Bloody Scarf

Bloody Scarf
Bab 30 (Flashback Ha Ru dan Young Min)


__ADS_3

Ha Ru nampak terkejut dengan apa. yang dikatakan oleh Eun Woo.


"Apa kamu yakin? Orang yang kamu temukan adalah orang yang sama yang memberikanku bukti-bukti itu?" tanya Ha Ru yang masih tidak percaya.


"Tentu saja. Aku bisa membuktikan nya jika kamu memberikan ponsel mu" ucap Eun Woo.


Ha Ru pun memberikan ponselnya kepada Eun Woo. Eun Woo mengirimkan pesan kepada seseorang dan kemudian orang itu mengirimkan Eun Woo sebuah gambar.


"Lihat ini" perintah Eun Woo sambil memperlihatkan gambar yang orang suruhannya kirimkan.


"Apa kah dia benar orang yang memberikan mu bukti-bukti itu?" tanya Eun Woo.


"Benar sekali" balas Ha Ru yang terkejut melihat foto itu.


"Sekarang kamu percaya dengan apa yang aku katakan" ucap Eun Woo.


"Dimana dia sekarang? dan siapa yang menbunuhnya?" tanya Ha Ru yang merasa panik.


"Jangan tergesa-gesa. Kini saat nya kita membuat kesepakatan. Aku juga ingin tau kenapa dia memberikan bukti-bukti ku kepada mu" jelas Won.


"Apa yang kamu inginkan?" tanya Ha Ru.


"Sebelum itu. Aku ingin minum terlebih dahulu" perintah Eun Woo.


Ha Ru pun pergi keluar dan menemui anggota tim nya yang sedang berada diluar. Ha Ru menunjukkan foto yang dia dapatkan dari Eun Woo kepada anggota tim nya.


"Foto siapa itu?" tanya Young Min.


"Dia orang yang memberikanku bukti-bukti tentang Eun Woo. Tapi sekarang dia sudah meninggal" jelas Ha Ru kepada rekan-rekan nya serta Jaksa yang mengurus kasus Eun Woo.


"Siapa yang membunuhnya?" tanya Jang Man.


"Aku tidak tau. Aku rasa kita harus menyelidikinya dan juga Eun Woo sepertinya tau tentang pelakunya tapi dia meminta ku untuk membuat kesepakatan dengan nya" jelas Ha Ru.


"Eun So ambilkan minuman untuk Eun Woo" perintah Ha Ru kepada Eun Woo.


"Baiklah" jawab Eun Woo lalu pergi menuju vending machine.


"Kita tidak boleh membuat kesepakatan dengan penjahat" ucap Jaksa yang menangani kasus Eun Woo.


"Aku juga tidak berencana untuk melakukannya jadi aku akan mencoba untuk membuat Eun Woo memberikan kita pentunjuk tanpa harus membuat kesepakatan dengannya" jelas Ha Ru.


"Aku akan menelpon Young Min dan membiarkan telepon itu terus tersambung selama aku mengintrogasi Eun Woo" sambung Ha Ru.


"Baiklah itu ide yang bagus. Ayo kita bergerak sekarang" perintah Jang Man.


Saat mereka sedang berlarian keluar, Eun So baru saja tiba dengan minuman di tangan nya dan memberikan minuman itu kepada Ha Ru. Eun So langsung ikut berlari mengikuti anggota yang lainnya.


Sebelum masuk Ha Ru menelpon Young Min dan ketika dia sudah terhubung dengan Young Min, Ha Ru masuk kedalam ruang introgasi.


"Ini minuman yang kamu inginkan" ucap Ha Ru.


"Beritahu aku dimana kamu menemukannya?" tanya Ha Ru.


Eun Woo meminum minuman nya.


"Apa kamu benar-benar ingin tau?" tanya Eun Woo.


"Tentu saja" jawab Ha Ru.


"Aku akan memberitahu mu semuanya kalau kamu membebaskan aku" ucap Eun Woo.

__ADS_1


"Kamu berada jauh didepan ku dan kamu memiliki semua hal yang ingin ku ketahui. Apa kah kamu tidak ingin bermurah hati memberitahu ku dimana jasad nya berada?" balas Ha Ru mencoba untuk memenangkan hati Eun Woo.


