
Setelah Panji mendapatkan surat kepemilikan/sertivikat tanah dan kini Panji sudah memiliki rumah sendiri.
Saat ini Panji tengah duduk santai di bawah pohon yang berada di samping rumah miliknya yang baru saja ia beli.
"Akhirnya aku punya rumah sendiri ya walaupun masih belum layak untuk di tinggali sih.
Yos sekarang aku harus memotong dan membersihkan semua rumput ini" ucap Panji yang melihat rumah yang berada di sekitar rumahnya yang sudah menjulang tinggi tinggi.
Karena dia sendiri dan tidak ada yang membantunya dia hanya bisa melakukan sendiri dan karena Panji tidak memiliki arit/alat pemotong rumput jadi Panji menggunakan sebuah senjata sabit merah miliknya untuk memotong rumput.
SLAZ...SLAZ...
suara sabit yang diayunkan dan
"Eh kok aku lupa ya, akukan punyanya pelayan Rangga, Rio, Erin keluar lah" setelah itu dari bayangan Panji muncul tiga orang dua laki-laki dan satu perempuan.
Rangga Memiliki penampilan yang sempurna tubuh yang berotot, besar mata dan rambut panjang berwarna merah memberikan nuansa yang berbeda seperti Jendral Pasukan Besar.
Rio memiliki penampilan yang hampir sama dengan Rangga namun memiliki tubuh yang tidak terlalu berotot, rambut berwarna putih dan mata kuning dan berpakaian seperti seorang kepala pelayan.
Erin memiliki body yang aduhai sempurna, kulit putih, wajah cantik bak seorang peri dengan rambut perak dan mata birunya yang menambah keindahan nya.
"Salam Tuan, kami siap menerima perintah tuan"
__ADS_1
"Hem bagus aku ingin kalian membantuku untuk membersihkan lingkungan dan rumah yang baru saja aku beli" pinta Panji kepada para pelayan nya.
"Baik tuan" Kemudian mereka mulai membersihkan rumput, tanaman rambat/benalu yang menempel di dinding rumah dan mengeluarkan semua barang barang yang ada di dalam rumah tersebut yang merupakan barang milik pak Mandat.
Rangga bertugas memotong rumput di halaman rumah menggunakan sabit yang tadi Panji bawa, untuk Rio ia membantu Panji untuk mengeluarkan semua barang barang yang ada di dalam rumah. Sedangkan untuk Erin dia membersihkan belakang rumah.
Satu setengah jam kemudian akhirnya mereka semua telah selesai membersihkan lingkungan sekitar rumah.
"Tuan lihat apa yang saya temukan" ucap Erin berlari mendekati Panji dan memperlihatkan rumput di tangganya.
"Hah!" Panji mengamati rumput yang dibawa Erin tersebut, betapa terkejutnya saat ia tau bahwa itu bukan sembarang rumput. "Iiini ini rumput hati Pheonix, darimana kamu mendapatkannya Erin" tanya Panji sambil memegang tangan Erin.
Melihat tangannya dipegang oleh Panji wajah Erin berubah seperti kepiting rebus. "Ee i-itu anu tu-an aku menemukannya di belakang rumah" ucap Erin dengan kikuk.
"Tuan saya juga menemukan sesuatu disini, lihat ini" ucap Rangga. Yang ditemukan oleh Rangga adalah gingseng sayap awan yang bermanfaat untuk menguatkan fondasi tubuh, meningkatkan kecepatan dalam berlatih, membersihkan tulang sumsum, dll.
"Wah hebat, apa disini juga terdapat taman obat juga?
Em kalau begitu kita ambil semua tapi berserta akarnya, karena aku akan menanam nya kembali" ucap Panji.
Setelah itu mereka mulai mencari apa saja tanaman herbal yang tersebar di sekitar rumah Panji, dan alangkah terkejutnya ketika mengetahui bahwa apa yang mereka temukan bukan hanya dua atau tiga jenis tanaman herbal melainkan ada 7 jenis tanaman herbal yang sangat berkhasiat untuk seorang pendekar/Petapa.
Dia antara 7 tanaman herbal tersebut adalah:
__ADS_1
- 5 Gingseng Sayap awan
- 8 Rumput Hati Pheonix
- 2 Bunga Sari Matahari
- 5 Buah Gibers
- 6 Organ Cleaning Plants
- 1 Poisonous flower of the night
- 3 Flower puspa orchid
"Wah aku tidak menyangka bahwa akan ada sebanyak ini yang kita temukan. Dan ini untuk kalian" Panji memberikan mereka sebagian tanaman herbal tersebut ya mau gimana pun Panji juga memiliki kebun tanaman herbal yang berada di dimensi lain miliknya.
"Terimakasih tuan"
"Aku yang seharusnya berterimakasih kepada kalian karena sudah mau membantu ku, dan kalian boleh kembali" ucap Panji.
"Itu sudah kewajiban kami tuan, kalau begitu kami undur diri tuan" setelah itu mereka kembali ke dalam bayangan Panji.
"Yos besok aku harus merenovasi ini rumah dan membeli beberapa keperluan" ucap Panji. Karena hari sudah mulai malam panji langsung bergegas kembali ke Akademi.
__ADS_1