Bloody Scarf

Bloody Scarf
Bab 58 (Flashback Ha Ru dan Young Min)


__ADS_3

"Kamu tidak akan bisa membunuhnya karena dia merupakan darah daging mu juga" balas Won dengan yakin karena dia tau bahwa Ha Ru sangat menyayangi anak nya.


"Jangan khawatir aku pasti akan menemukan anak kita dan setelah itu kita akan menikah karena aku tidak bisa kehilangan kamu lagi" jelas Won sambil mengecup bibir Ha Ru.


"Dadar gila, aku tidak ingin menikah dengan mu" jawab Ha Ru.


"Dan apa kamu pikir aku benar-benar tidak bisa melakukan nya?" tambah Ha Ru.


"Jangan khawatir walaupun kamu membunuhnya kita bisa membuat lagi" jawab Won sambil tersenyum penuh kemenangan.


Won pun pergi dan menyuruh anak buahnya untuk mencari anaknya di seluruh tempat. Sementara itu Ha Ru berharap jika anak nya bisa selamat sampai tujuan. Setelah dia berhasil menyembunyikan anaknya dia akan mulai dengan rencana nya. Ha Ru yang hanya tau kalau Won adalah seorang pembohong dan penculik tidak tau kalau Won juga adalh pembunuh berdarah dingin yang sudah membunuh banyak orang.


Won masuk kedalam kamar dimana dia menyerap Ha Ru dengan wajah nya yang marah.


"Dimana kamu menyembunyikan anak kita?" tanya Won yang memegang pundak Ha Ru dengan sangat kencang.


"Aku sudah membunuh nya, aku tidak sudi punya anak dari orang gila seperti mu" jelas Ha Ru.


"Apa kamu tidak ingin mengatakannya?" tanya Won.


Ha Ru hanya berdiam diri.


"Kalau begitu aku tidak punya pilihan lain selain bertanya kepada Ro Ha, tetangga baru kita. Aku lihat kamu sangat dekat dengan dia. Kamu bahkan meminjam uang dari nya" jelas Won.


"Dia tidak ada urusannya dengan semua ini. Kalau kamu sampai mengganggu dia aku akan membunuh mu" ancam Ha Ru.


"Hahahaha... aku sangat takut. Tapi aku jadi penasaran apa yang akan kamu lakukan jika aku benar-benar melukai nya" balas Won yang malah penasaran akan reaksi Ha Ru.


"Aku tidak akan pernah memaafkan mu jika kamu berani menyakiti Ro Ha" ucap Ha Ru.


"Kalau begitu beritahu aku dimana anak kita?" jawab Won yang juga merasa kesal akan sifat Ha Ru.


"Aku sudah katakan kalau aku membunuhnya. Aku menjatuhkan di laut jadi jangan berharap kalau dia akan selamat" jelas Ha Ru yang berbohong.


"Apakah kamu gila?" tanya Won yang mulai percaya dengan perkataan Ha Ru.


"Aku tidak pernah sudi untuk mempunyai anak bersama mu jadi jika kamu menghamili ku lagi aku akan membunuh diriku sendiri sehingga kamu tidak bisa memiliki anak dari ku" jelas Ha Ru mengancam Won.

__ADS_1


Won yang merasa kesal dengan Ha Ru keluar dari rumah untuk mencari korban selanjutnya sebagai pelampiasan kekesalannya kepada Ha Ru. Won mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh dan berhenti di sebuah klub malam. Won meminum whiskey nya sambil melihat-lihat sekelilingnya untuk mencari gadis yang tepat. Tak butuh waktu lama, ada seorang gadis yang menarik perhatian Won dan gadis itu pun juga tertarik kepada Won. Dia mendekati Won dan duduk disamping Won.


"Kamu sangat tampan. Apa kamu datang sendirian?" tanya wanita bernama Ana.


"Iya, apa kamu juga sendirian?" tanya Won balik.


"Iya. Disini sangat berisik apak kamu mau pergi ke tempat lain?" tanya Ana.


"Tentu saja" jawab Won.


Won pun menyewa ruang VIP dan membawa Ana yang baru kenal di klub malam itu untuk masuk kedalam ruangan itu. Ana tampak bahagia saat Won memberikan perhatian lebih padanya tanpa tau bahwa Won adalah pembunuh berdarah dingin.


"Aku tidak percaya kalau kamu masih sendiri dengan wajah tampan seperti itu" ucap Ana yang terpesona dengan wajah Won.