"Baiklah. Aku akan memberitahu mu tentang dia" jawab Eun Woo.


"Aku menemukannya di sebuah gudang yang jauh dari pemukiman di daerah Gap Yong dan gadis itu bernama So Ri. Dia tidak bekerja di rumah sakit jadi kemungkinan besar ada orang yang menyuruhnya" jelas Eun Woo sambil terus meminum minumannya seperti orang kehausan.


"Lalu apa kamu tau siapa yang menyuruhnya?" tanya Ha Ru kembali.


"Kamu... tidak.. bisa... membodohi ku..." ucap Eun Woo seperti orang sesak nafas.


"Apa kamu baik-baik saja?" tanya Ha Ru yang melihat Eun Woo seperti kesulitan bernafas.


Tiba-tiba Eun Woo terjatuh dari kursinya dan kejang-kejang lalu meninggal dunia.


"Eun Woo... Eun Woo... " panggil Ha Ru sambil mencoba memberikan CPR kepada Eun Woo.


Semua usaha Ha Ru sia-sia saja karena Eun Woo berakhir meninggal dunia.


Young Min yang masih terhubung dengan Ha Ru merasa khawatir dan terus menerus memanggil Ha Ru dari teleponnya tapi Ha Ru tidak menjawab dan telepon mereka pun terputus.


"Apa yang terjadi?" tanya Eun So yang berada di mobil yang sama dengan Young Min.


"Aku tidak tau. Beritahu kapten tentang So Ri dan gudang yang berada di Gap Yong. Beritahu juga kalau kita akan kembali kekantor" perintah Young Min kepada Eun So.


Setelah mereka diberi ijin oleh Jang Man, mereka langsung memutar balik mobilnya dan kembali ke kantor.


Saat mereka tiba disana terdapat banyak anggota dari badan forensik dan mereka melihat Ha Ru yang hanya duduk di depan ruangan.


"Apa yang terjadi?" tanya Young Min kepada Ha Ru.


"Aku tidak tau. Seperti nya dia keracunan" ucap Ha Ru.


"Dari mana kamu mendapatkan minumannya?" tanya Ha Ru kepada Eun So yang memberikan minuman itu kepada Ha Ru.


"Aku mendapatkan nya dari seseorang tadi. Dia bilang dia tidak ingin meminum itu dan memberikannya pada ku" ucap Eun So yang takut.


"Apa kamu melihat wajah orang itu?" tanya Ha Ru lagi.


"Ha Ru, kenapa kamu bersikap seperti ini. Jelaskan padaku" ucap Young Min yang tidak mengerti dengan sikap Ha Ru.


"Jadi saat aku berbicara dengan Eun Woo , dia tiba-tiba saja meninggal dan selama diruangan dia hanya meminum minuman yang aku berikan kepadanya. Dia dibunuh seseorang, orang yang tidak ingin kita mengetahui identitasnya" jelas Ha Ru.


"Jadi dia meninggal karena minuman yang aku bawa?" ucap Eun Soo yang masih tidak percaya.


"Aku membunuhnya" lanjut Eun So yang merasa bersalah.


"Eun So, bukan kamu yang membunuhnya. Jadi apa kamu melihat wajah pelakunya?" tanya Ha Ru lagi.


"Dia seorang ibu-ibu yang membagi-bagi kan minuman kepada polisi yang berada diluar. Kamu bisa menanyakan polisi lain karena mereka juga mendapatkan minuman dari ibu itu" jelas Eun So sambil bergetar karena merasa bersalah.


"Aku akan melihat CCTV" ucap Young Min.


"Kalau begitu aku akan menanyai orang-orang yang tadi menerima minuman itu" ucap Ha Ru.


"Eun So, sadarlah. Kita harus menangkap pelakunya" ucap Ha Ru sambil menepuk punggung Eun So.


"Baiklah" ucap Eun So yang berusaha untuk tetap fokus.


Young Min pergi ke ruang pengawasan dan melihat CCTV yang berada di lobi dan menemukan ibu-ibu yang memberikan minuman kepada Eun So. Sedangkan Ha Ru dan Eun So menemui orang-orang yang menerima minuman itu dan mereka semua terlihat baik-baik saja.


