Bloody Scarf

Bloody Scarf
Bab 21 (Flashback Ha Ru dan Young Min)


__ADS_3

Mendengar ucapan Won, Ha Ru merasa kalau dia menemukan titik terang dan meminta Won until menyerahkan kartu memori dari black box nya.


"Aku akan memberikan nya kepada mu tapi tidak bisakah kamu fokus hanya pada ku malam ini" ucap Won yang melihat perhatian Ha Ru teralihkan.


"Baik lah. Maafkan aku" balas Ha Ru.


Setelah mereka makan malam, Ha Ru dan Won menonton film bersama. Won memeluk Ha Ru belakang sambil duduk disofa. Sesekali Won menciumi leher Ha Ru.


"Hentikan" ucap Ha Ru.


"Kenapa?" tanya Won.


"Geli" balas Ha Ru.


"Tapi aku menyukai nya" ucap Won sambil kembali mencium leher Ha Ru.


Kali ini Won tidak hanya mencium leher Ha Ru tapi juga menggigit leher nya.


"Ouch... " erang Ha Ru.


"Apa kamu vampire? kenapa menggigit leherku?" protes Ha Ru.


"Itu karena lehermu terlihat sangat enak" ucap Won yang sedang menggoda Ha Ru.


Mendengar ucapan Won membuat Ha Ru tersipu malu. Sedangkan Won masih saja mencium dan meninggalkan beberapa bekas dileher Ha Ru. Ha Ru yang semula tampak geli kali ini dia terlihat menikmati perlakuan Won. Won yang sudah terbakar nafsu langsung mengangkat Ha Ru ke kamarnya meninggalkan TV nya tetap menyala.


Won membaringkann Ha Ru di atas kasurnya dan menatap wajah Ha Ru lalu mencium bibir Ha Ru dengan lembut. Ha Ru membalas ciuman Won sambil meletakkan kedua tangan nya di bahu Won. Won mengigit bibir Ha Ru sampai berdarah dan menghisap darah yang keluar dari bibir Ha Ru. Ha Ru yang merasa kesakitan mencoba mendorong tubuh Won untuk melepaskan ciuman mereka tapi tubuh Won tidak bergeming. Ha Ru yang meronta-ronta mulai kehabisan nafas dan mendorong tubuh Won sekuat tenaga nya.


Setelah berhasil mendorong tubuh Won, Ha Ru mengambil nafas sambil terengah-engah.


"Apa aku terlalu kasar?" tanya Won yang masih berada diatas Ha Ru.


"Berhenti menggigit tubuh ku sampai terluka" ucap Ha Ru sambil memegang bibirnya yang terluka.


"Baiklah, aku tidak akan menggigit mu sampai terluka tapi aku akan tetap menggigit mu. Jadi boleh kan aku melakukannya hari ini? " tanya Won.


Ha Ru menganggukkan kepalanya tanda dia memperbolehkan Won melakukan nya. Setelah mendapat persetujuan Ha Ru, Won langsung membuka baju nya dan kembali mencium bibir Ha Ru dan sesekali menjilat luka di bibir Ha Ru karena gigitannya. Won menyusuri leher Ha Ru, Ha Ru hanya memejamkan mata nya sambil menikmati perlakuan Won.


Walau Ha Ru sudah melarang Won untuk tidak mengigit Ha Ru dengan keras, Won tidak mempedulikannya dan terus mengigit Ha Ru dengan keras. Kali ini Won membuka baju Ha Ru yang membuat Ha Ru hanya memakai bra nya saat ini. Melihat pemandangan didepan nya Won langsung menciumi dada Ha Ru sambil melepaskan bra Ha Ru.


Ha Ru tampak malu saat Won menelanjangi nya karena Won tidak pernah menunjukkan tubuh nya kepada orang lain.


"Tubuh mu sangat Harum" ucap Won yang menciumi tubuh Ha Ru.


Dan malam itu meraka melakukannya, Won yang berjanji tidak akan menyakiti nya tidak bisa menahan nafsu nya sehingga dia melakukan nya dengan sangat kasar sehingga membuat Ha Ru beberapa kali meminta Won untuk berhenti.


