Bintang Untuk Alika

Bintang Untuk Alika
1


__ADS_3

Terlihat dari sebuah kaca besar didalamnya terdapat beberapa wanita ayu nan rupawan duduk berjejer menunggu giliran dipanggil.


lalu Datang dua orang perawakan besar didepan kaca tersebut,salah satunya berkata,


"Seperti biasa madam bawain Gladys ya"


"Oke di room mana bang?" tanya madam.


"Mentawai" jawab pria itu lagi.


"Oke,ditunggu ya bang" ujar madam sembari mengerningkan matanya kepada dua orang itu.


Madam langsung menghubungi Gladys, karena Gladys tidak termasuk wanita yang dipajang di kaca besar itu. ia hanya melayani pelanggan yang sudah mengenalnya saja.


*******


Disebuah ruangan yang bertuliskan "LC Room" seorang gadis yang bernama Gladys itu tersenyum ketika namanya muncul di layar LED yang terpasang di tembok dekat pintu.


Ia segera bangun dari posisi duduknya lalu keluar dari ruangan itu lalu membatin, "Aku mencium Aroma Uang, hehehehehhe"


Gladys memasuki ruangan tersebut dengan tersenyum lalu berjalan ke arah pelanggannya itu, ia duduk ditengah-tengah kedua pria tersebut.


"Hai Abang, Lama nunggu ya, Maaf ya tadi Gladys stylish dulu" ujar Alika sambil mengerlingkan matanya menggoda pelanggannya itu.


kedua pria hanya menjawab dengan tersenyum lalu menganggukan kepalanya.


"Oke kita nyanyi lagu apa bang?? Mau goyang koploan atau mau lagu nostalgiaan aja??" tanya Gladys.


"Biasanya kaya apa sih Gladys sayang?" sambil memeluk Gladys.


"Oke,kita happy2 ya abang2 tersayang!!" ujar gladys sedikit berteriak sambil meneguk sedikit minuman yang tersedia di meja.


Gladys beryanyi berjoget-joget ria bersama para lelaki tersebut, ia mendapat saweran yang lumayan banyak, ia bersyukur rata-rata pelanggannya tidak pelit untuk menyawer, apalagi saweran ini masuk ke kantong pribadi para pemandu karaoke, sedangkan upah kerjanya dihitung berdasarkan jam-jaman yang ia dapat perhari.


Ya begitulah kurang lebih pekerjaan Gladys, demi pundi-pundi rupiah yang harus dia kumpulkan dia rela melakukan itu semua.


Setelah empat jam berlalu kedua lelaki tersebut sudah meninggalkan ruangan itu, sedangkan Gladys masih merapikan dirinya dan mengumpulkan beberapa uang saweran yang ia dapat.


"Alhamdulillah, dua juta" ujar Gladys.


Ya Alika bersyukur,meskipun pekerjaanya bukanlah pekerjaan yg halal dilakukan seorang muslim tapi dia masih mengingat Tuhannya, bahkan ia tak pernah melupakan kewajibannya kepada Tuhannya. menurutnya agar catatan amal baik sama buruknya seimbang.


Gladys kembali ke ruangannya, dilihatnya jam dinding yang sudah menunjukan pukul 02.45, limabelas menit lagi ia akan pulang.


Madam masuk kedalam ruangan meminta mereka mengumpulkan kartu catatan kerja, disana tertulis berapa jam yang dia dapat saat bekerja. Gladys memberikan kartunya dan diisi oleh madam disana enam jam.


Gladys mengganti pakaiannya menjadi Hodie hitam dan celana training, ia mencepol asal rambutnya, sungguh Gladys hanya akan berpakaian sexy ketika bekerja.


Gladys melajukan kakinya menuju parkiran sepeda motor.alika menghela nafasnya lalu duduk berdiam diri sambil menunggu kesadarannya benar-benar pulih sebelum mengendarai si putih. ia akan pulang ke kostan, lokasinya pun hanya beberapa blok dari tempatnya bekerja.


Sebenarnya dibelakang tempatnya bekerja sudah ada sebuah mess yang disediakan untuk para pekerja disana, namun ia tak nyaman untuk tinggal jadi satu. apalagi yang tinggal disana tidak hanya para perempuan saja, para laki-laki yang bekerja di bar dan karaoke itu juga tinggal disana, hanya dipisah lantai dua untuk laki-laki, dan para perempuan di lantai tiga, sedangkan lantai satu adalah ruang tamu, ruang tivi, dan dapur.


Kesadaran Gladys mulai pulih, ia segera menstarter sepeda motor kesayangannya itu menuju kost tempat dia akan meletakkan tubuhnya yang lelah itu.


Sesampainya di kostan dia membuka pintu gerbang, lalu memarkirkan si putih di garasi, ia berjalan dengan lunglai menuju kamarnya, terpampang jelas tulisan yang ada di depan pintu kamar itu ALIKA PRAMUDYA.


Ya nama asli Gladys didunia nyata adalah Alika Pramudya, sedangkan nama Gladys adalah panggilannya sebagai wanita malam. ya begitulah rata-rata para wanita malam mereka memiliki dua nama yang berbeda.


Alika memandang sekeliling kamar yang ada di dekat kamarnya sepertinya banyak yang sudah pulang, ya kost tempat tinggal Alika rata-rata bekerja sebagai wanita malam, bahkan juga beberapa dari mereka adalah wanita simpanan.


Alika memasuki kamar kosnya, ia melempar tasnya asal, membuka hoodienya lalu masuk kedalam kamar mandi, ia perlu membersihkan dirinya apalagi sebentar lagi adzan subuh pasti berkumandang.


