BERPINDAH KE DUNIA SIHIR MODERN

BERPINDAH KE DUNIA SIHIR MODERN
RUMAH BERHANTU 1


__ADS_3

Setelah seminggu Panji berada di Akademi dan menjadi seorang guru, Panji berencana untuk membeli rumah yang pernah Panji minati saat sebulan setelah Panji datang ke Indonesia.


Saat ini Panji tengah berjalan menuju rumah pemilik rumah yang akan Panji mau.


Tok tok tok


"Permisi pak"


Tak lama kemudian seorang pria membuka pintu. "Iya ada apa" tanya pria tersebut.


"Perkenalkan nama saya Panji, pak.


Sebenarnya begini pak, katanya rumah tua yang ada di depan sana milik bapak ya dan ingin dijual" ucap Panji.


"Nama bapak, bapak Mandat panggil saja pak Man"


"Oh itu benar nak, tapi sampai sekarang masih belum ada yang mau beli itu rumah" ucap pak Man.


"Emang kenapa pak kok belum ada yang mau membeli itu rumah" tanya Panji.


"Orang orang bilang kalau rumah itu terdapat roh jahat yang bergentayangan, jadi gak ada yang mau mendekati apalagi membeli rumah tersebut, padahal bapak sedang membutuhkan uang, huh" jawab pak Man.


"Semenjak munculnya portal hitam di dekat rumah itu 2 tahun yang lalu, sejak saat itu rumah tersebut ditinggali oleh roh jahat" lanjutnya.


"Em mohon maaf nih ya pak, tapi boleh kan bapak menceritakan semua kejadian saat portal hitam tersebut muncul" pinta Panji.


"Ah baiklah begini ceritanya.

__ADS_1


Waktu itu bapak sedang pergi membeli odading mang Ucup' yang rasanya seperti anda menjadi hello Kitty~"


"Tu-tunggu kenapa jadi mem-bahas odading sih?"


"Dengerin dulu kalau orang tua baru ngomong. Baiklah tadi sampai mana bapak ber-cerita"


"Sama anda menjadi Hello Kitty" jawab Panji dng ketus.


'Orang tua ini sehat kagak sih, aneh' pikir Panji.


"Oh benar, setelah bapak membeli odading mang Ucup' bapak melangkah pulang namun tiba-tiba awan yang awalnya berwarna biru berubah menjadi hitam dan kemudian muncul sebuah lubang portal hitam di langit.


Portal tersebut memunculkan beberapa monster dan menyerang daerah sini. Para monster itu mulai menyerang namun dihentikan oleh para pahlawan dan para petualang dari guild. Semua monster mati, namun ada satu orang yang muncul dari balik portal tersebut dan ada asap hitam masuk ke dalam rumah milik bapak tersebut .Semenjak munculnya portal tersebut muncul rumah bapak yang berada di sana menjadi angker dan banyak roh roh jahat yang bergentayangan disana.


Padahal rumah tersebut mau bapak jual untuk biaya nikah bapak, huh"


'Loh kok beda ya sama yang tadi, katanya untuk membeli obat untuk anaknya sekarang untuk biaya nikah, bener bener aneh ini orang tua.


"Ee...anu pak, bapak mau tidak menjual rumah itu buat saya" tanya Panji.


"Ha kamu yang mau membeli rumah tersebut, baiklah aku setuju" ucap pak Man menjabat tangan Panji.


"Baik kita dell ya pak" ucap Panji saling berjabat tangan.


"Oh ya pak Man boleh kah kita melihat rumah itu pak" ajak Panji.


"Ee...itu anu... sebenarnya bapak bapak..."

__ADS_1


"Huh, bapak tidak berani kesan ya" ucap Panji.


"Tentu saja... bapak kan berani, cuma bapak tidak mungkin kesana karena bapak malas jalan kesana, hehe" ucap pak Man yang canggung.


"Hump, kalau begitu bapak tutup mata dulu" mendengar apa yang Panji katakan pak Man cuma bisa menurut, ketika pak Man membuka matanya kembali dia dikejutkan dengan apa yang dia lihat.


Sebuah tanah lapang yang luas seperti sebuah lapangan sepakbola dengan rumah yang berada di tengah yang sudah ditumbuhi dengan tanaman rambat yang menambah suasana terlihat lebih mencengkeram dan ada beberapa pohon yang besar disana.


"Ba-bagaimana bisa aaku ada disini" pak Man yang masih dalam keterkejutannya.


"Hhh, ada apa pak kok kayak orang yang baru ditagih oleh rentenir aja" ucap Panji.


"Bagaimana kamu membawa aku kesini nak?" tanya pak Man.


"Itu tidak penting, sekarang aku cuma mau tanya pak kapan kita akan melakukan kontrak penjualan tanah ini pak" tanya Panji.


"Sekarang juga bisa, tapi..." ucap pak Man terhenti.


"Tapi apa pak?" tanya Panji.


"Tapi surat kepemilikan tanah ada di dalam rumah itu, hehe" jawab pak Man sambil menggaruk kepalanya.


Mendengar jawaban dari pak Man Panji hanya bisa menghela nafas panjang sambil menepuk jidatnya "Hadeh nyusahin banget, yaudah biar saya aja pak yang negmbil surat kepemilikan tanah nya" ucap Panji.


"Oh kamu yakin... kalau begitu kamu ambil di kamar no 2 di dalam lemari kayu besar, nah disana ada dokumen berwarna merah itu suratnya.


Kalau begitu bapak pulang dulu, dah" pak Man langsung menggunakan langkah kaki seribu meninggalkan Panji.

__ADS_1


"Orang yang aneh"


"Oke sekarang kita lihat seperti apa roh jahat yang selalu di bicarakan orang orang" Panji melangkah menuju rumah yang berada di tengah tanah lapang tersebut.


__ADS_2