
Setelah berhasil menangkap pria rongsok tersebut. Mereka membawa pria itu kekantor polisi untuk di introgasi.
"Sebutkan Nama dan nomor identitasmu?" tanya Young Min di ruang introgasi.
"Aku tidak ingat" ucap pria rongsok itu.
"Jangan main-main dengan kami. Sebutkan nama dan nomor identitas mu?" tanya Young Min sekali lagi.
"Aku tidak ingat" ucap Pria rongsok itu yang berpura-pura bodoh.
Young Min dan Ha Ru pun keluar dari ruang introgasi karena tidak bisa berkomunikasi dengan pria rongsok itu.
"Apa yang terjadi?" tanya Jang Man saat Young Min dan Ha Ru memasuki ruang pengawasan.
"Sepertinya dia tidak ada niatan untuk memberitahu kita" ucap Ha Ru.
"Apa ada kemungkinan dia memiliki gangguan jiwa?" tanya Jang Man lagi.
"Aku rasa dia hanya berpura-pura karena saat aku bertanya tadi dia tampak normal dan tanpa ada masalah menjawab pertanyaan ku" jelas Ha Ru.
Bahkan setelah menunggu Man Ho dan Eun So mereka tidak bisa menemukan identitas dari pria rongsok tersebut.
"Kita akan melakukan pengecekan sidik jari dan DNA dari dia" ucap Jang Man sebagai langkah terakhir untuk mengetahui identitas pelaku.
Young Min dan Mah Ho masuk kedalam dan memeriksa sidik jari pria tersebut tapi pria itu tidak memiliki sidik jari. Hal itu membuat Young Min dan Man Ho terkejut hingga akhirnya mereka melakukan tes DNA dengan mengambil rambut dari pria tersebut dan mengirimkannya ke badan forensik.
"Kita harus bisa membuat dia membuka mulutnya" ucap Ha Ru saat berada di ruang pengawasan bersama dengan Jang Man dan Eun So.
"Tapi bagaimana caranya? Dia tidak mau membuka mulutnya dan hanya berkata dia tidak ingat" tanya Jang Man.
Ha Ru berpikir kerasa mencari cara agar pria itu mau membuka mulutnya dan berhenti berpura-pura seperti orang gila. Disaat mereka dihadapkan dengan keadaan yang sulit mereka tiba-tiba mendapat telepon dari rumah sakit yang memberitahu bahwa Yu Ri sudah sadar.
"Ha Ru, kamu dan Young Min akan pergi ke rumah sakit untuk melihat keadaan Yu ri, sedangkan Man Ho dan Eun So akan menemui Ki Bum agar dia mau mengidentifikasi pria rongsok tersebut besok pagi dan aku akan ke forensik untuk menyerahkan DNA pria tersebut. Setelah itu kalian bisa pulang dan kembali besok pagi" jelas Jang Man memberikan mereka perintah.
Setelah Young Min dan Man Ho selesai mengambil DNA pria itu, mereka segera pergi dan melakukan tugas mereka.
__ADS_1
Selama perjalanan Young Min memegang tangan Ha Ru dan sesekali mencium tangan Ha Ru.
"Bisakah kamu melepaskan tangan ku?" tanya Ha Ru yang merasakan jika apa yang dilakukan oleh Young Min sedikit berlebihan.
"Kenapa?" tanya Young Min.
"Aku ingin kamu fokus saat menyetir" jawab Ha Ru berbohong.
"Baiklah" balas Young Min lalu melepaskan tangan Ha Ru.
"Apa kah malam ini kamu akan menginap di rumah ku lagi?" tanya Young Min kepada Ha Ru.
"Tidak bisa. Aku harus pulang kerumah bersama Won hari ini" jawab Ha Ru menolak Young Min.
"Baiklah. Tapi besok kamu harus menginap di rumah ku" ucap Young Min kepada Ha Ru.
"Aku tidak bisa berjanji akan hal itu" jawab Ha Ru.
Tak lama kemudian mereka sampai dirumah sakit dimana Yu ri di rawat, yaitu dirumah sakit Won bekerja.
