
Sesampainya disana mereka bertanya dimana keberadaan suster Park Shin Ji tapi tidak ada yang tau keberadaannya.
"Apa anda tau dimana suster Park Shin Ji berada?" tanya Ha Ru kepada salah satu suster yang berada di counter.
"Maaf saya tidak tau. Sudah lama dia tidak masuk kerja" ucap suster itu.
Seorang suster yang mendengar percakapan Ha Ru langsung menghampiri Ha Ru dan Young Min.
"Apa anda mencari suster Park Shin Ji?" tanya suster itu.
"Iya, apa anda tau dimana keberadaan suster Park Shin Ji?" tanya Ha Ru.
"Silahkan Ikut saya" ucap suster itu.
Young Min dan Ha Ru pun mengikuti suster itu dan suster itu membawa mereka ke ruang ICU. Dari luar mereka melihat seorang wanita yang sedang berbaring tak sadarkan diri.
"Suster Park Shin Ji sedang dalam keadaan koma" jelas suster tersebut.
"Apa yang terjadi? Bagaimana bisa?" tanya Ha Ru.
"Kemarin dia mengalami kecelakaan dan koma. Tidak banyak yang tau karena dokter meminta saya untuk merahasiakan kondisi suster Shin Ji untuk sementara" jelas suster tersebut.
"Kenapa dokter menyembunyikan kondisi Shin Ji?" tanya Young Min yang penasaran dengan alasan dokter tersebut yang tidak masuk akal.
"Saya tidak tau alasan nya" jawab suster itu.
"Siapa dokter yang memberikan perintah itu?" tanya Young Min lagi.
"Saya tidak tau. Kalau begitu saya permisi dulu" ucap suster itu langsung meninggalkan Young Min dan Ha Ru.
Young Min merasa ada yang aneh dengan sikap suster itu.
"Kenapa dia bertingkah seperti itu? Bukan kah itu tampak mencurigakan?" tanya Young Min kepada Ha Ru.
"Aku juga merasa seperti itu. Ada sesuatu yang dia sembunyikan. Sebaiknya kita mencari informasi tentang Shin Ji" ucap Ha Ru.
Mereka pun memutuskan untuk menelpon Eun So dan meminta dia untuk mencarikan informasi tentang Shin Ji. Disisi lain setelah suster itu berbicara dengan Young Min dan Ha Ru, dia langsung menemui seseorang dan melaporkan apa yang barusan dia katakan kepada Young Min dan Ha Ru.
"Bukan kah rumah sakit itu juga tampak mencurigakan?" tanya Young Min dalam perjalanan kembali menuju kantor.
"Apa maksudmu?" tanya Ha Ru yang tidak mengerti dengan ucapan Young Min.
"Rumah sakit tempat Min Ji bekerja. Bukan kah aneh, bagaimna bisa dari sekian banyaknya orang hanya ada satu yang mengetahui keberadaan Shin Ji" jelas Young Min.
"Dan tingkah mereka juga tampak mencurigakan" lanjut Young Min.
"Kalau begitu kita harus menyelidiki rumah sakit itu juga" usul Ha Ru.
"Apa kamu tidak masalah dengan hal itu?" tanya Young Min.
"Tentu saja, aku harus bersikap profesional" jelas Ha Ru.
Tak lama kemudian mereka sampai di kantor dan saat mereka tiba Eun So langsung memberikan data tentang Shin Ji.
"Shin Ji merupakan seorang yatim piatu. Dia tidak punya saudara atau pun orang tua. Dia juga tidak lulus SMA tapi dia menjadi suster di sana sejak 4 tahun yang lalu" jelas Eun So secara singkat.
__ADS_1
"Apakah dia memiliki sertifikasi untuk menjadi suster?" tanya Young Min.
"Tidak ada. Dan dari situlah hal mencurigakan mulai muncul. Shin Ji yang tidak memiliki sertifikasi menjadi suster bisa bekerja di rumah sakit itu dan yang terpenting pacarnya adalah anak dari hakim Park" jelas Eun So sambil memperlihatkan temuannya di instagram Shin Ji.
"Apakah anak hakim Park ada di Korea saat ini?" tanya Young Min.