Keesokan hari nya, Ha Ru bangun dan merasakan sakit di bagian selangkangannya.


"Akhh... Sial kenapa sakit seperti ini" ucap Ha Ru yang berusaha turun dari tempat tidur.


Saat Ha Ru hendak turun, tiba-tiba Won muncul dari dalam kamar mandi yang ada di kamar itu.


"Kamu sudah bangun" ucap Won sambil mendekati Ha Ru dan kemudian mencium kening Ha Ru.


"Apa kamu baik-baik saja?" tanya Won kepada Ha Ru.

__ADS_1


"Menurut mu aku akan baik-baik saja setelah apa yang kamu lakukan kemarin" balas Ha Ru dengan nada marah.


"Maafkan aku, aku tidak bisa menahan nya karena kamu sangat seksi kemarin" ucap Won sambil mencium bibir Ha Ru.


Ha Ru mendorong tubuh Won.


"Aku tidak ingin melakukan nya di pagi hari" ucap Ha Ru.


"Baiklah, aku akan membantu mu untuk mandi" ucap Won.


"Tidak perlu, aku bisa mandi sendiri" tolak Ha Ru.


Won tidak peduli dengan penolakan Ha Ru dan mengangkat tubuh Ha Ru kedalam kamar mandi. Disana Won melepaskan baju Ha Ru.


"Kamu keluar saja, aku bisa melepaskan baju ku sendiri" ucap Ha Ru.


Won tetap tak bergeming walau Ha Ru sudah mendorong tubuhnya. Akhirnya Ha Ru hanya bisa pasrah dengan perlakuan Won.


Dalam hati Ha Ru merasa senang dengan perhatian yang di tunjukkan oleh Won. Tapi karena dia malu, sehingga dia berusaha keras untuk menolak Won.


Setelah melepaskan semua baju Ha Ru, Won mengisi bathtub dengan air hangat dan kemudian mengangkat Ha Ru dan meletakkan nya di dalam bathtub.


Ha Ru merasa terharu dengan perlakuan lembut Won. Dia tidak menyangak kalau Won adalah orang yang perhatian dan peduli dengan nya.


"Aku bisa berganti pakaian sendiri" ucap Ha Ru setelah Won selesai memandikan nya.


"Aku ingin membantu mu" balas Won.


"Kamu sudah cukup membantu ku jadi. Sekarang kamu bisa menyiapkan sarapan" ucap Ha Ru sambil mendorong tubuh Won keluar dari kamar mandi.


Setelah Won keluar, Ha Ru langsung menutup pintu kamar mandinya.


"Jika dia lama-lama disini bisa meledak jantungku" ucap Ha Ru yang sedari tadi jantung nya berdetak dengan cepat.


Setelah mengusir Won, Ha Ru membuka sebuah paper bagian yang berisikan baju nya. Saat dia melihat baju nya, dia terpesona dengan bahan yang lembut dan desain yang anggun.


"Wow, orang kaya memang beda" ucap Ha Ru melepaskan bath robe yang ada did tubuh nya.


Saat dia melepaskan bath robe nya dia melihat ke cermin dimana terlihat hasil karya Won.


"Orang kaya memang berbeda" ucap Ha Ru setelah melihat tubuh nya dengan arti yang berbeda.


Setelah selesai ganti baju, Ha Ru keluar dan berjalan menuju dapur.


"Apa yang kamu buat?" tanya Ha Ru kepada Won yang sedang memasak di dapur.


"Oh, kamu sudah selesai? Aku buat toast. Kamu duduk saja aku juga mau selesai" ucap Won menyuruh Ha Ru untuk duduk dan bersantai.


Ha Ru menuruti perintah Won dan hanya duduk di meja makan sambil memperhatikan punggung Won yang sedang memasak.


"Aku tidak tau kalau ternyata punggung nya sangat lebar" ucap Ha Ru dalam hati.


