Bloody Scarf

Bloody Scarf
Bab 39 (Flashback Ha Ru dan Young Min)


__ADS_3

Tak lama kemudian Yo Han pun sampai di rumah Kyung Min sedang kan Jong Hyun akan menunggu di mobil.


"Aku akan memberikan mu waktu 15 menit" ucap Jong Hyun ketika Yo Han keluar dari mobil.


Yo Han pun mengetuk pintu rumah Kyung Min dan Kyung terlihat terkejut melihat Yo Han berada di rumahnya.


"Ada apa kamu datang kemari?" tanya Kyung Min.


Bukannya menjawab pertanyaan Kyung Min, Yo Han malah memeluk Kyung Min dengan erat.


"Ada apa? Apa yang terjadi?" tanya Kyung Min yang heran dengan tingkah laku Yo Han.


"Aku merindukan mu" ucap Yo Han.


"Apa maksudmu? Kita baru saja bertemu" balas Kyung Min yang masih bingung dengan tingkah Yo Han.


Setelah melepaskan pelukannya, Yo Han mencium Kyung Min dan mendorong tubuh Kyung Min untuk masuk kedalam. Sambil berciuman mereka masuk kedalam kamar Kyung Min dan melepaskan baju mereka.


"Ada apa dengan mu?" tanya Kyung Min yang melihat Yo Han terlihat tergesa-gesa.


"Aku hanya ingin melakukannya sekali " jawab Yo Han sambil membalikan badan Kyung Min.


"Aku tidak punya ****** disini" ucap Kyung Min.


"Tidak masalah. Sekali saja" balas Yo Han.


Kyung Min pun menuruti permintaan Yo Han dan membiarkan Yo Han melakukan apa pun yang dia ingin kan.


Karena dikejar oleh waktu Yo Han pun melakukan nya dengan buru-buru. Setelah selesai Yo Han langsung memakai pakaiannya.


"Apa kamu akan langsung pergi?" tanya Kyung Min yang melihat Yo Han memakai baju nya.


"Iya. Maafkan aku. Jaga diri mu baik-baik. Aku akan kembali" ucap Yo Han kepada Kyung Min.


"Baiklah" balas Kyung Min yang tidak mengerti maksud Yo Han tapi mengiyakan hal tersebut.


Yo Han pun berpamitan kepada Kyung Min dan mencium kening Kyung Min lalu pergi bersama Jong Hyun.


"Lama sekali. Aku hampir akan memyeret mu keluar" ucap Jong Hyun saat Yo Han masuk kedalam mobil.


"Ayo kita berangkat" balas Yo Han tanpa menanggapi perkataan Jong Hyun.


Sesampainya di bandara, Yo Han merasa aneh karena Jong Hyun mengikuti nya walau dia sudah di bandara.


"Apa yang kamu lakukan? Kamu bisa pulang sekarang" ucap Yo Han.


"Aku tidak bisa. Karena Aku akan pergi bersama mu ke Amerika. Aku akan belajar lagi disana" jelas Jong Hyun.


"Kamu benar-benar gila" balas Yo Han.


"Aku akan menggantikan ibu mu dan orangtua mu setuju. Jadi selama disana kamu akan berada di bawah pengawasan ku" jelas Jong Hyun.

__ADS_1


"Terlebih lagi aku masih menyimpan kontrak mu" tambah Jong Hyun sambil menunjukkan amplop coklat.


Melihat kegigihan Jong Hyun, Yo Han hanya bisa pasrah dan diam saja.


Keesokan harinya kasus pelecehan Jong Hyun pun di tutup dan identitas Kyung Min aman. Semua nya tidak ada yang berubah kecuali Kyung Min yang kecewa ketika mendengar bahwa Yo Han pergi keluar negri untuk melanjutkan sekolah nya. Semua korban yang mengaku diliecehkan oleh Jong Hyun diberi kompensasi yang cukup besar atau kata lain nya di berikan uang tutup mulut dan mereka disuruh menandatangani perjanjian yang di wakilkan oleh orangtua mereka.