"Yu Ri sudah sadar tapi saat dia melihat ayahnya dia histeris dan tidak mau melihat ayah nya. Kata dokter Yu Ri masih trauma dan dia meminta agar kita bisa memberikan waktu untuk Yu Ri" jelas ibu Yu Ri sambil menangis melihat kondisi putri nya.
"Kami sudah menangkap pelaku nya dan kami pastikan dia akan mendapatkan hukuman yang setimpal" jelas Ha Ru sambil memegang tangan ibu Yu Ri.
Tanpa disadari Ha Ru memiliki rasa simpati yang berlebihan terhadap keluarga Yu ri yang membuat dia sangat ingin membantu mereka dan merasa marah degan pelaku. Mereka pun menunggu psikiater yang akan memeriksa Yu ri yang akan datang besok pagi.
Sedangkan di tempat lain, Man Ho dan Eun So datang kerumah Ki Bum untuk meminta tolong agar Ki Bum bisa mengidentifikasi pelaku yang saat ini mereka tangkap.
"Baiklah. Besok Kami akan mampir ke Kantors polisi" jawab ibu Ki Bum yang bersedia membantu polisi.
Dirumah sakit tanpa sengaja Young Min dan Ha Ru bertemu dengan Won yang sedang bertugas.
"Ha Ru" panggil Won dari kejauhan.
Ha Ru yang melihat Won sempat panik karena dia takut Won mengetahui perselingkuhan nya dengan Young Min.
__ADS_1
"Apa yang kamu lakukan disini?" tanya Won kepada Ha Ru.
"Aku sedang menjenguk korban dari kasus yang aku tangani" jawab Ha Ru dengan canggung.
Dia tidak menyangka kalau selingkuhan dan pacar nya akan bertemu di tempat yang saman.
"Apa kamu sudah selesai?" tanya Won kepada Ha Ru.
"Iya" jawab Ha Ru.
"Tunggu aku sebentar lagi. Aku juga akan selesai. Kita pulang bareng" ajak Won yang disetujui oleh Ha Ru.
Dapat terlihat dari raut wajahnya Young Min yang tampak tidak menyukai ketika Ha Ru dan Won bersama. Setelah Won pergi untuk melakukan tugas nya, Young Min langsung protes kepada Ha Ru.
"Bukankah seharusnya kita pulang bersama?" ucap Young Min kepada Ha Ru.
"Maafkan aku, aku tidak bisa menolak permintaan Won karena dia adalah pacarku" jelas Ha Ru.
"Lalu bagaimana denganku?" tanya Young Min yang cemburu dengan Won.
"Bukankah aku sudah bilang kalau aku ingin melupakan semuanya tapi kamu tidak ingin melakukan nya jadi aku tidak bisa berbuat apa pun" balas Ha Ru.
Seketika Young Min tertampar oleh realita tentang statusnya yang hanya merupakan seorang selingkuhan dari Ha Ru.
"Baiklah aku pergi dulu" ucap Young Min dengan perasaan sedih dan kecewa.
Melihat Young Min yang pergi begitu saja membuat Ha Ru merasa bersalah dan tidak seharusnya dia mengatakan hal itu kepada Young Min.
Tak lama kemudian Won pun datang dan mengajak Ha Ru untuk pulang bersama. Dalam perjalanan pulang Won tanpa sengaja melihat bekas merah di leher Ha Ru yang membuat dia curiga. Lalu dia menghentikan mobilnya secara mendadak yang membuat Ha Ru terkejut.
"Ada apa? Kenapa kamu menghentikan mobil ini secara mendadak?" tanya Ha Ru yang bertanya-tanya dengan apa yang dilakukan Won.
Won melepaskan sabuk pengaman nya dan langsung membuka paksa kerah yang menutupi leher Ha Ru. Walau Ha Ru sudah berusaha sekuat tenaga untuk menghentikan Won tetapi dia tidak bisa melawan kekuatan Won. Setelah berhasil membuka kerah itu dan sesuai dugaan Won, Leher Ha Ru dipenuhi dengan bekas merah.
"Aku bisa jelaskan" ucap Ha Ru ketika Won melihat bekas merah yang di buat oleh Young Min di tubuhnya.
__ADS_1