
Mereka semua berpikiran sama setelah melihat video yang Ha Ru tunjukkan. Mereka pun langsung pergi untuk mengindrtifikasi anak laki-laki tersebut. Ketika mereka hendak pergi, datang lah seorang anak kecil bersama ibu nya kedalam kantor polisi.
"Permisi" ucap ibu anak itu.
Mendengar ucapan itu, mereka langsung berbalik dan seketika Ha Ru langsung mengenali anak tersebut.
"Anak saya ingin mengatakan sesuatu" ucap ibu dari anak yang bernama Ki Bum tersebut.
Mereka mempersilahkan Ki Bum dan ibunya untuk duduk dan memberikan minuman kepada mereka.
"Apa yang ingin kamu katakan?" tanya Ha Ru dengan ramah agar Ki Bum tidak merasa takut.
"Sebenarnya aku melihat sesuatu" jelas Ki Bum dengan sedikit ketakutan.
"Apa yang kamu lihat? Kamu bisa menceritakannya ke kami jangan khawatir" balas Ha Ru sambil tersenyum.
"Sebelum itu, apa Yu Ri baik-baik saja?" tanya Ki Bum yang tampak khawatir.
"Tentu saja. Yu Ri baik-baik saja. Sekarang bisa kamu ceritakan apa yang kamu lihat" jawab Ha Ru.
"Aku melihat Yu Ri di pukuli oleh pria rongsok" ucap Ki Bum.
"Pria rongsok? Bisakah kamu menjelaskannya kepada ku apa maksud mu?" tanya Ha Ru lagi.
"Saat pulang sekolah aku mengikuti Yu Ri karena aku ingin bermain kerumahnya tapi aku tidak berani mengatakan hal itu pada nya. Lalu saat aku mengikuti Yu Ri aku melihat pria Rongsok memanggil Yu ri dan memberikan Yu ri sebuah es krim. Aku yang ketakutan pun langsung berlari pergi tapi Yu Ri malah menghampiri pria itu. Lalu karena merasa khawatir aku kembali mencari Yu Ri tapi aku melihat pria rongsok itu sednag memukuli Yu Ri karena merasa takut aku meninggalkan Yu ri dan pulang ke rumah" Jelas Ki Bum dengan wajah yang menyesal.
Mendengar keterangan dari Ki Bum, ibunya yak kuasa menahan air mata nya dan memeluk Ki Bum dengan erat.
"Tolong segera tolong Yu ri dan tangkap orang itu. Orang itu menyakiti Yu ri walau Yu Ri sudah berteriak kesakitan" tambah Ki Bum.
"Jangan khawatir kami akan menghukum orang jahat itu tapi sebelum itu aku ingin kamu membantu kami. Apakah kamu tau siapa nama orang itu? tanya Ha Ru.
" Aku tidak tau, kami selalu memanggil dia pria rongsok karena dia selalu mencari rongsok didaerah itu dan tidur di tempat itu pula" jelas Ki Bum.
"Terimakasih Ki Bum, kamu adalah anak yang hebat. Kami akan segera menangkap orang itu. Dan kamu adalah anak pemberani" ucap Ha Ru menenangkan KI Bum.
Setelah mendengarkan ucapan Ki Bum, Ha Ru meminta Jang Man untuk memberikan Ki Bum seorang psikiater karena kemungkinan Ki Bum akan mengalami trauma setelah menyaksikan hal yang kejam seperti itu. Dan Jang Man menyetujui permintaan Ha Ru.
Jang Man pun memberitahu apa yang akan mereka lakukan untuk Ki Bum dan ibu Ki Bum pun menyetujui nya.
"Kami mungkin akan membutuhkan bantuan Ki Bum lagi. Kami mohon kerja samanya" ucap Jang Man kepada ibu Ki Bum.
"Baik kami akan membantu anda sebisa kami" jelas ibu Ki Bum.
"Terima kasih dan anda harus bangga kepada anak anda" ucap Jang Man lalu membiarkan mereka pergi.