Sementara itu di rumah Jang Man, Young Min, Eun So dan Man Ho benar-benar mabuk sampai tidak bisa bangun. Jang Man pun membangunkan anggota tim nya untuk makan agar mereka bisa bekerja kembali.


"Bangun kalian. Aku sudah memaksakan sup toge" ucap Jang Man membangunkan mereka satu persatu.

__ADS_1


Mereka tidak bergeming dengan suara Jang Man dan hanya mengubah posisi tidur mereka. Jang Man yang kesal akhirnya menendang pantat mereka dengan kencang sehingga mereka terbangun dengan kesakitan


"Cap, apa yang anda lakukan? Anda bisa membangunkan kami dengan baik-baik" eluh Young Min sambil memegang pantatnya.


"Kalau kalian bisa di bangun kan dengan suara, aku tidak mungkin menendang kalian" jelas Jang Man.


"Jangan banyak mengeluh, cepat bangun. Kita harus bekerja" tambah Jang Man yang pergi kedapur sambil mempersiapkan sarapan mereka.


Mereka pun bangun dan secara bergantian ke kamar mandi lalu duduk di meja makan sambil menunggu semua orang duduk. Saat semua orang sudah duduk mereka makan bersama.


Di tempat lain, Ha Ru dan Won juga sedang menikmati sarapan mereka. Saat di meja makan Ha Ru teringat dengan kartu memori black box Won.


"Oh ya, Nanti aku akan mengambil kartu memori dari kamer black box mobil mu ya" ucap Ha Ru lalu menggigit toast nya.


"Baiklah. Lagi pula aku sudah menyiapkan nya" ucap Won sambil memberikan kartu memori kamera black box nya.


"Kapan kamu mengambil ini?" tanya Ha Ru.


"Tadi pagi saat kamu masih tidur. Kamu harus mengurangi sikap gila kerjamu. Bahkan sampai saat ini kamu masih memikirkan pekerjaan mu saat bersama ku" keluh Won.


"Maafkan aku. Aku tidak bermaksud begitu. Lain kali saat aku bersama mu aku tidak akan membahas pekerjaan dengan mu" ucap Ha Ru berjanji kepada Won.


"Kamu sudah berjanji. Jangan ingkari janji mu" balas Won.


"Baiklah" jawab Ha Ru.


"Cepat habiskan sarapan mu. Aku akan mengantar mu hari ini" ucap Won.


Setelah mereka selesai makan, Won mengantar Ha Ru ketempat dia bekerja. Saat tiba di tempat kerja Ha Ru melihat rekan nya sedang berjalan bersama-sama dan Ha Ru memanggil mereka sehingga mereka berhenti berjalan. Ha Ru menghampiri rekan nya di ikuti oleh Won.


"Selamat pagi" ucap Ha Ru memberikan salam kepada para seniornya.


"Kamu juga terlambat hari ini" ucap Man Ho.


"Iya. Oh iya kenalkan ini pacar ku" ucap Ha Ru memperkenalkan Won kepada rekan-rekan nya.


"Pak dokter kita bertemu lagi" ucap Man Ho.


"Iya, selamat pagi pak polisi" balas won.


"Kalian sudah saling kenal?" tanya Ha Ru heran.


"Iya, kemarin kami pergi ke rumah sakit di mana Min Ji bekerja dan bertemu dengan pak dokter" jelas Man Ho.


"Oh begitu" jawab Ha Ru.


"Jika anda membutuhkan bantuan saya jangan sungkan untuk bertanya" ucap Won.


"Kalau begitu saya pamit dulu, saya juga harus bekerja" lanjut Won berpamitan kepada Ha Ru dan rekan nya.


Setelah Won pergi, Ha Ru memberitahukan rekan nya kalau dia menemukan bukti baru.


"Aku mendapatkan kamera black box yang merekam pelaku saat dia kabur" ucap Ha Ru sama ilmu menunjukkan kartu memori yang dia pegang.


Mendengar ucapan Ha Ru, semua orang ikut senang dan lega karena dengan begitu mereka bisa menangkap pelaku pembunuhan gadis SMA tersebut.

__ADS_1


__ADS_2