Benih Yang Kau Titipkan

Benih Yang Kau Titipkan
Bab 48


__ADS_3

Waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba.


Ribuan manusia telah memenuhi ruangan yang begitu luas. Di sana tengah akan menggelar konser seorang Devgan, tak hanya itu, mereka menantikan kolaborasi antara Dev dan Krish. Suara Krish sangat bagus sehingga Dev akan mengenalkan anaknya pada dunia bahwa anak itu memiliki bakat seperti dirinya.


"Apa bagian Daddy sudah siap?" tanya Dev pada putranya.


"Sudah, Daddy. Tapi aku deg degan," jawab Krish.


"Ada Daddy bersamamu, tampilkan yang terbaik untuk penonton. Suaramu bagus, Daddy yakin suara akan jauh lebih bagus setelah dewasa nanti. Buat Daddy dan mommy bangga padamu," kata Dev. Dia begitu bangga memiliki putra seperti Krish yang cerdas. Kecerdasannya melebihi dari umurnya.


"Iya, Daddy. Aku ingin seperti Daddy, dikenali banyak orang," kata Krish.


Keluar lah mereka dari ruang wardrobe, lalu melihat sosok wanita cantik. Siapa lagi kalau bukan Kiran, wanita itu baru saja tiba. Kiran datang bersama Syiha. Tak ketinggalan, ada Sunil di sana.


Kiran mengajak adiknya untuk menghibur wanita itu. Apa lagi tengah ada masalah dengan Syiha saat ini. Kisah hidupnya sudah diketahui oleh ayahnya sendiri. Dan itu membuat Mohan ikut turun tangan, putrinya disiksa, dan dia tidak akan tinggal diam. Bahkan, Mohan sudah melaporkan Smith ke polisi akan tuduhan KDRT. Tak hanya disitu, Syiha juga sudah melayangkan gugatan cerai ke pengadilan.

__ADS_1


Dukungan dari Mohan membuatnya berani mengambil tindakan. Syiha tidak lagi takut akan hal itu karena Smith sudah mendekam dalam penjara. Pria itu ditahan sampai proses perceraian berlangsung. Dan sepertinya, lelaki itu memang akan mendekam di dalam sel atas kekerasan yang dilakukannya.


"Kau harus bahagia, jangan terus memikirkan masalahmu. Semuanya akan baik-baik saja, masih banyak laki-laki baik di dunia ini. Buktinya ada Sunil, dia laki-laki yang sangat baik menurut Kakak," bisik Kiran.


Syiha langsung menoleh ke arah kakaknya, kenapa harus nama Sunil yang disebut? pikir Syiha. Apa hubungannya dengan lelaki itu? Syiha tidak kepikiran itu sama sekali, Smith membuatnya trauma akan yang namanya laki-laki.


Sunil pun menoleh dan memberikan senyumnya pada adik bos nya itu. Ada calon janda di sana, harusnya kesempatan itu dia gunakan untuk membantu Syiha terlepas dari belenggunya itu. Menurut Sunil, wanita itu berhak bahagia.


Sejak pertama melihat, memang ada getaran dalam hatinya. Tapi sayang, itu terhalang bahwa ternyata Syiha sudah berumah tangga. Dan sekarang ada kesempatan untuk memilikinya. Sunil harus bersabar menunggu perceraian itu. Tapi, untuk itu dia masih menyembunyikan perasaannya, dia tidak akan terburu-buru. Akan menunggu sampai Syiha siap kembali.


"Anak Mommy sangat tampan." Kiran mencium kedua pipi gembul anaknya.


"Cuma Krish nih yang tampan?" tanya Dev.


"Suamiku lebih tampan," puji Kiran.

__ADS_1


"Aku yang paling tampan, Mommy!" protes Krish.


"Iya iya, Krish yang paling tampan. Daddy mu saja kalah," sahut Kiran. Dia tak ingin melihat putranya cemberut hanya karena dia lebih memuji Dev ketimbang anaknya.


"Krish, ayo. Kita harus segera tampil," ajak Dev.


"Mommy, aku pergi dulu. Mommy harus lihat aku menyanyi," kata Krish.


"Iya, Mommy duduk paling depan. Kamu akan melihat Mommy di sana," kata Kiran.


"Aunty juga akan menonton mu sampai selesai, tampilkan yang terbaik, Krish," timpal Syiha.


Krish tersenyum dan mengangguk.


"Sunil, kau jaga wanitaku," kata Dev pada manajer sekaligus asistennya.

__ADS_1


"Siap, Bos." Sunil berdiri tegap sambil medusungkan dada, bukan hanya Kiran yang akan dijaga, dia juga akan menjaga Syiha.


__ADS_2