Belenggu Sang Mantan

Belenggu Sang Mantan
BSM : Episode 33


__ADS_3

sepanjang perjalanan menuju kerumah, Elang dan Almira memilih diam dan tidak berkata apapun.


Almira merasa marah karena ulah Elang dirinya jadi ditampar seseorang dan catat Almira tidak menyukai hal itu.


sedang Elang, ia hanya diam menikmati jalan yang sudah cukup ramai selain ini malam Minggu, pusat kota akan ramai saat tengah malam karena besok masih hari libur.


" aku ga terima dipermalukan gini sama Desi, aku pastikan dia akan hancur."


" kamu ingat dia sedang hamil, dan kamu pun sedang hamil juga, jaga kelakuan kamu."


" kamu membelanya? kamu masih ada rasa ia? yasudah balik saja sama dia aku ga masalah kok ngebesarin anak anak aku."


" jaga ucapan kamu mir, aku berusaha menjadi yang terbaik tolong dibantu jangan menyudutkan aku seperti itu." berdebat dengan Almira sama saja menabuh genderang perang, Elang akan belajar untuk tidak terpengaruh dengan emosi Almira yang mudah tersulut itu.


sedang Almira memilih menatap jalan disamping pemandangan disana lebih menarik perhatian daripada moodnya tiba tiba hancur akibat ulah dari Elang.


Elang berhenti di sebuah pantai ibu kota, Almira tampak nya tak sengaja tertidur akibat bosan.


" mir.. bangun mir.."


Almira membuka matanya dan melihat sisi kanan dan kiri, " dimana ini? bukannya di apartemen?"


" hmm bukan aku mau Nebus kesalahan aku yang tadi, sekarang ikut aku." Elang terlebih dahulu keluar dengan cepat, saat Almira hendak keluar dari mobil, Elang membukakan pintu mobil untuk nya.


ia tersipu? jawabannya adalah tidak sama sekali rasa kesal akibat pesta tadi masih saja bersarang bukan karena dirinya pendendam, namun mood seorang ibu hamil lah yang menyebabkan hingga kesalahan kecil saja diperbesar, mungkin saja jika bukan karena hamil ia sudah malas mengingatnya.


Elang mengajaknya ke bibir pantai, namun sebelum melangkah Elang memberikan jas mahalnya pada Almira karena baju yang dikenakan begitu terbuka dan ini berhasil membuat Almira terpukau oleh ulah Elang hatinya yang sudah lama kembali berdesir ah untung saja wajahnya sudah dipastikan selamat lantaran ia mengenakan blus on di pipi tirusnya.


" ayo kamu harus banyak makan supaya pipi kamu chuby dan baby nya sehat." hanya dianggukan saja oleh Almira yang mulai tersihir oleh ulah mantan suaminya.


melangkah menuju sebuah tenda yang terdapat di bibir pantai milik salah satu restoran yang ada disini, Elang sudah memesan banyak makanan sedang Almira, ia masih merasakan hembusan angin laut malam yang sudah sangat lama sekali ia tidak rasakan.


terlalu lama memandang hingga pada akhirnya makanan sudah siap, Elang mempersilahkan Almira makan karena ia memang tidak terlalu begitu ingin makan lantaran masih fase mual muntah akibat kehamilannya.


" mau aku suapi?" tentu saja jawabannya adalah tidak, bisa bisa Almira mual tak terkira nanti.


makan malam selesai sekitar satu jam, mereka bergegas kembali kerumah pondok indah karena Gauri memang ada disana.


sejujurnya Gauri sudah mulai nyaman dengan kehadiran Oma Opa nya yang begitu menyayanginya hanya saja keterbukaan masih enggan Gauri lakukan.


.


hari ini adalah hari yang paling bahagia untuk Elang, akhirnya ia bisa merasakan debaran jantung mempersiapkan pernikahan bersama wanita yang sama seperti sembilan tahun lalu hanya saja kali ini ia merasa banyak perbedaan.


jika dahulu ia tidak menginginkan, kini justru ia sangat menantikannya.


sahhh


setelah sekian purnama, kini ia sudah sah menjadi pasangan dari seorang Almira Sharman.

__ADS_1


keduanya mengajak Gauri kesebuah rumah yang telah dibeli oleh Elang beberapa waktu lalu.


kehidupan awal banyak pertikaian dan cobaan, keras kepalanya Almira ditambah dengan Elang yang tak mau mengalah namun itu hanya terjadi di bulan pertama saja dan beruntung mereka bisa menjalaninya dengan baik.


saat ini, kehamilan Almira sudah memasuki bulan ke sembilan dan pernikahan sudah masuk usia sembilan bulan, Gauri sudah memilih untuk sekolah di sekolah umum, dan ini merupakan bujuk rayuan dari Oma dan opa Gauri, orang tua dari Elang.