Mereka yang berasal dari keluarga miskin pun menerima tawaran tersebut walau sebenarnya mereka tidak ingin melakukannya. Semua korban Jong Hyun juga mendapatkan pendampingan mental.Sedangkan Kyung Min yang merasa di khianati oleh Yo Han hanya bisa menangis dan membenci Yo Han. Dia tidak menyangka kalau Yo Han akan pergi dengan Jong Hyun dan meninggalkan nya sendirian.


Sementara itu, walau Ha Ru tampak kecewa tetapi dia masih menyelediki kasus itu dengan sungguh-sungguh.


"Apakah ini pembunuhan berantai?" ucap Young Min saat membaca file kasus itu.


"Kemungkinan besar. Karena sudah ada 3 korban Yanga meninggal dengan cara yang sama" balas Jang Man.


"Dan pelakunya terlalu pintar, dia tidak meninggalkan bukti apa pun kecuali sebuah syal ini" tambah Jang Man.


"Dan semua penyelidikan mengalami kebuntuan" balas Man Ho.


"Bagaimana dengan rumah sakit itu? Apakah ada yang mencurigakan?" tanya Jang Man kepada Man Ho dan Eun So.


"Tidak ada yang mencurigakan. Pemilik rumah sakit itu adalah seseorang berkewarganegaraan Amerika yang bernama Michael dan seperti yang kita ketahui Dokter Won adalah partner nya. Dan semua pegawai nya berasal dari salah satu sekolah kedokteran di Ilsan yang sangat kompeten tapi aneh nya cuma Min Ji yang tidak berasal dari sekolah itu" jelas Man Ho.


"Tapi mengapa mereka membuka rumah sakit kecil seperti itu disini?" ucap Young Min yang sedikit curiga dengan kesempurnaan di rumah sakit Haneil.


"Hanya Min Ji yang tidak berasal dari sekolah itu dan hanya Min Ji yang meninggal juga" tambah Ha Ru yang juga curiga.


"Aku juga merasa ada yang aneh. Tapi mungkin saja rumah sakit itu memang dikhususkan untuk alumni dari sekolah itu" ucap Eun So.


"Itulah yang menjadi pertanyaan nya dan juga kenapa hanya Min Ji yang meninggal? Apa kah semua ini hanya kebetulan" jelas Ha Ru.


"Kalian selidiki sekolah itu" perintah Jang Man.


"Satu-satunya petunjuk kita hanya lah Min Ji dan rumah sakit dimana Min Ji bekerja" tambah Jang Man.


"Kalian berdua selidiki identitas dari korban" perintah Jang Man kepada Ha Ru dan Young Min.


Ha Ru dan Young Min pun pergi ke badan forensik untuk mengetahui identitas dari korban. Dan ternyata korban adalah seorang wanita yang bernama Na Young yang merupakan seorang pegawai kantoran biasa.


Sedangkan Man Ho dan Eun So mendatangi sekolah itu tapi mereka merasa heran apakah benar ada sebuah sekolah disini.


"Kamu yakin ini jalannya?" tanya Man Ho kepada Eun So yang sedang menyetir.


Tapi semakin mereka melanjutkan perjalanan mereka semakin mereka khawatir karena di sekitar mereka hanya ada hutan-hutan bahkan jalan nya pun masih berbatu.


"Aku tidak yakin ada sekolahan disini" ucap Man Ho yang melihat sekitarnya yang penuh dengan hutan.


"Anda telah sampai di tujuan anda" bunyi navigasi di mobil Man Ho dan Eun So.


Mereka hanya melongo karena saat mereka sampai mereka hanya bisa melihat gedung megah yang sudah di tinggalkan.


"Apa kamu yakin ini tempatnya?" tanya Man Ho lagi yang masih tidak percaya.

__ADS_1


"Benar. Ini adalah alamat yang diberikan oleh kapten" jelas Eun So yang juga merasa terbodohi.