Dikarenakan hari yang sudah malam, mereka pun melanjutkan penyelidikan mereka keesokan harinya. Sedangkan dirumah sakit Yu Ri belum sadarkan diri juga sehingga orangtua nya hanya bisa menunggu dan menangis dengan apa yang terjadi dengang anak mereka.
__ADS_1
Saat Ha Ru hendak pulang, Young Min menawarkan untuk mengantarkan Ha Ru ke rumahnya sekaligus ingin membicarakan kasus mereka saat ini.
"Apa kamu baik-baik saja?" tanya Young Min kepada Ha Ru saat mereka berada didalam mobil.
"Iya, aku baik-baik saja. Memangnya aku kenapa?" tanya Ha Ru yang terlihat bingung kenapa Young Min menanyakan hal itu padanya.
"Karena beberapa hari ini aku melihat mu tidak nafsu makan dan sering muntah" jelas Young Min.
"Aku tidak tau kamu memperhatikan hal itu. Aku baik-baik saja, hanya saja perutku terasa tidak enak" jawab Ha Ru meyakinkan Young Min kalau dia baik-baik saja.
"Sebaiknya kita kerumah sakit terlebih dahulu sebelum pulang, untuk memastikan kamu baik-baik saja" saran dari Young Min kepada Ha Ru.
"Karena jika kamu sakit saat menyelidiki kasus ini nantinya akan menghambat tim juga" jelas Young Min yang tidak ingin Ha Ru salah paham.
"Baiklah. Aku akan mengikuti saran mu" jawab Ha Ru.
Setelah mendengar jawaban Ha Ru, Young Min pun segera menuju rumah sakit untuk memeriksa keadaan Ha Ru.
Sesampainya disana Ha Ru memberitahu semua gejala yang dia rasakan dan dokter melakukan beberapa tes untuk mengetahui kondisi Ha Ru. Setelah menunggu beberapa jam, akhirnya tes yang dilakukan Ha Ru keluar.
"Selamat. Anda ternyata hamil" ucap dokter itu sambil tersenyum.
Mendengar hal itu Ha Ru tampak terkejut dan tidak tau harus berbuat apa.
"Kandungan anda masih baru jadi anda harus berhati-hati. Sekali lagi selamat untuk kalian" jelas dokter itu kepada Ha Ru dan Young Min sambil mengira Young Min adalah suami dari Ha Ru lalu pergi meninggalkan mereka.
"Apa kamu baik-baik saja?" tanya Young Min yang melihat Ha Ru diam saja tanpa sepatah kata pun.
"Aku baik-baik saja" ucap Ha Ru kepada Young Min.
"Sebaiknya kita pulang sekarang" tambah Ha Ru yang berjalan keluar dari rumah sakit itu dan diikuti oleh Young Min.
Selama perjalanan pulang Young Min hanya bisa melirik kearah Ha Ru tanpa mengatakan satu kata pun.
"Bisakah aku menginap di rumah mu?" tanya Ha Ru kepada Young Min.
"Tentu saja" jawab Young Min tanpa berkomentar apapun.
Akhirnya Ha Ru sampai di rumah Young Min dan memberitahu Won kalau dia tidak akan pulang malam ini.
"Kamu bisa memakai kamarku" ucap Young Min sambil menunjukkan kamar nya kepada Ha Ru.
"Aku akan tidur di sofa" lanjut Young Min.
"Tidak usah repot, aku yang akan tidur di sofa" jawab Ha Ru.
"Kamu sedang hamil jadi kamu harus tidur dikamar. Dan jika kamu ingin mandi aku bisa meminjamkan baju ku" jelas Young Min dan meninggalkan Ha Ru di kamarnya.
__ADS_1
Setelah mereka selesai membersihkan diri, kedua orang itu tidak bisa tidur. Young Min memikirkan kalau dia harus menyerah untuk mendapatkan Ha Ru sebelum mencoba sedangkan Ha Ru memikirkan bagaimana dia bisa sampai kebobolan seperti itu. Dia merasa belum siap untuk memiliki anak karena dia masih ingin mengejar karirnya. Karena tidak bisa tidur, Ha Ru pun keluar dari kamar nya dan saat dia keluar dia melihat Young Min yang sedang duduk di sofa dengan minum beer.
