat kejadian beberapa tahun lalu saat ia kembali ke Indonesia berambisi membuat Elang bertekuk lutut namun justru dirinya yang terjebak dan mendapat seorang gadis cantik.
Afanin Kamala Daniswara yang merupakan anak kedua dari Almira dan Elang.
Gauri tersenyum ketika menerima penghargaan tertinggi tersebut dan kini, ia mantap melangkah diusia yang sangat muda.
20 tahun.
keesokan harinya, Gauri langsung bekerja, semua orang sudah mengenal Gauri namun penampilannya yang semakin cantik setelah selesai studi diluar negeri membuat semuanya takjub dan kagum.
namun sejujurnya Gauri lebih ketus dan dingin dibanding Almira yang senang tersenyum kepada karyawan.
tidak ada sambutan di kantor dan ini memang permintaan Almira dan Gauri agar berjalan seperti biasa saja.
Gauri mulai duduk dikursi kebesaran yang dahulu digunakan oleh Almira, ia sudah banyak belajar sebelumnya, kini ia sudah mulai bekerja.
Gauri setelah kembali dari Harvard tidak lagi ingin tinggal dengan kedua orang tuanya, memilih menempati apartemen yang diberikan oleh Almira yang dulu sempat ditempati dirinya dan Desi, selir ayah ya.
ya kalian tidak salah dengar, Desi menemoati apartemen ini sekitar lima tahun sebelum akhirnya ia memiliki rumah sendiri bersama anaknya Keenan.
keduanya akhirnya memutuskan berpisah meski dengan berbagai macam drama.
__ADS_1
kini Desi sudah bahagia di Surabaya bersama anak tunggalnya memulai bisnis yang modalnya ia kumpulkan dari bekerja selama lima tahun di salah satu perusahaan sedang anaknya ia titipkan bersama asisten yang ia sewa.
Keenan? kehidupannya hancur setelah bercerai namun tak bertahan lama, ia kembali menjadi pemain wanita dan kelam bahkan pihak keluarga yang berada di Washington memutuskan untuk membawa kembali Keenan menyedihkan sekali bukan.
kembali ke cerita Gauri, kehidupan Gauri tak terasa sudah empat tahun ia menjadi penerus Ciputri Daniswara grup, ia benar benar mengangkat kehidupan para pegawainya dengan memajukan sektor perumahan dan yang terbaru adalah ritel e-commerce yang sudah go internasional.
tidak mudah namun tidak sulit bagi Gauri mengingat jaringan pertemanan di kampusnya benar benar ia gunakan untuk mencari celah agar Ciputri Daniswara grup maju di kancah internasional.
dan itu terbukti.
dua tahun e-commerce bernama My Ciputri ditambah aplikasi penyedia jasa pembayaran tagihan bulanan sukses ia bangun.
hartanya bahkan naik drastis dan Gauri sedang menikmatinya.
namun satu yang membuat Almira marah.
Gauri dan Almira sering bertikai lantaran Gauri sama sekali tidak pernah berdiskusi mengenai kehidupannya.
ya kalian tidak salah dengar.
Gauri memutuskan untuk tidak menikah lantaran masa lalu keluarganya dan ia tidak mau ambil pusing.
Elang, selaku penyebab traumanya masa lalu Gauri benar benar merasa bersalah kepada sang sulung, ia tahu itu adalah kesalahan tersesatnya dan ia akan mencoba mencari cara agar Gauri mau mengubah konsep hidup tujuannya.
Elang, yang sudah pensiun sejak Gauri menjadi pengganti Almira pun kini menikmati kebebasan tidak memikirkan perusahaannya.
bahkan ia sendiri bingung bagaimana Gauri melakukan itu semua, ia saja dengan hanya mengurus Daniswara grup sudah tidak sanggup apalagi ditambah Ciputri grup.
sungguh otaknya luar biasa.
__ADS_1
ia melangkahkan kakinya menuju gedung Ciputri, Elang sudah konsultasi kepada sang istri jika sudah saatnya Gauri memiliki pasangan hidup, sikap workholic Gauri harus secepatnya diubah atau mainset kehidupannya segera diubah jika tidak, Gauri akan menjadi perawan tua.
" Gauri ada?" tanya Elang pada sekertaris Gauri bernama Maria.
" ada pak, sedang didalam."
" saya ijin bertemu."
" silakan masuk pak." Elang lekas masuk ke ruangan Gauri, dilihat ia sedang berkutat dengan sederet pekerjaan di benda layar pipih dan juga iPad yang selalu ada digenggamnya.
" Gauri."
Gauri yang merasa namanya dipanggil mengangkat kepalanya dan ia tersenyum, " papah ada apa kemari?"
" memang papah tidak boleh kesini?"
" kalo enggak penting, aku rasa enggak deh."
Elang duduk, sudah biasa memang anaknya berkata sadis, " kapan kamu mampir ke rumah? mamah tuh uring uringan terus kamu enggak pulang."
" aku balik selalu malam pah "
" liburan sesekali, papah dapat laporan kamu itu kerja terus jangan ngoyo gitu deh mbak."
" aku usahain, aku juga enggak aneh aneh kok cuma kerja kerja."
Elang menghela nafas, " umur mu berapa mbak?" Gauri menghentikan aktifitasnya, " kalo soal nikah, aku nggak mau bahas."
benarkan, " yaudah Jumat ini pulang cepat, mamah nanti mau masak makanan kesukaan mbak, Afanin juga kangen mbaknya."
__ADS_1
" ok." Elang memilih kembali, usahanya semoga saja membuahkan hasil agar istrinya memberi jatah malam nanti hahhaha
tobe continued.