
Saat ini, Dev tengah bersama Krish. Kiran melihatnya tak jemu, bibirnya melengkung karena dia melihat kebahagiaan di wajah putranya.
"Maafkan, Mommy." Kiran sempat menyembunyikan soal Dev pada putranya, padahal mereka sudah saling tatap sebelum mereka tahu bahwa ada ikatan yang kuat yang terjalin di antara mereka
"Ayo, Dev," ajak Sunil kemudian. Ajakannya harus memisahkan kebersamaan ayah dan anak itu.
"Krish, Daddy ada urusan sebentar. Daddy tidak akan lama," ujar Dev kemudian.
"Daddy mau kerja ya?" tanya Krish.
"Iya," jawab Dev. Lalu, dia menemui Kiran yang tengah duduk agak jauh dari mereka. "Aku harus pergi, kalian di sini saja aku tidak akan lama," sambungnya pada Kiran.
Kiran mengangguk, dia pun menghampiri Krish. "Apa Daddy akan lama?" tanya Krish pada ibunya.
"Daddy janji tidak akan lama, jadi tunggu saja Daddy kembali," kata Kiran menenangkan.
"Daddy tidak akan pergi lagi kan?" tanya Krish meyakinkan.
"Tidak, Daddy pergi karena ada urusan pekerjaan."
Setelah mengatakan itu, Dev dan Sunil pergi dari apartemen. Dev pun melarang Kiran untuk tidak menerima tamu. Dia hanya tidak ingin sesuatu yang tidak diinginkan terjadi.
"Iya, aku akan menunggumu kembali," kata Kiran.
***
__ADS_1
"Sunil, aku harus melakukan sesuatu agar Kiran senang," kata Dev saat dalam perjalanan menuju tempat rekaman.
"Melakukan apa? Memangnya apa yang membuat kekasihmu itu senang?" tanya Sunil.
"Aku harus menemui orang tua Kiran lebih dulu sebelum menikah. Aku harus meminta izin padanya, bagaimana pun mereka orang tuanya dan mereka harus tau kalau aku akan menikahi putrinya."
"Apa kau siap? Bukannya mereka sangat membencimu?"
"Itu dulu saat aku miskin, aku harap setelah aku sukses restu mereka ada untukku juga untuk Kiran."
"Apa kau ingin menemui mereka sekarang? Aku rasa harus perlahan-lahan, kau tidak bisa langsung menemui mereka. Apa lagi katamu mereka itu keras kepala."
"Aku akan menemui Syiha, aku harap dia mau ikut bersamaku. Kiran pasti senang bertemu dengannya."
"Jadi, kita temui Syiha sekarang?"
Sunil memutar arah, mereka pergi untuk menemui Syiha, adik dari Kiran. Meski tidak pernah bertemu, tapi Dev yakin bahwa mereka tinggal di tempat yang dulu.
Dan benar saja, saat mereka tiba, Dev melihat Syiha bersama seseorang, yang dia yakini itu adalah suaminya. Juga serta anak kecil yang mungkin umurnya tidak jauh dari Krish.
"Syiha," panggil Dev kemudian.
Wanita itu menghentikan langkahnya saat mendengar namanya dipanggil. Syiha dan keluarganya hendak menaiki mobil dan akan segera pergi.
"Kau!" Syiha tidak suka melihatnya, karena lelaki itu yang telah membuat kakaknya terusir.
__ADS_1
"Syiha, ku mohon tunggu dulu. Ada yang ingin aku bicarakan," kata Dev.
"Mau apa lagi? Kiran tidak bersama kami, kau tidak usah sok peduli. Nyatanya kau memang tidak peduli pada kakakku, kau malah berhubungan dengan wanita lain," cetus Syiha.
"Justru aku kesini untuk mempertemukan mu dengan Kiran. Aku sudah menemukannya, dia pasti senang bertemu denganmu. Dan aku ingin bertemu dengan orang tuamu, aku akan menikahi Kiran," jelas Dev.
Syiha sendiri tidak yakin akan restu orang tuanya. Ayahnya begitu membenci penyanyi yang saat ini tenar tapi melupakan anaknya.
"Di mana kak Kiran?" tanya Syiha kemudian. "Aku ingin bertemu dengannya."
"Aku akan mempertemukan kalian, tapi bantu aku mendapatkan restu dari orang tuamu," sahut Dev.
Syiha mengangguk, dan mereka pun akhirnya tidak jadi pergi, Syiha dan suaminya juga anaknya mengikuti kemana mobil Dev melaju.
Dan tibalah mereka di apartemen.
Dev membuka pintu apartemen, dan dilihatnya Kiran dan Krish tengah menonton tv. Kedatangan Dev disambut hangat oleh Krish. Bocah itu langsung turun dari sofa. Namun, langkah Krish terhenti saat melihat orang asing yang berada di belakang sang daddy.
Tak hanya Krish yang melihat orang itu, Kiran pun melihatnya.
"Syiha," ucap Kiran.
____
Rekomendasi bacaan untukmu, yuk mampir di sini juga.
__ADS_1