Mereka pun masuk kedalam gedung itu, didalam nya banyak sekali tanaman liar dan juga debu. Semuanya berantakan dan tidak ada yang tersisa lagi. Man Ho menaiki tangga sedang kan Eun So masih tetap dibawah. Mereka melihat-lihat isi gedung itu dan sepertinya gedung itu memang bekas sekolahan karena mereka menemukan riwayat siswa yang pernah bersekolah disana.


"Senior, Lihat Ini" terima Eun So yang menemukan sebuah buku.


Mah Ho yang mendengar teriakan Eun So langsung turun kebawah dengan cepat. Tapi saat tiba di sana Eun So sudah tergeletak di lantai bersimbah darah. Man Ho yang terkejut pun langsung menelpon 119, Man Ho mencoba mencari pelakunya tapi dia tidak dapat menemukan siapa pun.


Ternyata pelakunya bersembunyi di belakang Man Ho dan mencoba untuk menusuk Man Ho tapi Man Ho menepis pisau itu dengan tangannya.


"Siapa kamu?" tanya Man Ho yang masih berkelahi dengan orang misterius tersebut.


Man Ho mencoba sekuat tenanga untuk melawan orang itu tapi karena tubuhnya yang kalah besar Man Ho pun tersungkur saat pria itu menusuk perut Man Ho.


Setelah menusuk perut Man Ho, orang itu pun kabur dengan membawa buku yang sepertinya ditemukan oleh Eun So.


Pelaku itu kabur dan masuk kedalam mobil, di dalam mobil dia membuka topengnya dan ternyata orang itu adalah Sung Jae. Setelah mendapat buku itu Sung Jae menelpon Won dan memberitahu Won kalau misi nya sudah selesai.


Setelah Sung Jae pergi, tim medis datang dan langsung menyelamatkan Man Ho dan Eun So. Mereka berdua di bawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.


Mendengar Man Ho dan Eun So yang terluka anggota lain nya langsung bergegas ke rumah sakit karena khawatir dengan keadaan Man Ho dan Eun So.


"Dimana korban penusukan yang baru saja datang? Mereka berdua adalah polisi" tanya Jang Man dengan khawatir kepada suster yang dia temui.


Suster itu menunjukkan Man Ho yang berada di ruang IGD.


Jang Man, Ha Ru dan Young Min langsung berlari kearah tempat tidur yang di tunjuk oleh suster itu.


"Man Ho apa kamu tidak apa-apa?" tanya Jang Man yang melihat Man Ho masih terbaring di tempat tidur.


"Aku baik-baik saja" ucap Man Ho yang hanya terluka kecil.


"Lalu dimana Eun so?" tanya Young Min.


"Dia masih di ruang operasi" balas Man Ho.


"Dia terluka parah karena berusaha untuk mengamankan buku yang dia temukan di sekolah itu. Dan ternyata sekolah itu sudah tidak ada lagi. Saat kami sampai disana, disana hanya ada gedung terbengkalai yang sudah tidak pakai lagi" jelas Man Ho kepada rekan-rekan nya.


"Baiklah. Kamu juga harus istirahat. Jangan banyak bergerak" ucap Jang Man.


Man Ho pun kemabli tidur sedang yang lainnya menunggu Eun So didepan ruang operasi. Tak lama kemudian, Dokter yang menangani Eun So keluar dan mengatakan kalau operasinya berjalan dengan lancar dan mereka tinggal menunggu Eun So untuk siuman.


Mereka pun menunggu didepan kamar Eun So dengan perasaan campur aduk.


"Aku tidak menyangka kalau mereka akan sejauh ini" ucap Young Min memecah keheningan.


"Aku semakin yakin kalau rumah sakit itu berhubungan dengan kasus pembunuhan ini" jelas Ha Ru.


"Dan sekolah itu tampak mencurigakan. Sebaik nya kita menyelidiki sekolah itu secara diam-diam karena bagaimana bisa penjahat itu tau kalau kita akan ke sekolah itu. Tidak mungkin semua ini hanya kebetulan" tambah Ha Ru.


Young Min dan Jang Man setuju dengan perkataan Ha Ru dan mereka akan menyelidiki kasus ini secara diam-diam.

__ADS_1


__ADS_2