Almira akan memasukan ke sekolah internasional dan diusianya yang ke sembilan tahun, ia masuk kategori anak akselerasi karena pihak home schooling sudah menerangkan apa saja yang Gauri mampu lakukan dan finally, Gauri masuk dikelas enam yang harusnya ia masih duduk dikelas empat dan hari ini adalah hari pendaftaran terakhir setelah rangkaian tes dan juga pengambilan perlengkapan.


" mama, kita harus ke sekolah lagi nih.?"


" iya sayang, mama yang nemenin nanti."


" papah enggak bisa anter kalian ke sana, tapi papah bisa jemput kalian nanti aku ada meeting penting."


" oke aku diantar supir aja kalo gitu."


" aku berangkat ya," Elang mencium pipi Almira dan mencium kening Gauri, ketiganya memang sedang makan di rumah yang sudah delapan bulan ditempati, apartemen Almira akan disimpan sebagai bentuk investasi dan rumah masa depan Gauri sedang apartemen Elang akan ia gunakan sebagai rumah masa depan anak yang dikandung Almira sekarang.


Gauri masih cenderung introver namun sudah mulai terbiasa terbuka dengan Elang, ia melakukan banyak cara agar Gauri mau dekat dengannya dan membuahkan hasil meski tidak begitu banyak namun ia tetap bersyukur.


Almira, sudah mulai bekerja dari rumah beberapa hari ini, ia masih mengurus perusahaan dan akan mengalihkan ke suaminya saat dia melahirkan nanti, karena Elang begitu protektif di kehamilan yang sekarang.


ia merasa tersentil saat ucapan Almira kepada budenya Desi dan dihadiahkan penamparan Desi pada Almira.


bekerja dari rumah.


saat ini Elang melajukan mobilnya menuju ke kantor, bertemu klien dari luar daerah karena Johan sudah menelponnya untuk mempersiapkan segalanya.


" duh apaan sih ini." membuka pintu kaca mobil ia bertanya , " maaf mas didepan ada apa?"


" ada wanita enggak sengaja ditabrak mobil mas," Elang awalnya tidak peduli, namun ia penasaran melihat kondisi jalan.


ia tahu bagaimana orang jaman sekarang ketika ada musibah bukannya ditolong korbannya malah dijadikan konten.


ia melangkah keluar melihat siapa yang menjadi korban namun betapa terkejutnya ia melihat sosok yang tidak asing.


" Desi."


" bapak kenal dia."


" ini kenapa?"


" korban tabrak lari tuan."


" trus kenapa dibiarin aja?" semua yang nampak sedang mengerubungi dan memvideokan nampak diam


" ****... bawa ke mobil saya cepat." Desi digotong oleh warga ke mobil Elang, dengan cepat Elang membelah kemacetan dan tak lama sampai di UGD sebuah rumah sakit.


" tolong bawa dia ke ruang UGD korban tabrak lari."

__ADS_1


nampak pertolongan pertama diberikan oleh nakes, ia bingung harus bagaimana.


ponsel Elang terus berbunyi lantaran tamu dari luar kota sudah datang, Johan memang sudah menghandle namun ia ingat jika bosnya akan menghandle.


dan Johan merasa ada yang tidak beres ia menelpon Almira yang sekarang sudah berada di lingkungan sekolah Gauri untuk mengurus kepindahannya.


" ya Johan."


" maaf Bu, apa bapak sudah berangkat?"


" sorry, Elang sudah berangkat sekitar satu jam lebih yang lalu, katanya ada klien penting."


" gitu ya Bu."


" ada masalah Johan?"


" bapak belum datang dan klien sudah tiba."


Almira kaget, kenapa Elang belum tiba, apa terjadi sesuatu sehingga dia belum tiba?


" oke saya coba cek ya." ia menghubungi nomor ponsel Elang namun tak kunjung diangkat.


saat hendak ingin bertanya, ia melihat seseorang mengirim foto antara Elang yang menggotong Desi disebuah rumah sakit.


deg....


apa ini?


jadi dia berbohong sama dirinya?


kaki Almira melemas, Gauri melihat perubahan dari mamahnya.


" mamah kenapa? mules? apa mau lahiran."


bukan karena melihat tingkah papahnya.


" enggak, mama baik baik aja, emm sudah selesai kan?"


" udah besok aku sudah bisa sekolah."


" senang dapat sekolah umum?" dan dianggukan Gauri.


" yaudah kita pulang naik taksi aja ya tapi kita ke kantornya mamah dulu mau ambil berkas "


" oke."


Almira akhirnya menaiki taksi menuju gedung Ciputri mengambil berkas penting yang akan menjadi acuan dirinya bekerja, lihat saja ia akan buat pelajaran oleh suaminya itu yang sudah membohongi dirinya.


tobe continue

__ADS_1


dari pecinta Kim Taehyung aka V BTS 💜💜💜💜


__ADS_2