
Sudah sebulan sejak terakhir kakaknya menghubunginya lewat chat, entah apa yang merasuki kakaknya itu sampai mengiriminya boom chat, namun Alika sengaja tidak langsung membukanya, ia pikir paling isinya tak jauh-jauh memintanya untuk pulang.
Saat ia akan berangkat kerja Alika baru berniat untuk membuka room chat kakaknya itu saat.
Sister
P
Yuhuu Alika
Spadaaaa
Kapan Pulang????
Ibu nanyain terus nih
aku gegana mau jawab apa
gak mungkin kan aku jujur
sama ibu kamu kerja LC
Buruan pulang
capek tahu gak q bilang sama
ibu susah ambil cuti soalnya bos mu itu jahat.
P
P
P
P
Alikaaaaaaaaa
Punten nih
pulang dong
Alika
Bales ******
P
P
P
Alika
Buruan pulang deh
Woi Alika-liku kehidupan
Bales
Alika mengernyitkan dahinya,, ia merasa pusing membaca chat boombardir dari kakaknya itu. padahal jelas-jelas intinya menyuruhnya pulang tapi dibuat dengan bahasa yang berliku-liku.
__ADS_1
"Astaga kenapa aku harus punya kakak yang random banget kayak gitu,ibu dulu ngasih makan apa coba waktu kecil" ucapnya dalam hati lalu melanjutkan lagi isi chat kakaknya
Sister
Alika Ibu sakit, asmanya kambuh, aku gak tahu kenapa, tadi aku manggil ibu buat makan malam bareng, tapi ibu gak keluar, aku samperin ke kamarnya, ibu duduk di lantai megang dadanya
Jantung Alika terasa berhenti satu detik ketika membca chat terakhir kakaknya, lalu membatin, "Ah paling prank biar aku langsung pulang"
^^^Alika^^^
^^^Gak usah prank segala^^^
^^^ultahku masih lama^^^
^^^nanti ya bulan depan^^^
^^^aku ijin madam dulu^^^
Sister
Foto.jpg
melihat foto yang dikirimkan saat itu, Alika langsung menekan ikon Video Call,
"Ibu mana?" tanya Alika.
"tidur dek" jawab Lina sambil mengarahkan kamera ke arah ibu.
Alika menghela nafas melihat ibunya dilayar itu.
"nanti aku ngomong sama madam deh, Insha Allah, cuti aku majuin jumat depan aku pulang ke Surabaya" ujar Alika.
"Oke, Aku juga udah ngomong sama mas Tama kok, anak-anak juga lagi main sama si yani, kamu jaga diri cepet pulang" jawab Lina.
Alika hanya mengacungkan jempolnya pada layar handphonenya lalu melambaikan tangannya lalu mematikan sambungan video call itu.
Alika meraih tasnya dan langsung keluar dari kamar kos, ia akan menjemput pundi rupiah hari ini sebelum dia mengambil cuti.
Sesampainya di Bar Karaoke Alika langsung mencari keberadaannya madam.
"kak cind liat madam gak?" tanya alika pada salah satu temannya.
"diruangannya sih kayaknya beib" jawab cindy.
"oke, thank you kak" jawabnya dengan senyum merekah gigi p*sodent.
"tok tok tok" Alika mengetuk pintu ruangan madam.
"masuk" titah madam dari dalam ruangan.
"malam madam" sapa Alika.
"kamu telat Dys, kamu dari mana aja,banyak yang nyariin kamu, ditelepon juga sibuk mulu, ambil job luar kamu??" cerca madam.
Alika menjawab, "haishhh.. mana ada ambil-ambil job luar gitu madam, orang target ku disini belum kelar"
"Trus kamu dari mana aja kok sampe telat?? kok kamu langsung kesini gak langsung ke stylish?? dari tadi banyak yang nyariin kamu, kan sayang banget lho" ujar madam.
"Tadi mbak Lina telepon, ngasih kabar kalau ibu sakit madam, aku mau ngajuin percepatan cuti.jumat depan aku pulang madam, aku udah terlalu sering ngundur pulang,kayaknya ibu kepikiran makanya sakit" jawab Alika.
"oke,,kamu tahukan ketentuannya kalo cuti apa?" tanya madam.
__ADS_1
"iyaa aku tahu gaji gak dikeluarin sampe aku balik kesini lagi, ditambah lagi gak boleh lebih dari sebulan, iya kan??" tanya Alika.
