
Setelah mendapatkan informasi dari tempat kerja Seung Hoon. Young Min pun pergi kebagian imigrasi untuk mengetahui kebenaran tentang Seung Hoon.
Setibanya di bandara Young Min langsung bertanya kepada petugas dan setelah dicari Seung Hoon tidak pernah pergi ke luar negri.
"Kalau dia tidak pernah keluar negri bagaimana bisa status nya berada di luar negri?" tanya Kyung Min setelah mereka keluar dari kantor imigrasi.
"Aku yakin ada orang dari kepolisian yang membantu dia" jawab Young Min yang curiga jika salah satu polisi membantu Dong Mi sehingga dia bisa dengan mudahnya memalsukan data tersebut.
"Tapi kalau pun ada yang membantunya aku yakin kalau polisi berpangkat lebih tinggi dari kita" ucap Kyung Min yang khawatir jika mereka akan mendapat masalah.
"Aku punya ide yang bagus. Rencana yang bisa membawa keluar para tikus-tikus di kepolisian" jawab Young Min sambil tersenyum.
Sementara itu asisten Dong Mi menghubungi seorang polisi yang selama ini membantu mereka.
"Saya harap anda akan segera bertindak karena belakangan ini anak buah anda sering merepotkan nyonya" ucap asisten Dong Mi di telepon.
"Baiklah. Saya akan segera membereskan nya. Maaf atas ketidaknyamanannya" jawab seorang polisi yang belum diketahui identitas nya.
"Anda harus segera menyelesaikan nya jika anda masih ingin mencalonkan menjadi anggota parlemen" ancam asisten Dong Mi lalu dia mematikan teleponnya.
"Ternyata dia adalah pria yang cukup tangguh, sampai sekarang dia masih belum menghubungi ku" ucap asisten Dong Mi setelah menutup teleponnya.
Dia membicarakan Kyung Min yang tak kunjung menghubungi dirinya.
Tiba-tiba komisaris memberikan perintah kepada kepala polisi Ilsan untuk membebaskan Dong Mi. Dia memarahi kepala polisi Ilsan karena menangkap Dong Mi tanpa bukti yang jelas.
Kepala polisi Ilsan pun langsung menyuruh Jang Man untuk ke kantornya.
"Apa anda memanggil saya pak?" tanya Jang Man saat masuk kedalam kantor kepala polisi.
"Apa kamu menangkap seseorang bernama Dong Mi?" tanya Kepala polisi.
"Iya. Ada masalah apa pak?" tanya Jang Man lagi.
"Bebaskan dia sekarang" perintah kepala polisi.
"Tapi apa alasannya? Dia adalah tersangka pembunuhan dan juga penculikan" jelas Jang Man.
"Aku tidak peduli. Lepaskan dia sekarang sebelum komisaris datang kesini dan membunuh kita semua" ucap kepala polisi dengan nada tinggi.
"Apa ini semua perintah dari komisaris?" tanya Jang Man.
"Kamu tidak perlu tau. Lepaskan dia sekarang juga" perintah kepala polisi.
"Maaf saya tidka bis mengikuti perintah anda" ucap Jang Man lalu pergi meninggalkan kepala polisi.
"Kamu mau pergi kemana? Aku belum selesai bicara?" teriak kepala polisi memanggil Jang Man tapi Jang Man tidak peduli dan tetap pergi meninggalkan ruangan itu.
__ADS_1
"Dasar gila bagaimana bisa dia menyuruh ku melakukan hal itu" ucap Jang Man saat keluar dari kantor kepala polisi.
Sementara itu, Young Min yang baru saja kembali ke kantor menanyakan keberadaan Jang Man.
"Dia di panggil saman kepala polisi" ucap Man Ho.
"Kenapa?" tanya Young Min.
"Aku juga tidak tau tapi sepertinya sangat mendesak" ucap Man Ho.
Tak lama kemudian Jang Man pun kembali dengan perasaan kesal.
"Dasar menyebalkan" ucap Jang Man yang duduk ditempat duduknya.
"Ada apa kapten?" tanya Man Ho.
"Dia menyuruh ku untuk membebaskan Dong Mi" ucap Jang Man yang kesal.
"Kenapa? Apa alasan kepala memerintah kan anda seperti itu?" tanya Young Min.
"Dia bilang, dia disuruh oleh atasan juga" jawab Jang Man.
"Tapi kenapa kamu ingin tau alasan dari kepala?" tanya Man Ho.
