
Acara berlangsung dengan ramai banyak dari saudara dan juga teman-teman Bintang dengan pedenya bernyanyi diatas panggung meskipun suara mereka pas-pasan, ya namanya juga party jadi ya suka-suka. ada yang menyanyi lagu rock, pop, bahkan koploan.
Begitu juga Kia and the Gank mereka menikmati dan berjoget ria di Birthday party itu,,
Tiwi mengambil alih mic yang dipegang fajar lalu berkata, "Gaes, Temen aku mau nyumbang lagu nih buat yang ulang tahun"
Seruan itu langsung disoraki dengan suka cita oleh semua orang.
Alika naik ke atas panggung dwngan pembawaan yang elegan, sehingga membuat para tamu undangan terkesima olehnya.
Namun tidak dengan Kia, didalam hatinya berkata "Elle"
Alika mengambil stand mic dan kursi, tak lupa juga gitar yang bersandar di dinding diambilnya, ia duduk lalu berkata, "Aku gak tahu mau nyanyi apa, mungkin disini ada yang mau request?"
Alika hanya memetik-metikan senar gitar tanpa bernyanyi, Fajar yang melihat Alika belum bernyanyi, ia ikut naik diatas panggung lalu mengambil nada awal lagu "How Can I Love the Heartbreak milik Akmu"
"Eotteohge ibyeolkkaji saranghagesseo
Neol saranghaneun geoji
Sarangiraneun iyuro seororeul pogihago
Jjijeojil geotgati, apahal su eopseo nan"
Alika yang mendengar itu tersenyum miring, lalu memetik gitarnya sesuai dengan kunci lagu itu. ia pun ikut menyanyikan bagiannya dalam lagu itu.
Ilbureo myeoch baljaguk mulleona
aega eopsi honja geodneun neol barabonda
Yeopjari heojeonhan neoui punggyeong
Heukbaek geori gaunde neon dwidorabonda
Geuttae alge doeeosseo
Nan neol tteonal su eopsdan geol
Uri saie geu eotteon himdeun ildo
Ibyeolbodan beotil su issneun geotdeurieossjyo
Fajar ikut menyanyikan bersama-sama pada bagian chorus.
Eotteohge ibyeolkkaji saranghagesseo
Neol saranghaneun geoji
Sarangiraneun iyuro seororeul pogihago
Jjijeojil geotgati, apahal su eopseo nan
Fajar menghentikan suaranya membiarkan Alika menyanyikan bagiannya.
__ADS_1
Duse beon deo gireul doragalkka
Jeokmak jiteun doro wie georeumeul pogaenda
Amu mal eopsneun daehwa nanumyeo
Jumadeungi gireul bichun meon goseul bonda
Fajar menyanyikan bagiannya lagi bersama-sama dengan Alika.
Geuttae alge doeeosseo
Nan deo gal su eopsdan geol
Han bal han bal ibyeore gakkawojilsurok
Neowa majjabeun soni sarajineun geot gatjyo
Eotteohge ibyeolkkaji saranghagesseo
Neol saranghaneun geoji, hoh
Sarangiraneun iyuro seororeul pogihago
Jjijeojil geotgati, apahal su eopseo nan, no woah oh hoh
Eotteohge naega, eotteohge neoreul
Petikan gitar berhenti tanda lagu telah usai dinyanyikan, keadaan pesta yang tadinya khidmat mendengar suara merdu Alika dan Fajar tiba-tiba riuh penuh tepuk tangan dan sorakan para tamu undangan pesta ini.
"Terima Kasih" Ucap Alika lalu turun panggung menuju stand minum mengambil air putih mengabaikan teman-temannya.
Berbeda dengan Fajar yang happy bisa berduet menyanyikan lagu favoritenya dengan si gadis bersuara merdu pujaan kakaknya itu.
Alika menuju toilet lalu menelepon Mas Tama memintanya untuk menjemputnya di kafe Bintang, Alika duduk diatas closet yang tertutup sambil menunggu Mas Tama datang.
Satu jam lebih limabelas menit bersemedi didalam kamar mandi Mas Tama meneleponnya mengabari Ia sudah ada didepan kafe.
Alika terkejut saat keluar dari Toilet sudah ada Bintang yang menunggu, "Kamu ngapain disink?" tanya Alika pada Bintang.
"Nungguin kamu,,, tapi lama banget, Ngapain aja sih didalam?" ujar Bintang sedikit kesal karena harus menunggu lama.