"Apa kalian kenal dengan ibu-ibu itu?" tanya Ha Ru.

__ADS_1


"Dia adalah ibu dari salah satu korban kekerasan Eun Woo, dia sering datang ke sini untuk mengucapkan terimakasih dan memberikan kita semua minuman" ucap salah seorang polisi yang sering mendapatkan minuman dari ibu itu.


"Apa kamu tau ibu siapa dia?" tanya Ha Ru.


"Aku tidak yakin. Dia tidak pernah menyebutkan nama putri nya" jelas polisi itu.


Selagi mereka menyelidiki pembunuh dari Eun Woo, berita kematian Eun Woo yang dibunuh tersebar luas diseluruh negri. Para reporter menyalahkan polisi yang tidak bisa menjaga pelaku dan para netijen merasa bersyukur dengan kematian Eun Woo karena kasus yang dia alami tidak bisa dimaafkan.


Seluruh anggota tim Ha Ru pun harus menghadapi konsekuensi karena kematian Eun Woo, atasan mereka langsung menyuruh mereka untuk angkat tangan dari kasus Eun Woo dan mereka tidak boleh melakukan apa pun sementara waktu. Mereka terpaksa pulang lebih awal dan pergi untuk minun-minum karena mereka merasa kecewa dan marah.


"Bagaimana bisa ini semua salah kita?" ucap Man Ho yang menuang soju ke gelas nya dan meminumnya.


"Maafkan aku, Ini semua salah ku" balas Eun So yang merasa bersalah.


"Sudah ku bilang kalau itu bukan salah mu" jawab Ha Ru.


"Tapi jika saja aku tidak menerima minuman dari ibu-ibu itu, semuanya tidak akan seperti ini" ucap Eun So dengan penuh penyesalan.


"Sudah lah. Semua orang bisa melakukan kesalahan jangan terlalu menyalahkan diri mu sendiri" balas Jang Man.


"Benar sekali, dulu aku lebih parah dari mu" ucap Man Ho.


"Dulu aku membiarkan penjahat kabur dan membuat semua orang dalam masalah" lanjut Jang Man.


"Benarkah?" tanya Eun So untuk menyakinkan dirinya.


"Tentu saja, bahkan Young Min lebih parah. Dia memukul orang tidak bersalah sampai harus di penjara" ucap Man Ho.


"Kenapa kamu mengungkit-ungkit masa lalu" jawab Young Min yang merasa malu.


"Tidak usah malu" ucap Jang Man.


Suasana tim Ha Ru menjadi lebih ceria sejak mereka menceritakan cerita memalukan dari Young Min dan Man Ho. Rasa bersalah Eun So pun berkurang dan mereka tertawa bersama-sama.


Tetapi Ha Ru tidak bisa sepenuhnya bersenang-senang karena dia masih memikirkan apa yang Eun Woo katakan sebelum dia benar-benar meninggal.


Ha Ru sengaja menyembunyikan fakta bahwa Eun Woo mengatakan sesuatu kepadanya karena tidak ingin anggota tim nya mengetahui nya.


Flashback


"Eun Woo... apa kamu tidak apa-apa" ucap Ha Ru ketika melihat Eun Woo terjatuh ke lantai.


"Mon... stter... Dok... ter... di.. sekitar" ucap Eun Woo lalu menghembuskan nafas terakhirnya.


Ketika Eun Woo mengatakan hal itu pikiran Ha Ru langsung tertuju ke rumah sakit dimana Won bekerja. Dia curiga jika dalang dari semua ini adalah seorang dokter yang berada di rumah sakit di mana Won bekerja.


"Apa yang kamu pikirkan?" tanya Young Min yang melihat Ha Ru melamun.


"Tidak apa-apa" balas Ha Ru.


"Aku ingin keluar sebentar" pamit Ha Ru.


Ha Ru pun pergi keluar dan duduk di teras depan restoran itu.


"Di luar sangat dingin" ucap seorang pria yang duduk disebelah Ha Ru.


"Aku tau" balas Ha Ru.


"Lalu kenapa kamu ada dilua? " tanya laki-laki itu.


"Karena aku ingin melihat bintang" ucap Ha Ru sambil melihat kearah laki-laki itu yang ternyata adalah Sung Jae.

__ADS_1


__ADS_2