"Dari awal saya curiga kalau ada pihak kepolisian yang membantu Dong Mi dan ternyata kecurigaan saya terbukti dengan apa yang baru saja terjadi" jelas Young Min.
"Lalu apa yang harus kita lakukan? Bisa-bisa kita benar-benar akan melepaskan Dong Mi" ucap Man Ho yang khawatir.
"Bagaimana caranya?" tanya Man Ho.
"Tenang lah, aku punya cara sendiri" jawab Young Min yang tidak ingin memberitahu cara yang akan dia lakukan.
"Aku akan pergi sebentar" ucap Young Min.
"Kamu mau pergi kemana?" teriak Man Ho.
Kyung Min pun hanya bisa mengikuti Young Min.
"Kita akan kemana senior?" tanya Kyung Min saat mereka berada di dalam mobil.
"Ke stasiun TV" jawab Young Min.
"Kenapa kita kesana?" tanya Kyung Min.
"Untuk bertemu seseorang" jawab Young Min.
Tak lama kemudian mereka sampai dengan tempat yang mereka tuju. Setelah mereka turun, mereka langsung disambut oleh seseorang.
__ADS_1
"Lama tidak berjumpa pak polisi" ucap seorang pria yang menghampiri mereka.
"Bagaimana kabar mu reporter Choi?" tanya Young Min kepada reporter yang telah dia kenal selama bertahun-tahun.
"Kita masuk dulu" ucap Reporter Choi.
Mereka pun masuk kedalam dan duduk di ruangan yang sudah disediakan oleh reporter Choi.
"Jadi ada perlu apa anda menghubungi saya terlebih dahulu?" tanya Reporter Choi sambil memberi kan kopi kepada Young Min dan Kyung Min.
"Apa kamu masih tertarik dengan berita orang-orang kaya?" tanya Young Min.
"Tentu saja. Apa ada kasus dengan campur tangan petinggi kepolisian?" tanya reporter Choi.
"Tentu saja" jawab Young Min.
Kyung Min yang berada disamping Young Min bisa menebak apa yang akan Young Min katakan dan dengan segera Kyung Min menghentikan Young Min.
"Senior, anda tidak bisa melakukan ini" ucap Kyung Min kepada Young Min.
"Sepertinya rekan mu tidak setuju dengan apa yang ingin kamu katakan kepadaku" ucap reporter Choi.
"Tidak masalah" jawab Young Min.
"Jika anda melakukan ini anda bisa di hukum jika ketahuan" ucap Kyung Min yang mengkhawatirkan Young Min.
"Itu bukan urusanmu. Pergi lah dari ruangan ini" perintah Young Min kepada Kyung Min.
Tapi Kyung Min tidak mau pergi dari ruangan itu, melihat situasi itu reporter Choi memberi mereka ruang untuk berbicara.
"Kalau begitu panggil aku jika kalian sudah mencapai kesepakatan" ucap reporter Choi lalu pergi meninggalkan mereka berdua.
"Apa yang kamu lakukan?" tanya Young Min yang marah.
"Saya yang harus nya bertanya. Apa yang anda lakukan? Bagaimana bisa anda membocorkan informasi ini terlebih lagi informasi tentang kepolisian" ucap Kyung Min.
"Lalu apa kamu akan diam saja dan membiarkan seorang pembunuh bebas?" tanya Young Min.
"Tetap saja ini bukanlah hal yang harus anda lakukan" ucap Kyung Min.
"Dia membunuh banyak orang bagaimana kita bisa menghadapi keluarga korban jika dia lolos begitu saja" ucap Young Min.
"Kamu tenang saja, aku akan baik-baik saja" ucap Young Min lagi.
"Tapi tetap saja senior ini terlalu beresiko" balas Kyung Min lagi.
"Apa pun yang kamu katakan tidak akan merubah keputusan ku jadi lebih baik kamu menyerah saja" jawab Young Min.
__ADS_1
"Sebaiknya sekarang kamu tunggu aku di mobil dan pura-pura tidak tau dengan apa yang terjadi disini" perintah Young Min.
Kyung Min pun tidak bisa membantah dan berkata apa-apa lagi karena keputusan Young Min yang sudah bulat. Dan karena Young Min adalah seniornya dia tidak bisa membantah apa yang di perintah kan oleh Young Min. Walau Kyung Min merasa khawatir tapi dia tidak bisa berbuat apa pun untuk menghentikan Young Min.