Selesai melakukan rutinitas wajibnya, ia mengambil ponselnya dari dalam tas kremesnya itu, terdapat banyak notifikasi chat dan panggilan tak terjawab. ia membuka aplikasi chatting, dilihatnya chat paling atas tertera nama Ibu,alika menggigit bibirnya dengan keraguan membuka room chat itu.


IBU

__ADS_1


Nduk, gak pulang?


Ibu kangen lho,


Pulang ya nak,


Mbakmu si Lina baru aja lahiran.


Gak pengen nengokin baby ziyan?


Lucu lho, anaknya laki-laki.


^^^Alika^^^


^^^Insha Allah Bu..^^^


^^^Tunggu dapet Cuti^^^


^^^Deadline masih banyak.^^^


Ya, Ibunya tidak tahu menahu tentang pekerjaan Alika, ia hanya bilang dia ketemu orang yang baik sehingga dipekerjakan jadi seorang admin, padahal jaman sekarang lulusan SMP mana mungkin dapat kerjaan seperti itu.


Melihat tak ada balasan dari ibunya Alika menutup room chat ibunya, lalu beralih ke chat kakaknya,


SISTER


Foto.jpg


Ganteng kan anakku,


Ganteng mana sama kakaknya?


Pulang gih,cepet,


Gak usah alasan ya,


Ibu udah nanyain mulu lo dek,


^^^ALIKA^^^


^^^Lucu bangeeettttt,^^^


^^^*Emot cium^^^


^^^Ganteng dua-duanya,^^^


^^^Kamu cantik sendiri dong,^^^


^^^Ya,nanti aku kabarin,^^^


^^^nanti kamu bagian jemput kan.^^^


SISTER


Ya dong!!!


aku kan emang cantik dari dulu,


Aku tunggu ya dedek gemesh,


*Emot cium


Sedangkan beberapa chat lain hanya dari teman-teman rumahnya buat cepet balik karna kangen buat hang out bareng dan dibales dengan seadanya oleh Alika.


Beberapa temennya memang tahu apa pekerjaan Alika.

__ADS_1


dirasa sudah cukup menjelajahi ponselnya, ia menaruh ponselnya di nakas samping ranjangnya, sekalian mencharge agar full.


Alika menutup matanya dan akan bergelung dalam mimpinya.


*************


Terdengar bunyi alarm yang nyaring ditelinganya, Alika membuka selimut yang membungkus tubuhnya, ia mengucek-ngucek matanya dan menggaruk kepalanya dilihatnya jam yang ada di nakas,waktu menunjukan pukul 11.00.


"Hoaaaammmmm....." Alika menguap sambil meregangkan badannya,


Alika mengambil ponsel yang ada di bawah bantal, dicek nya ponsel itu,dirasa tidak ada hal yang istimewa dia melemparkan begitu saja di kasurnya.


Alika bangun menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya karna sebentar lagi akan memasuki sholat dhuhur.


setelah melakukan rutinitasnya itu perutnya terasa keroncongan, Alika mengambil ponselnya, ia akan memesan makanan melalui aplikasi Getjek untuk mengisi perutnya yang keroncongan itu.


Tak berselang lama kurir Getjek dateng mengantarkan pesanan makanannya,


"Permisi, dengan mbak Alika?" tanya pak Getjek.


"Iya pak" jawab Alika.


pak kurir menyerahkan makanan beserta nota makanan yang dipesan alika tadi.


"makasih ya pak, pembayaran sudah pake Getpaid ya pak" ucap Alika.


"iya mbak, terima kasih" jawab pak Getjek lagi.


"sama-sama" jawab alika.


"jangan lupa bintang lima ya mbak Alika" sahut pak kurir.


"sipppp" jawab Alika sambil mengancungkan jempolnya.


Alika menutup pintu lalu melanjutkan makannya sambil mendengarkan lagu yang ada di ponselnya itu.


Jam di dinding menunjukan pukul empat sore, Alika memutuskan untuk bersiap-siap berangkat kerja.


"Semangat Lika" ucapnya dalam hati


Alika menutup pintu dan menguncinya, ia berjalan ke arah garasi sepeda motor dan berangkat menuju ke tempat pundi uangnya berada.


Sesampai disana dia memarkirkan si putih di basement, menuju ruangan bertuliskan "LC ROOM".


"Assalamuallaikum, Gladys datang everybody" ucap Alika dengan sedikit berteriak.


"Wa'alaikum salam, Ih anak madam satu ini udah datang, dah buruan ganti trus langsung ke stylish biar makin centes ya" jawab madam.


"Sip Madammmm.." jawab Alika sambil mengacungkan jempolnya.


Beberapa wanita Pemandu Karaoke yang ada disana sudah tampil ayu nan sexy, mereka memasuki ruangan kaca seperti biasanya duduk ditempatnya masing-masing dengan wajah penuh senyum menggoda menunggu pelanggan yang akan datang untuk menemani mereka di room karaoke. namun berbeda dengan Alika yang masih tetap diruangan LC karena ia hanya melayani pelanggannya saja, ia tak menerima tamu baru, karena ia primadona disini karena sudah hampir tujuh tahun nekerja disink.


ya begitulah kenyataan hidup yang harus dijalani Alika setiap hari, berputar dan berulang-ulang terus seperti itu.




Hallooooo Everybody....


Ini adalah karya pertama hasil kehaluanku setelah 7 tahun hiatus karna harus fokus sama bayik-bayik dirumah. :)


Mohon dukungannya ya chingudel...


Love and hug from me.

__ADS_1


S.E.Lina


__ADS_2