Alika hanya tersenyum miring lalu berkata "Biasa cewek"
"Kamu marah sama aku?" tanya Bintang.
Alika tersenyum lalu berkata, "Marah?? Aku?? Buat apa??"
"Ya siapa tahu, turun panggung kamu langsung ngendok dikamar mandi" jawab Bintang.
Alika tak menjawab perkataan Bintang, ponselnya berbunyi, ia mengeluarkan ponselnya dari dalam tas lalu menunjukan layar ponselnya ke hadapan Bintang, tertera nama Mas Ipar dengan emot hantu.
"Halo Mas, sebentar sabar masih pamit dulu sama yang punya acara" ucapnya pada orang diseberang ponselnya itu.
__ADS_1
"Oke" jawab Alika lalu mematikan telepon dari Mas Tama itu.
"Aku pamit ya Bintang, salamin ke yang lainnya ini Gerandong udah ngomel-ngomel disuruh cepet soalnya" Pamit Alika.
Bintang tersenyum menganggukan kepalanya.
Alika baru akan berjalan tapi Bintang sudah memanggilnya
" Alika tunggu sebentar" Ucap Bintang sambil mengambil bungkusan yang sudah ia siapkan saat Alika masuk kedalam toilet tadi.
"Terima kasih sudah datang dan mau bernyanyi, terus tadi aku lihat kayaknya kamu belum nyobain semua dessert yang ada di sini jadi aku bungkusin" Ujar Bintang sambil menyerahkan bungkusan itu kepada Alika.
"Thanks,aku pulang" ucap Alika sambil berlalu meninggalkan Bintang.
Dari kejauhan ada Kia yang menguping pembicaraan dua orang beda jenis itu, ia tersenyum, mengeluarkan ponselnya lalu mengirimi pesan kepada Alika,
"Elle, hati-hati"
Setelah itu ia kembali ke tempat teman-temannya berkerumun.
Alika sudah pulang menuju rumahnya. sedangkan didalam pesta Tiwi kelimpungan mencari Alika.
"Ya Ampun Kia, anak ku ilang, kemana sih buntut satu itu dicariin dimana-mana gak ada, alamat deh tuh bocah pasti ngambek, kamu sih pake acara nyuruh dia nyanyi sendirian tadi" cerocos Putri panik.
Kia hanya diam pura-pura tidak tahu.
Bintang menyaksikannya dari jauh lalu datang menghampiri Kia and the Gank.
"Alika udah pulang barusan dijemput kakak iparnya, katanya dicariin sama Ibunya udah jam sebelas biasanya jam sepuluh udah ngandang" jelas Bintang kepada empat orang dihadapannya itu.
"Fix ini mah Alika ngambek sama kita gengs, buktinya dia pamitan sama Bintang tapi gak pamitan sama kita" teriak Tiwi histeris.
"Kita??? kamu kali, yang nyuruh nyanyi tadi siapa? jelas-jelas Alika paling benci nyanyi didepan banyak orang" ucap Valeria.
"Aku udah tanya katanya gak kok, dia bilang dapat mandat disuruh pulang sampe dijemput segala" ujar Bintang lagi.
"Ya Allah Bintang, kamu itu pinter banget sih,coba mikir kalo dia gak ngambek pasti nyamperin kita lagi kesini, jam sepuluh apaan, tadi juga udah pamit Ibu kok nanti bakalan tidur dirumah Valerie pumpung orang tuanya lagi ke luar negeri" cerocos Tiwi.
"Berarti dia marah sama aku gitu gara-gara nyanyi tadi?" tanya Bintang pada Tiwi.
"No, dia gak marah sama kamu, dia cuma sebel kalo disuruh nyanyi didepan orang banyak apalagi yang gak dikenal, dia pasti nyanyi disini tapi mungkin nunggu sepi, tinggal keluarga inti, tapi, dia gak marah sama kamu, kalo dia juga marah sama kamu dia gak bakalan pamit langsung pergi ngelewatin kamu meskipun papasan" jelas Tiwi lagi.
Bintang menghela nafas lega setidaknya Alika tidak marah padanya. Ia tersenyun hari ini sungguh sangat special untuk Bintang.
Ia mengingat lagi make a wish yang dia buat "Alika Pramudya is Mine" Bintang tersenyum tanpa henti, wajahnya sangat terlihat sangat- sangat bahagia.
Kiss and Hug
S.E.Lina 💛
__ADS_1