"Apa kamu tidak bisa tidur?" tanya Young Min saat melihat Ha Ru keluar.
"Iya. Bagaimana dengan mu?" tanya Ha Ru sambil berjalan kearah Young Min dan duduk di sampingnya.
"Aku juga" balas Young Min sambil meminum birnya.
Ha Ru tiba-tiba mengambil bir yang di minum Young Min, sebelum Young Min bisa menghentikan nya Ha Ru sudah meminum semua bir yang tersisa di dalam kaleng.
"Kamu tidak boleh meminum bir ini" ucap Young Min.
"Tidak masalah" balas Ha Ru tampak tidak peduli dengan kandungannya.
Ha Ru menatap Young Min dan tiba-tiba mencium Young Min. Young Min tampak terkejut dengan apa yang dilakukan Ha Ru.
"Apa yang kamu lakukan?" tanya Young Min sambil mendorong tubuh Ha Ru secara perlahan.
"Apa kamu tidak menginginkannya?" tanya Ha Ru kepada Young Min.
"Tapi kamu sudah punya pacar" jawab Young Min.
"Siapa yang peduli dengan hal itu" balas Ha Ru yang menciumYoung Min lagi.
Kali ini Young Min tidak menolak ciuman Ha Ru dan membalas ciuman Ha Ru. Young Min membaringkan tubuh Ha Ru di sofa dan mencium bibir Ha Ru dengan sedikit kasar karena dia meluapkan semau perasaan yang selama ini dia pendam.
Young Min tidak tau apa yang dia lakukan ini adalah benar atau tidak tapi yang pasti dia hanya ingin menikmati momen ini.
Young Min yang sudah dikendalikan oleh nafsu mencium leher Ha Ru dan Ha Ru hanya bisa menikmati nya.
"Sebaiknya kita masuk ke kamar" ucap Ha Ru.
Young Min langsung menggendong Ha Ru dan masuk kedalam kamar sambil berciuman. Saat sampai di kamar, Young Min melepaskan baju Ha Ru dan juga baju nya.
"Apa kamu yakin akan melakukan hal ini?" tanya Young Min kepada Ha Ru.
"Tutup mulut mu dan lakukan saja" jawab Ha Ru yang mencium bibir Young Min.
Young Min mencium, menghisap dan menggigit setiap bagian tubuh Ha Ru sehingga meninggalkan banyak bekas disana. Dia menurun kam wajah nya ke bawah dan bermain-main dibagian bawah tubuh Ha Ru sambil *******-***** dada Ha Ru sehingga Ha Ru merasa kam sensasi yang luar biasa. Sensasi yang tidak pernah dia rasakan saat bersama Won.
"Kamu sangat hebat. Aku yakin kamu sudah banyak pengalaman" ucap Ha Ru sambil mendesah menikmati setiap sentuhan Young Min sambil menggigut bibir bagian bawahnya.
"Aku tidak punya ******, apakah aku bisa tetap melakukannya?" tanya Young Min dan menghentikan aktivitasnya sebentar.
"Tapi jangan keluarkan didalam" jawab Ha Ru mengijinkan Young Min untuk melakukanya.
Mereka pun akhirnya melakukan hubungan suami istri sampai hampir pagi lalu tertidur. Young Min tertidur sambil memeluk Ha Ru dari belakang.
__ADS_1
Young Min bangun terlebih dahulu dan menyadari kalau Ha Ru berada di pelukannya. Young Min merasa bahagia karena apa yang dia impikan akhirnya tercapai. Dia selalu menginginkan Ha Ru berada dipelukan nya. Young Min hanya bisa tersenyum dan memeluk Ha Ru dengan erat sambil membela rambut Ha Ru dengan lembut. Young Min tidak ingin melepaskan pelukan nya dan ingin lebih lama lagi bersama dengan Ha Ru.
Entah apa yang merasuki Ha Ru sehingga dia melakukan hal terlarang itu bersama Young Min. Tak lama setelah Young Min tertidur kembali, Ha Ru pun bangun dari tidurnya dan mulai mencerna apa yang telah dia lakukan semalam.