"Iya. Kemarin dia baru saja tiba di Korea" jawab Eun So.
Mereka pun pergi ke apartemen kekasih Shin Ji yang bernama Park Eun Woo. Sesampainya disana mereka menekan bel apartemen Eun Woo tetapi bukan Eun Woo yang membukakan pintu. Seorang gadis dengan wajah lebam dan tanpa mengenakan busana membuka kan pintu untuk Young Min dan Ha Ru. Ketika melihat gadis yang penuh dengan luka itu Ha Ru mengisyaratkan gadis itu untuk diam.
"Siapa yang datang?" teriak Eun Woo dari dalam.
"Bukan siapa-siapa. Mereka salah alamat" ucap gadis itu berbohong.
Ha Ru pun menjaga gadis itu dan memberikan nya jaket yang dipakai Young Min untuk menutupi tubuhnya sedang kan Young Min masuk kedalam apartemen Eun Woo dan mengamankan Eun Woo.
"Apa yang kamu lakukan?" ucap Eun Woo sambil meronta-ronta ketika Young Min berusaha untuk memborgol nya.
"Park Eun Woo, anda ditahan atas tuduhan pelecehan dan kekerasan fisik. Anda berhak untuk diam dan menyewa pengacara semua yang anda katakan akan digunakan untuk melawan anda dipengadilan" jelas Young Min sambil memborgol Eun Woo.
Mereka membawa Eun Woo menggunakan mobil patroli yang lewat disekitar situ dan membawa gadis yang bersama Eun Woo menggunakan mobil Young Min. Setelah Eun Woo d tangkap Ha Ru menemani gadis itu untuk memakai pakaiannya. Saat sedang menemani gadis itu tiba-tiba Ha Ru mendapatkan telepon dari Won yang meminta Ha Ru untuk pulang malam ini karena semua barang-barang Ha Ru sudah selesai dipindahkan.
"Baiklah. Aku akan pulang malam ini. Saat ini aku sedang bekerja. Nanti aku akan menelpon mu" ucap Ha Ru sambil menutup teleponnya.
"Maaf, membuat mu menunggu. Ayo kita pergi" ucap Ha Ru yang baru saja masuk ke mobil bersama gadis itu.
Ha Ru duduk menemani gadis itu dibelakang sambil sedikit bertanya tentang gadis itu.
"Siapa namamu?" tanya Ha Ru kepada gadis itu.
"Ada hubungan apa kamu dengan Eun Woo?" tanya Ha Ru lagi.
"Aku bertemu dengannya kemarin malam dan kami pergi ke apartemennya bersama tapi kemudian dia memukul berkali-kali dan tidak membiarkan aku untuk pergi" jelas Seol Hyun yang gemetar ketakutan.
"Lalu kenapa dia mengijinkamu membuka kan pintu?" tanya Ha Ru sekali lagi sambil memrangkul Seol Hyun.
"Karena dia mabuk. Dia baru saja memakai narkoba jadi dia mengijinkak ku untuk membuka kan pintu" jelas Seol Hyun.
"Kamu sudah aman sekarang" ucap Ha Ru menenangkan Seol Hyun.
Sesampainya disana Jang Man, Eun So dan Man Ho bingung karena tiba-tiba dia membawa Eun Woo bersama dengan seorang gadis yang terluka.
" Apa yang terjadi?" tanya Jang Man yang tidak percaya dengan ucapan Young Min karena Eun Woo terkenal dengan orang yang baik hati.
"Sama seperti yang aku katakan. Kami menangkapnya dengan seorang wanita yang baru saja dia pukuli. Wanita itu juga sudah mengakui semuanya" jelas Young Min.
"Kita akan mendapatkan masalah lagi. Aku yakin itu" ucap Jang Man setelah melihat situasi saat ini.
"Apa kamu yakin dia memukul wanita itu?" tanya Jang Mana yang masih tidak percaya.
"Aku yakin. Kita juga harus mengetes narkoba kepada nya sepertinya dia sedang teler" jelas Young Min.
Mereka pun memasukkan Eun Woo kedalam ruang investigasi dan Seol Hyun di ruang investigasi lainnya. Seol Hyun ditemani oleh psikiater yang akan mengecek keadaannya.