"Aku juga tidak percaya kalau kamu juga sendiri padahal kamu sangat mempesona" balas Won.


Ana yang mendengar jawaban Won, mendekatkan wajah nya ke wajah Won mencoba untuk mencium Won tapi Won menghentikan nya dengan meletakkan jari telunjuk nya di bibir Ana.


"Aku punya sesuatu untuk mu" ucap Won sambil mengambil syal yang ada di saku jas yang dia pakai, syal yang sering dia berikan kepada para korbannya.


"Wow, ini bagus banget" balas Ana yang terpesona dengan syal yang diberikan oleh Won sambil memakai kan nya di leher nya.


"Apa ini cocok untuk ku?" tanya Ana memamerkan syal yang ada di lehernya.


"Kamu sangat cantik" puji Won.


"Benarkah?" tanya Ana.


"Tentu saja" jawab Won sambil meminum whiskey yang ada di gelasnya.


"Kalau begitu lets play" ucap Won sambil mencium bibir Ana.


Dia memberikan whiskey yang ada dimulut nya ke mulut Ana dan mereka berciuman dengan penuh gairah. Tapi saat mereka sedang berciuman tiba-tiba saja Won menghentikan ciumannya.


"Ada apa?" tanya Ana yang heran dengan tingkah Won.


"Apa kamu ingin pergi ke tempat yang lebih menyenangkan dari tempat ini?" ajak Won kepada Ana.

__ADS_1


Ana pun menyetujui ajakan Won dan mereka pun pergi menggunakan mobil Ana agar Won tidak terlacak.


"Kita akan pergi kemana?" tanya Ana saat mereka dalam perjalanan.


"Rahasia tapi aku yakin kamu pasti menyukai nya" ucap Won.


Saat mereka berhenti di lampu merah, Won tiba-tiba mengambil suntikan yang ada dikantong nya dan menyuntik kannya ke tubuh Ana. Ana yang tidak sempat melawan langsung tak sadarkan diri di mobil.


Setelah Ana tidak sadarkan diri, Won membawa mobil Ana kembali ke klub malam itu dan mengambil black box milik Ana lalu memasukkan Ana ke bagasi mobilnya. Won berdiam diri sebentar di mobilnya menunggu mobil lain keluar untuk menghindari kecurigaan. Setelah beberapa mobil keluar dari tempat parkir itu, Won pun keluar dan melakukan mobil nya ke rumah dimana Ha Ru disekap.


Tak lama kemudian Won sampai di rumah itu, dia menyuruh anak buah nya untuk pergi dan jangan kembali sampai besok siang. Setelah anak buah yang menjaga rumahnya pergi, Won mengeluarkan tubuh Ana dari mobil nya dan membawa nya masuk kedalam rumah.


"HA RU... AKU SUDAH PULANG" teriak Won didalam Rumah.


Won membawa tubuh Ana keruang bawah tanah dan mengikat tubuh Ana di sebuah kursi. Setelah selesai mengikat Ana, Won kembali ke atas dan masuk kedalam kamar Ha Ru dalam keadaan sedikit mabuk.


"Aku sangat merindukanmu" ucap Won yang langsung memeluk Ha Ru.


"Apa yang kamu lakukan? Lepaskan aku sekarang juga" ucap Ha Ru yang mencoba mendorong tubuh Won tapi Won malah semakin erat memeluk Ha Ru.


"Apa kamu tau? Aku punya hadiah untuk mu" ucap Won yang masih memeluk Ha Ru.


"Aku akan menunjukkan siapa sebenarnya diriku" jelas Won yang masih memeluk Ha Ru dengan erat.


"Apa yang kamu katakan? Kalau kamu mabuk sebaiknya kamu tidur saja" jelas Ha Ru.


"Aku baik-baik saja. Aku ingin kita selamanya bersama. Aku tidak akan membiarkan siapa pun memiliki mu. Kamu hanyalah milik ku" jelas Won yang mengungkapkan perasaan nya kepada Ha Ru.


"Jika kamu pergi meninggalkan ku, aku akan membunuh semua orang" jelas Won.


Setelah selesai mengungkapkan perasaan nya, Won menyeret Ha Ru ke ruang bawah tanah tempat dimana Ana diikat.


"Kita mau kemana?" tanya Ha Ru kepada Won.


"Aku akan menunjukkan hadiah untuk mu" jelas Won.


Mereka pun masuk kedalam ruang bawah tanah dan Ha Ru tampak terkejut melihat Ana yang terikat di kursi.

__ADS_1


__ADS_2