Madam hanya mengangguk sebagai jawaban lalu berkata, "dah sana buruan ke stylish"
Madam melambaikan tangan mengusir Alika untuk keluar dari ruangannya.
Alika keluar ruangan madam, jumat besok ia akan pulang, ia berpikir ia akan memaketkan si putih untuk jalan-jalan berkeliling di Surabaya nanti.
...*******...
Satu minggu berlalu, Alika bersiap-siap menuju Stasiun Balapan Solo. Siputih sudah dipaketkan oleh Alika melalui jasa kirim kendaraan kemaren, Alika mengecek jam menunjukan pukul 09.00.
Ponsel disaku kemeja Alika bergetar ada panggilan masuk, diangkatnya panggilan nomor tanpa nama itu.
"ya pak saya kedepan, tunggu ya" ucap Alika.
Alika mematikan panggilan itu lalu memasukan ponselnya kembali, ia berjalan ke luar kostan dan menaiki mobil putih yang sudah menunggunya.
Sesampai di stasiun Balapan Solo dia langsung memasuki area pengecekan tiket, Alika masuk lalu duduk di bangku tunggu stasiun.
kurang lebih menunggu 30 menit terdengar pengumuman kereta api Ranggajati tujuan Stasiun Surabaya Gubeng akan memasuki jalur 1. Alika berdiri dari duduknya lalu berjalan menuju peron kereta.
Alika telah masuk dan duduk didalam kereta, ia membuka yasnya lalu mengambil ponselnya, ia akan mengirimi pesan kepada kakaknya untuk menjemputnya di statiun gubeng nanti.
Sister
Jemput di gubeng jam 4 sore,
jangan telat ya,
kalo telat aku balik solo lagi.
Alika langsung menutup room chat itu dan menyalakan mode pesawat lalu memasukannya ke dalam sling bag nya.
Alika tak ingin diganggu,ia sengaja menyalakan mode pesawat karna tahu kakaknya akan heboh dan akan mengganggunya sepanjang perjalanan, ia akan berisitirahat selama empat jam perjalanan, mengingat ia belum tidur dari sepulang kerja tadi karna menyiapkan barang-barang yang akan disiapkan untuk pulang. untuk kos-kosannya Alika sudah menghubungi sang pemilik ia akan pulang selama tiga bulan, dia juga sudah membayar kosan nya sampai tiga bulan kedepan karna masih banyak barang-barangnya yang ia tinggal.
Empat jam dengan posisi duduk selama perjalanan di kereta lumayan membuat pinggang Alika sakit.
Alika sudah berada dipintu keluar tapi tak melihat kakaknya. Alika mengambil ponselnya menonaktifkan mode pesawat. berniat untuk menghubungi kakanya, namun sesuai dugaannya tiba-tiba begitu banyak notifikasi chat dan panggilan tak terjawab, limapuluh pesan yang belum dibaca, dan lebih dari 20 panggilan tak terjawab, sungguh Alika hanya menggelengkan kepala mengingat sikap random kakaknya itu.
Alika langsung menekan tombol dua panah pojok agar menuju langsung ke chat paling akhir disana tertulis, "aku nunggu dimobil, panas kalo nunggu dipintu keluar banyak asap rokok gak bagus buat ibu menyusui secantik aku"
Alika membatin dasar kakaknya ini tingkat kepedeannya melebihi batas.
Alika berjalan menuju ke tempat kakaknya memarkirkan mobil, sesampainya di mobil sedan merah kakaknya ia mengetuk kacanya,
dan langsung membuka pintu mobil itu. baru saja akan duduk kakaknya sudah nyerocos memberikan begitu banyak pertanyaan untuknya.
Alika menghadap ke arah Lina lalu menutup mulut kakaknya itu dengan tangannya, lalu berkata, "please tanyanya nanti aja kalo udah sampai di rumah, aku capek mau istirahat aku cuma tidur empat jam dan itu tidurnya duduk,tahu kan manusia butuh berapa jam buat tidur?, udah buruan jalan aku mau tidur kalo sampe bangunin"
Lina hanya menganggukan kepalanya tanpa bicara karna mulutnya di bekap adiknya yang kurang ajar ini. setelah Alika melepaskan bekapan tangannya Lina langsung tancap gas menuju rumah.
Alika menutup matanya lalu membatin, "Akhirnya pulang kampung juga, i'm coming Surabaya, sudah lama ya, Aku berharap kita gak akan bertemu"
mianhe chingu update maleman karna dua bayik ku yang lagi sakit.
kiss and hug
S.E.Lina
__ADS_1