"Sepertinya kita harus membawa nya kerumah sakit terlebih dahulu. Untuk mengobati luka-luka ditubuhnya" ucap psikiater.
__ADS_1
Ha Ru pun membawa Seol Hyun kerumah sakit untuk diobati lukanya. Dia membawa Seol Hyun kerumah sakit tempat Won bekerja karena rumah sakit itu lah yang terdekat.
Saat sedang menunggu Seol Hyun di obati, tiba-tiba ada orang yang menarik Ha Ru kedalam ruang penyimpanan. Ha Ru yang awal nya ketakutan ketika melihat wajah Won dia langsung memukul dada Won.
"Apa yang kamu lakukan?" ucap Ha Ru yang kesal.
"Apa aku menakutimu?" tanya Won.
"Tentu saja aku takut" jelas Ha Ru.
"Maafkan aku. Tapi aku sangat merindukan mu jadi saat melihat mu aku tidak tahan lagi" ucap Won sambil mencium bibir Ha Ru.
"Tunggu dulu" perintah Ha Ru yang menghindari ciuman Won.
"Ada apa? Apa kamu tidak merindukan ku? Sudah beberapa hari kita tidak bertemu" ucap Won.
"Bukan Begitu. Bagaimana jika ada yang melihat kita?" tanya Ha Ru yang khawatir.
"Jangan khawatir. Tidak akan ada yang tau. Aku akan melakukan nya dengan cepat" ucap Won.
"Baiklah tapi hanya ciuman" ucap Ha Ru.
"Aku tidak bisa berjanji akan hal itu" balas Won yang mulai mencium bibir Ha Ru dengan kasar seakan-akan dia akan memakan bibir Ha Ru.
Won mendorong tubuh Ha Ru ke tembok dan mulai menciumi lehernya sambil meremas dada Ha Ru. Won juga meninggalkan beberapa bekas gigitan dan hisapan dileher Ha Ru.
"Jangan tinggalkan bekas disitu" pinta Ha Ru yang dihiraukan oleh Won.
"Ahhh... aku bisa gila" ucap Won yang merasa tidak luas dengan hanya bercumbu dengan Ha Ru.
"Bolehkah aku melakukannya?" tanya Won meminta ijin kepada Ha Ru.
"Tapi kita ada dirumah sakit dan kita tidap punya ******" ucap Ha Ru.
"Aku akan mengeluarkan nya diluar. Aku mohon" ucap Won sambil memohon.
"Baiklah" ucap Ha Ru yang menyetujui permintaan Won karena Ha Ru juga ingin melakukannya.
Akhirnya mereka pun melakukan hubungan itu di dalam ruang penyimpanan dan beruntung saja tidak ada yang mengetahui nya. Di saat Ha Rupikir mereka sudah selesai, Won menahan Ha Ru yang ingin memakai pakaian nya.
"Bisakah kita melakukan nya sekali lagu?" pinta Won.
"Aku tidak bisa. Aku sedang bekerja saat ini dan aku bersama seseorang. Dia bisa saja mencari ku karena aku sudah meninggalkan nya cukup lama" jelas Ha Ru.
"Hanya 5 menit lagi. Aku janji ini yang terakhir" ucap Won.
Dan lagi-lagi Ha Ru termakan ucapan Won dan mengiyakan ajakan Won. Mereka melakukannya untuk kedua kali nya. Tapi kali ini ada orang yang memanggilnya Won dari luar yang membuat Ha Ru menutup mulutnya agar dia tidak mengeluarkan suara.
Melihat Ha Ru yang menahan suaranya membuat Won semakin bergairah dan mempercepat gerakan yang membuat Ha Ru terkejut.
"Apakah kamu tidak mendengar sesuatu?" tanya orang yang mencari Won dengan rekannya.
"Aku pikir suara itu berasal dari dalam" ucap rekam nya tersebut.
Mereka pun memutuskan untuk masuk kedalam ruangan itu. Ha Ru yang merasa akan ketahuan mencoba mendorong tubuh Won tapi percuma saja.
__ADS_1